Makhluk Hidup Dengan Umur Paling Panjang Di Bumi

Makhluk Hidup Dengan Umur Paling Panjang Di Bumi

Pernahkah Anda penasaran, berapa umur tertua yg bisa dicapai oleh makhluk hidup? Faktanya tiap spesies memiliki umur rata- rata yg sangat bervariasi. Bagi manusia sendiri, rata- rata umur hidup adalah 60 hingga 70 tahun. Namun sejauh ini rekor umur tertua yg tercatat oleh sejarah dimiliki oleh Sodimedjo alias Mbah Gotho.

Mbah Gotho mengaku bahwa pada September 2016 lalu umurnya sudah mencapai angka 146 tahun. Bila benar berarti Mbah Gotho berhasil mengalahkan rekor yg dipegang oleh manusia tertua sebelumnya, yaitu Jeanne Louise Calment dengan usia 122 tahun. Namun umur 146 tahun tesebut ternyata bukan apa- apa dibandingkan makhluk hidup lainnya.

Diketahui bahwa vertebrata tertua di dunia adalah seekor kura- kura raksasa Galapagos atau Chelonoidis Nigra, yg berumur hingga 177 tahun. Sementara itu mamalia paling tua yg pernah tercatat adalah seekor paus kepala busur atau Balaena Musticetus yg berumur hingga 211 tahun.

Wilayah bumi yg diketahui menyimpan sangat banyak makluk- makhluk hidup berumur panjang adalah di laut dalam. Misalnya saja koral hitam yg diketahui bisa berumur hingga 4.000 tahun. Selain itu juga ada ikan rockfish yg bisa bertahan hidup hingga usia 205 tahun. Bahkan ada jenis gurita yg berama Graneledone Boreopacifica yg butuh waktu 53 bulan untuk mengerami telur mereka.

Berikutnya masih ada cacing tabung jenis Escarpia Laminata, hewan laut dalam dari Teluk Meksiko. Hewan ini berusia hingga 300 tahun. Jenis cacing tabung yg satu ini mencatatkan umur lebih panjang ketimbang jenis cacing tabung lainnya.

Cacing tabung sendiri biasanya hidup di kawasan dasar laut yg dingin. Mereka mengeluarkan cairan hidrogen sulfida, metada dan cairan hidrokarbon lainnya.  Beberapa spesies cacing tabung, seperti Lamellibrachia Lymesi dan Seepiophila Jonesi diketahui bisa hidup hingga umur 250 tahun dengan hanya bergantung pada bakteri pengoksidasi sulfida utnuk semua kebutuhan nutrisinya.

Alasan Kenapa Cacing Tabung Bisa Berumur Panjang

Sejauh ini gagasan yg bisa menjelasakan kenapa cacing tabung bisa memiliki umur panjang adalah teori umur panjang. Teori umur panjang sendiri menyatakan bahw ahewan akan hidup lama saat tak ada ancaman.

Untuk melihat jangka waktu hidup cacing tabung ini, para peneliti menyelidiki cacing tabung Escarpia Laminata yg ditemukan di kedalam 3.300 meter di Teluk Meksiko. Para peneliti menandai enam kelompok cacing jenis ini di berbagai lokasi dan mengumpulkan 356 cacing tabung selama satu tahun.

Para peneliti ini juga diketahui mengunjungi beberapa cacing tabung lain yg mereka amati dalam kurun waktu 15 tahun untuk membandingkan tingkat pertumbuhannya. Setelah mereka melakukan pengukuran pada pertumbuhan cacing pada setiap periodenya, para peneliti menggunakan data tersebut untuk membuat model yg menggambarkan tingkat pertumbuhan dan kematian tahunan.

Model ini pun mereka gunakan untuk memperkirakan berapa umur cacing tabung. Dari penelitian tersebut didaptkan hasil bahwa 0.67 cacing tabung mati tiap tahunnya. Karena itu para peneliti ini memperkirakan bahwa cacing tabung berukuran 50 cm berusia sekitar 116 tahun dan angka ini jauh lebih tinggi ketimbang kerabat mereka yg berada di perairan dangkal pada panjang yg sama.

Dengan pemikiran ini, tim peneliti ini pun meramalkan bahwa cacing tabung E Laminata dapat dengan mudah hidup melebihi 250 tahun, lebih lama dari jenis lainnya yg juga diteliti oleh peneliti ini.

Para peneliti ini mengatakan bahwa hasil penelitiannya mendukung teori umur panjang dan memberikan wawasan baru tentang evolusi.