Jangan Tinggalkan Kebiasaan Sarapan

Jangan Tinggalkan Kebiasaan Sarapan

Ada banyak orang yg dengan sengaja melewatkan rutinitas sarapan tiap pagi. Alasan mereka pun cenderung beragam. Ada yang mengaku sudah terbiasa tak sarapan, ada pula yg memang dengan sengaja tak makan berat saat pagi supaya tak mengantuk ketika siang menjelang.

Berdasarkan survei, sekitar 28 persen pria yg berusia antara 18 hingga 34 tahun melewatkan rutinitas makan pagi. Salah satu alasan yg paling umum bagi para pria ini adalah lantaran mereka tak merasa lapar di pagi hari. Akan tetapi padahal ada sangat banyak kerugian yg didapatkan pria saat mereka selalu melewatkan jam makan di pagi hari. Salah satunya adalah mudah stress di tempat kerja.

Ternyara sarapan memiliki efek positif terhadap kortisol, yaitu salah satu hormon stress utama yg diproduksi oleh kelenjar adrenal. Kortisol sendiri memiliki banyak fungsi termasuk untuk membantu tubuh mengendalikan gula dan juga lemak untuk energi.

Bila kortisol ini digunakan secara baik oleh tubuh, maka kadar kortisol akan berada pada tingkat yg stabil sehingga Anda tak mudah merasa cemas atau pun gelisah. Selain itu pengambila keputusan penting pun akan jadi jauh lebih baik lantaran Anda bisa berpikir secara jernih.

Biasanya tingkat kortisol tertinggi seseorang adalah pada pukul 7 pagi. Karena itu jam 7 dianggap sebagia waktu yg paling tepat untuk makan sesuatu agar kadar kortisol dalam tubuh menjadi turun. Bila kadar kortisol di tubuh seseorang tetap tinggi, maka ia akan cenderung mudah cemas atau un gelisah. Terlebih bila ada tekanan yg terjadi, seperti rapat penting atau presentasi.

Pemilihan menu sarapan pun tentu menjadi bahasan yg sangat penting di sini. Anda bisa mengkombinasikan protein dan lemak baik, seperti telur dan alpukat. Kedua makanan ini diketahui bisa membuat Anda merasa kenyang lebih lama dan membantu mencegah fluktiasi gula darah.

Sarapa Teratur Bisa Membantu Diet Dan Pembentukan Massa Otot

Para ahli juga menyarkan untuk makan antara 300 hingga 500 kalori untuk sarapan pagi. Idealnya pun satu atau dua jam setelah Anda bangun tidur. Sebaiknya sarapan memang adalah masakan buatan rumah dan hindari asupan kalori yg terlalu tinggi

Bila Anda memasukkan karbohidrat dalam menu sarapan Anda, maka konsumsilah jenis glikemik rendah sepertibuah beri, roti gandum utuh, kentang atau ubi yg dikukus. Sebaiknya hindari pula kalori cair dengan tambahan gula seperti juas buah atau kopi dengan tambahan gula. Selain ternyata melanjutkan kebiasaan sarapan secara teratur juga bisa membuat Anda lebih mudah menemukan berat badan ideal Anda, terutama bila Anda tengah berusaha membentuk massa otot.

Saat Anda menahan lapar terlalu lama, tidak makan dari malam hingga pagi hari, maka tubuh Anda akan masuk ke mode perlindungan dan mulai menyimpan kalori sebanyak mungkin dengan cara memperlambat metabolisme tubuh. Bila metabolisme tubuh melambat maka tubuh menggunakan glukosa yg tersimpan di otot sebagai sumber bahan bakar cadangan yg secara efektif justru dapat membuang otot Anda.

Jangan Lewatkan Karbohidrat Saat Sarapan!

Jangan Lewatkan Karbohidrat Saat Sarapan!

Banyak orang yg cenderung menghindari makan nasi atau karbohidrat lainnya saat sarapan pagi. Bahkan cukup banyak juga yg dengan sengaja melewatkan rutinitas sarapan. Ada beberapa yg mengaku memang tak terbiasa sarapan, di samping itu ada juga yg merasa sarapan membuat mereka lebih cepat mengantuk, dan ada juga yg melewatkan sarapan dengan alasan sedang diet. Namun apakah melewatkan sarapan benar- benar bisa membantu Anda menurunkan berat badan? Atau jangan- jangan malah sebaliknya?

Nasi memang adalah makanan pokok bangsa Indonesia sehingga nasi menjadi menu wajib dalam setiap kesempatan makan besar. Padahal sebenarnya untuk mencukupi kebutuhan karbohdirat, Anda tak harus selalu mengkonsumsi nasi. Ada cukup banyak jenis karbohidrat lainnya yg bisa Anda konsumsi seperti kentang, roti, ibu dan berbagai jenis makanan pokok lainnya.

Namun bila Anda benar- benar menghindari untuk memakan semua jenis karbohidrat saat sarapan, maka diet Anda bukannya jadi berhasil, yg terjadi malah Anda akan merasa kelelahan dan tak enak badan sepanjang hari. Soalnya karbohidrat adalah sumber enrgi utama bagi tubuh agar tubuh bisa berfungsi secara normal. Bila Anda membuat tubuh berpuasa karbohidrat terlalu lama, maka tubuh tak akan mendapatkan energi untuk beraktivitas secara optimal. Apalagi bila Anda juga melewatkan makan malam atau makan malam tanpa karbohidrat.

Tak hanya membuat Anda jadi lemas dan tak optimal dalam menjalani hari, melewatkan karbohidrat juga akan merusak program diet Anda. Soalnya penelitian sudah membuktikan bahwa saat Anda sengaja membuat tubuh merasa lapar saat diet, maka Anda akan makin sulit menurunkan berat badan.

Untuk mencegah rasa lapar saat diet, tubuh akan menghemat energi yg dipakai dengan cara mengurangi jumlah kalori yg dibakar. Karena itu tubuh akhirnya memilih untuk menggunakan engeri dari otot sehingga masaa otot menjadi turun. Pada akhirnya metabolisme Anda pun ikut melambat.

Makin Anda membatasi asupan makanan harian Anda, maka makin sedikit pula kalori yg dikeluarkan oleh tubuh. Hal ini adalah mekanisme alami tubuh untuk melindungi Anda dari rasa lapar. Mode kelaparan bisa terjadi saat tubuh sangat sedikit mendapatkan kalori dalam jangka panjang. Akibatnya tubuh akan membatasi pembakaran kalori dan penurunan berat badan pun akan lebih sulit untuk terjadi.

Melewatkan Karbohidrat Bisa Membuat Diet Gagal Total

Hingga saat ini masih banyak orang yg beranggapan bahwa tak perlu mengkonsumsi karbohidrat pada saat sedang diet lantaran tubuh masih memiliki energi cadangan dari lemak tubuh. Di satu sisi, hal ini memang benar. Saat Anda melewatkan asupan karbohidrat yg merupakan sumber energi utama, maka tubuh akan langsung mengambilnya dari lemak- lemak cadangan. Sebagian orang beranggapan bahwa ini adalah hal baik lantaran dapat membuat tumpukan lemak berkurang.

Akan tetapi sayangnya proses ini akan menghasilkan zat yg dinamakan dengan keton. Zat ini sendiri akan dihasilkan oleh tubuh saat tubuh tak mendapatkan gula dari makanan saat tubuh terlalu banyak menghasilkan keton maka darah akan menjadi asam dan kemudian terjadi ketoasidosis di mana akan terjadi beberapa gejala seperti rasa harus terus menerus, pusing dan buang air kecil terus- terusan.

Karena itu sebaiknya jangan pernah menghindari nasi atau karbohidrat lainnya saat tengah sarapan, karena sebenarnya tubuh sangat membututhkannya untuk menghasilkan energi. Lantas berapa banyak seharusnya karbohidrat yg kita konsumsi saat sarapan?

Pada orang sehat, total kebutuhan karbohidrat mereka dalam sehari adalah  sekitar 45 hingga 60 persen dari kebutuhan kalori total. Sementara itu untuk sarapan Anda bisa mengambil jatah 20 % nya. Karena itu bila kebutuhan kalori Anda dalam sehari adalah 2000 kalori maka Anda butuh 900 hingga 1200 kalori dari karbohidrat. Atau setara dengan 225 hingga 300 gram karbohidrat.

Maka dari itu sarapan porsi karbohidrat yg Anda konsumsi adalah sektiar 225 hingga 300 gram, yaitu 45 hingga 60 gram. Kebutuhan ini bisa tercukupi dengan setengah hingga satu porsi nasi atau dua helai roti tawar.