Alpukat Si Buah Super

Alpukat Si Buah Super

Beberapa tahun yg lalu masih banyak orang yg menganggap alpukat sebagai buah yg berbahaya lantaran mengandung lemak yg tinggi. Akan tetapi belakangan buah ini makin populer lantaran mitos tersebut telah terbantahkan. Sekarang buah yg berwarna hijau ini dianggap sebagai buah super bagi para pelaku hidup sehat. Studi terbaru tentang alpukat menunjukkan bahwa buah ini bermanfaat pada penyakit sindrom metabolik.

Sindrom metabolik  adalah istilah yg digunakan untuk menggambarkan kombinasi dari tiga atau lebih faktor resiko terjadinya penyakit jantung dan diabetes, yaitu tekanan darah tinggi, tingginya kadar rigliserida, dan lingkar pinggang yg lebar.

Tim penelitin ini menyimpulkan bahwa alpukat paling bermanfaat bagi tubuh dalam hal yg berhubungan dengan kolesterol. Mengkonsumsi alpukat secara rutin dianggap bisa menurunkan kadar kolesterol jahat dalam darah, trigliserida dan total kolesterol. Selain itu kadar kolesterok baik di dalam darah pun akan meningkat.

Hasil penelitian ini pun makin menguatkan alpukat sebagia buah super. Bahkan ahli gizi juga mengatakan bahwa alpukat membantu mengurangi lemak di perut, jenis lemak yg paling berbahaya di antara jenis lemak lainnya.

Bila selama ini banyak orang yg menganggap lemak alpukat menggemukkan, ternyata faktanya justru sebaliknya. Alpukat memiliki kandungan lemak sehat dan juga memiliki efek mengenyangkan. Karena itu buah ini sangat direkomendasaikan bagi mereka yg tengah berusaha menurunkan berat badan dan mengurangi asupan lemak jenuh.

Alpukat Ternyata Efektif Untuk Turunkan Lemak Dan Tingkatkan Kemampuan Otak

Alpukat juga diketahui mengandung protein, vitamin E, potasium dan nutrisi penting lainnya. Selain itu buah ini juga kaya akan antioksidan dan serat serta mineral. Menurut studi, alpukat ternyata juga punya peran penting dalma meningkatkan kemampuan otak seseorang.

Para tim peneliti yg meneiliti hal ini melakukan riset pada 60 orang yg berusia diantara 25 hingga 45 tahun. Para peneliti mengukur level lutein, nutrisi yg terdapat dalam alpukat pada para responden lalu mereka diminta melakukan olahraga yg membutuhkan konsentrasi tinggi.

Pada penelitian ini ditemukan bahwa responden yg lebih tua dengan kadar lutein tinggi ternyata memiliki respon saraf yg setara dengan orang yg lebih muda. Selain pada alpukat sebenarnya lutein juga bisa ditemukan pada sayuran berdaun hijau lainnya seperti kale dan bayam. Selain itu telur juga mengandung lutein.

Alpukat pun sangat enak untuk dikonsumsi. Ada banyak cara yg disarankan untuk mengkonsumsi alpukat secara sehat. Beberapa orang lebih menyukai mengkonsumsi alpukat begitu saja tanpa tambahan bahan apa pun. Beberapa lainnya lebih suka mengolahnya jadi makanan lain.

Alpukat juga adalah buah yg cocok disajikan sebagai hidangan bercita rasa manis atau pun gurih. Karena itu pengolahannya pun tergolong cukup fleksibel. Namun sebaiknya jangan terlalu banyak menambahkan garam atau gula pada alpukat karena penambahan terlalu banyak kedua bahan ini bisa mendatangkan masalah lain pada tubuh Anda.