Duka Atas Meninggalnya Julia Perez

Duka mendalam atas kepergian Julia Perez, seorang artis dan penyanyi yang memulai karirnya di sinetron tahun 2002. Seperti yang dikanarkan oleh banyak sumber bahwa Julia Perez meninggal dunia di Rumah Sakit Ciptomangunkusumo pada hari Sabtu, 10 Juni 2017 pada pukul 11.12 pagi. Jenazahnya sudah dimakamkan pada Sabtu sore di daerah Cibubur. Kabar meninggalnya Julia Perez pertama kali disebarkan oleh adiknya bernama Anggi di akun media social instagramnya. Setelah itu, banyak para rekan sesame artis dan keluarga yang mengucapkan belasungkawa serupa.

Julia Perez meninggal akibat penyakit kanker serviks stadium lanjut. Ia pertama kali di deteksi kanker pada tahun 2014. Namun pada saat itu kankernya baru stadium 2A. Tak lama setelah itu, Julia Perez memutuskan untuk berobat ke Singapura dan dinyatakan sembuh. Namun lagi-lagi pada tahun 2016, dirinya drop kembali dan harus menjalani perawatan di rumah sakit hingga berkali-kali dan pada akhirnya menghembuskan nafas terakhirnya pada Sabtu kemarin.             Rekan-rekan seprofesi mengaku sangat shock dan kaget mendengar berita kepergian Julia Perez.

            “Dia orangnya kuat banget. Kalo saya ada masalah dia selalu yang khawatir bukan saya. Saya juga salut sama semangat hidupnya.” kata Indra Bekti rekan sesame artis di pemakaman pada sabtu sore.

Selain Indra Bekti, nampak juga Ruben Onsu yang terlihat sangat terpukul dengan kepergian sahabat yang paling dicintainya. Ruben Onsu sendiri memang dikenal bersahabat karib dengan almarhum. Dibeberapa postingan foto Instagram Ruben maupun Julia Perez nampak sekali menunjukan kasih sayang seorang sahabat.

            “Saya shock. Bener. Nggak bisa ngomong apa-apa. Saya sayang sama dia( almarhum) Tapi sekarang dia sudah nggak sakit lagi. Kita doakan yang baik-baik ya buat dia.” kata Ruben di pemakaman Julia Perez.

Banyak para rekan-rekan artis yang juga mengungkapkan kesedihan mendalam atas kepergian Julia perez seperti Eko Patrio, Luna Maya, Ayu Ting-ting, Jesika Iskandar, dan masih banyak lagi.

Dibalik kesedihan seluruh rekan-rekan seprofesi, ada orang yang paling terpukul atas kepergian almarhum yaitu adiknya, Anggi. Beberapa foto instagramnya menungkapkan isi hatinya terhadap kakaknya. Ia ingin kakanya lekas sembuh seperti sedia kala. Kemarin Anggi dalam akunya @AnggiThePerez mengungkapkan bagaimana kronologi sang kakak menghembuskan nafas terakhirnya.

Sedikit bercerita dipagi ini kronologis sblm almarhumah meninggal: ceritanya bangun pagi Kak Yuli minta dibukakan semua jendela2 kamar, dia nanya ke aku kita dimana skrg, aku jawab kita skrg udh dikamar rawat udh gak di ruang ICU lagi. Aku genggam tangan dia dan blg hey operasinya berjalan lancar dan kamu akan baik2 saja. Terus dia menganggukan kepala dan minta diambilkan air putih, pas aku check hp ruben onsu kirim chat reminder utk dtg ke pesta ultah anaknya, Thalia. Aku pikir saat itu lebih baik aku dtg menghadiri walaupun cuma sbntr saja, krn kmrn aku janji ke ruben mau dtg jenguk wenda yg dirawat sakit pun gak sempat datang krn hari itu pas kk Yuli masuk ruang operasi dan masuk ruang icu , aku sibuk bolak balik ngurusin segala keperluan kak Yuli masuk ICU dan sibuk mondar mandir diskusi dng dokter2 disaat operasi berlangsung. Setelah siap pergi aku sempatin foto ini dulu sblm pergi, krn melihat kak Yuli lagi tidur jd aku gak mau bangunin. Aku sengaja foto biar saat dia bangun nanti aku bisa tunjukin ke dia kalo sblm pergi aku berdoa dulu utk beliau. Ternyata tidak disangka … bahwa difoto ini kemungkinan beliau sudah menghembuskan nafas terakhirnya😭😭😭😭😭😭😭 I LOVE YOU YULI❤️😭

Semoga amal ibadah dan kebaikan almarhum dapat diterima di SisiNYA. Amin.

Julia Perez Meninggal Dunia

Julia Perez (36) atau yang akrab disapa Jupe adalah salah satu aktris, penyanyi dangdut, model, dan pelawak yang sangat terkenal di Indonesia. Tampil dengan image sexy, wanita kelahiran Jakarta, 5 Juli 1980 dengan nama lengkap Julia Rachmawati ini sudah cukup lama menghibur masyarakat Indonesia dalam dunia entertainment. Julia Perez mengawali karirnya dengan latihan sebagai sekretaris yang kemudian membuatnya mendapatkan kesempatan untuk melanjutkan pendidikan di Belanda. Di sanax ia bertemu dengan Damian Perez atau Yusuf Perez yang juga merupakan seorang model. Perkenalan keduanya tak urung memberikan kesempatan baru bagi Jupe untuk tampil sebagai model dalam majalah Maxim dan FHM milik Perancis. Kesempatan yang membuatnya juga berhasil masuk nominasi 100 perempuan terseksi versi kedua majalah tersebut. Tak hanya itu, Jupe juga tampil dalam beberapa film Indonesia, di antaranya: Cinta Lokasi, Mimpi Manis, Perempuan Teraniaya, dan lain-lain.

Julia Perez kemudian terjun dalam industri musik dangdut pada bulan April 2008 dengan album pertama berjudul Kamasutra dengan “goyang blender” sebagai goyang andalan lagu tersebut. Di tahun 2009, mantan istri pesepakbola Gaston Castani ini pun sudah mulai merambah dunia bisnis di antaranya dalam bisnis batu bara dan juga restoran cepat saji. Namun, baru-baru saja, tepatnya tanggal 10 Juni 2017 atau bertepatan dengan 15 Ramadhan 1438 H, Julia Perez meninggal di RS. Dr. Cipto Mangunkusmo karena kanker mulut rahim stadium 4.

Julia Perez

 

Apa itu Kanker Mulut Rahim?

Kanker mulut rahim atau kanker serviks adalah kanker yang menggerogoti para wanita. Kanker ini adalah kanker yang hidup di leher/mulut rahim wanita yang berfungsi sebagai jalan menuju rahim dari vagina. Kanker serviks dapat menyerang wanita dari berbagai usia tapi pada umumnya pada wanita yang tergolong aktif dalam kegiatan seksual.

Gejala Kanker Serviks

Untuk tahap awal, kanker serviks tidak memiliki gejala.  Gejala umum yang terjadi adalah pendarahan pasca berhubungan seks atau setelah menopause.

Penyebab Utama Kanker Serviks

Penyebab utama kanker serviks hampir semua oleh human papillomaviru (HPV) yang merupakan kumpulan virus yang dapat menyebabkan kutil di tangan, kaki, dan alat kelamin. Sebagian besar virus ini tidak berbahaya namun beberapa virus yang menyerang sel-sel rahim sehingga tidak bisa berfungsi secara normal dapat memicu kanker. Umunya, HPV ditularkan melalui hubungan seks dan dapat menjadi pemicu munculnya kanker.

Ada dunia jenis HPV yang paling berbahaya yakni HPV 16 dan HPV 18. 70% kedua virus ini adalah penyebab utama seorang wanita menderita kanker serviks. Yang perlu disadari adalah infeksi ini sering terjadi pada wanita walau tidak semua menderits kanker serviks.

Screening sebagai Pencegahan Kanker Serviks

Screening atau papa smear dapat dilakukan untuk mencegah kanker serviks. Screening dapat dilakukan untuk membantu mendeteksi jika ada sel-sel abnormal yang sedang berkembang dalam rahim dan dapat memicu munculnya kanker.

Tes ini dapat dilakukan bukan untuk mendiagnosa apakah seorang wanita menderita kanker atau tidak namun dapat dilakukan sebagai langkah pencegahan dengan memonitor apakah ada sel abnormal yang sedang tumbuh dan berkembang sehingga kanker serviks dapat dicegah secara maksimal. Tes ini sangat disarankan bagi wanita berusia 25-49 tahun yang sudah aktif secara seksual agar dilakukan setial tiga tahun sekali. Sementara pada wanita rentang usia 50-64 tahun dapat dilakukan lima tahun sekali

Pengobatan Kanker Serviks

Ada beberapa faktor yang dapat mempengaruhi pengobatan kanker serviks. Pada tahap awal, operasi dapat dilakukan untuk mengangkat serviks pada rahim. Namun, dalam kondisi yang lebih serius, histerektomi atau pengangkatan rahim harus dilakukan.

Jika sudah memasuki tahap stadium awal maka prosedur radio terapi berdampingan dengan operasi adalah hal yang dapat dilakukan. Namun, jika pada tahap stadium lanjut maka readioterapi akan didampingi oleh kemoterapi. Beberapa penanganan dapat memberikan efek yang berkepanjangan seperti menopause dan kemandulan.