Bahaya Menggunakan Steroid Untuk Membentuk Otot

Bahaya Menggunakan Steroid Untuk Membentuk Otot

Kaum pria biasanya akan merasa percaya diri dan bangga saat mereka memiliki tubuh berotot dan perut kotak- kotak. Karena itu tak jarang para kaum pria mau menginvestasikan waktu dan uang mereka demi mendapatkan tubuh idaman mereka. Mulai dari melakukan latihan intens hingga menjaga asupan makanan sehingga otot dapat terbentuk sesuai dengan harapan.

Mendapatkan tubuh berotot bukan perkara mudah. Anda benar- benar harus serius dan penuh determinasi dalam menjalaninya. Akan tetapi banyak orang yg ingin mendapatkan hasil cepat hingga akhirnya mereka mengambil jalan pintas. Salah satu cara pintas untuk membangun otot adalah dengan menggunakan steroid.

Sebelum kita membahas lebih lanjut mengenai baik atau buruknya penggunaan steroid, maka sebaiknya kita memahami terlebih dahulu apa itu steroid. Sebenarnya steroid adalah suatu bahan yg diproduksi secara alami oleh tubuh. Ada banyak jenis steroid yg dihasilkan oleh tubuh dan masing- masing memiliki fungsinya sendiri. Salah satu contoh steroid yg dihasilkan oleh tubuh adalah kolesterol dan hormon testosteron pada pria yg keduanya memiliki fungsi berbeda. Namun selain steroid alami yg dihasilkan oleh tubuh, juga ada steroid buatan yg biasa kita kenal dengan sebutan steroid sintetis dan steroid anabolik.

Biasanya steroid sintentis sering digunakan sebagia obat anti peradangan. Biasanya obat ini digunakan untuk menyembuhkan penyakit seperti asma, irritable bowel syndorme eksim, artritis dan berbagai jenis penyakit lainnya.  Steroid jenis ini biasanya bisa mengurangi peradangan dan mengurangi aktivitas sistem kekebalan tubuh sehingga sangat berguna untuk menyembuhkan penyakit tertentu.

Jenis berikutnya yaitu steroid anabolik adalah jenis yg sering digunakan untuk membesarkan otot. Steroid jenis ini adalah bahan sintetis yg mirip dengan hormon seks pria atau hormon testosteron. Karenanya penggunaan steroid ini bisa menyebabkan ciri dan kaakteristik pria jadi muncul di tubuh, mulai dari tumbuhnya janggut dan kumis hingga mendukung perkembangan otot dan tulang.

Karena manfaatnya tersebut, maka steroid anabolik sintetis biasanya digunakan secara medis untuk merangsang pubertas pada pria atua untuk menghambat kehilangan otot pada penderita AIDS dan juga kanker. Akan tetapi steroid anabolik sintentis ini juga sering digunakan secara ilegal untuk membesarkan otot, terutama di kalangan para atlet.

Penggunaan Steroid Untuk Pembentukan Otot Sudah Dilarang

Lantas apakah aman menggunakan steroid untuk membesarkan otot? Hal ini sendiri sebenarnya sudah dilarang. Para pengguna steroid dengan tujuan membesarkan otot biasanya bahkan menggunakannya dengan dosis 10 hingga 100 kali lebih besar dari dosis aman yg disarankan medis. Jumlah yg sangat besar tentu bisa berefek buruk bagi kesehatan.

Steroid anaboli sendiri dapat membuat protein tersedia lebih banyak dalam otot sehingga memungkinkan otot terbentuk lebih besar. Namun sebenaranya steroid alami dalam tubuh yg mengatur pembesaran otot yaitu testosteron sudha membatasi seberapa besar otot bisa terbentuk.

Pada dasarnya steroid anabolik ini memiliki struktur dan fungsi yg sama dengan testosteron, tapi terlalu banyak steroid anabolik yg masuk dalam tubuh justru dapat menyebabkan dampak buruk bagi kesehatan.

Beberapa dampak yg biasanya langsung terlihat adalah timbulnya jerawat, naiknya tekanan darah, kadar kolesterol makin. Sementara itu efek jangka panjangnya adalah penyakit hati, kanker hati, kulit jadi menguning hingga kebotakan dini. Selain itu pria yg sering menggunakna steroid anabolik juga bisa mengalami disfungsi ereksi, testis mengerut serta membuat payudara membesar. Parahnya hal ini juga bisa menyebabkan kemandulan.

Tambahan steroid yg masuk dalam tubuh bisa menyebabkan ketidakseimbangan hormon sehingga tubuh tidak bisa berfungsi sebagaimana mestinya dan bisa menganggu kesehatan baik jangka pendek atau pun jangka panjang.