Tipe Pengguna Facebook Yang Bagaimanakah Anda?

Tipe Pengguna Facebook Yang Bagaimanakah Anda?

Hampir semua orang yg memiliki akses internet, memiliki akun facebook. Setidaknya ada 1,28 miliar orang yg mengunjungi situs media sosial ciptaan Mark Zuckerberg tersebut setiap harinya. Ada banyak alasan kenapa Facebook begitu sulit untuk untuk ditolak.

Tak hanya menjadi platform untuk berbagi status dan foto, Facebook juga membuat para penggunanya tetap update lewat berita-berita yg dishare oleh tautan yg dikirim oleh pengguna lainnya.

Karena sekelompok profesor dari Universitas Brigham Young mencoba mengungkapkan motivasi para pengguna Facebook hingga platform media sosial ini menjadi raksasa. Para peneliti ini menganalisis daftar 48 pernyataan yg mengidentifikasikan alasan kenapa seseorang mengunjungi Facebook.

Para peserta ini menilai berbagai pernyataan tentang penggunaan Facebook mereka dalam skala “yang paling mirip dengan saya” menjadi “paling tidak seperti saya”. Para responden ini kemudian diwawancarai sehingga para periset memperoleh pemahaman lebih dalam.

Menurut penemuan dalam penelitian ini, dari kebiasaan seseorang memakai Facebook bisa dikelompokkan dalam empat tipe, sebagai berikut.

Penjalin Hubungan

Pengguna dalam tipe ini biasanya mengunggah dan merespon postingan orang lain sebagai bentuk upaya meningkatkan hubungan pertemanan mereka di dunia maya. Pengguna tipe ini menggunakannya sebagai perpanjangan dari kehidupan nyata bersama keluarga dan teman. Mereka aktiv memberikan komentar, memberi like serta bentuk tanggapan lainnya atas segala sesuatu yg dikirimkan oleh friendlist mereka.

Orang-orang yg berada dalam kelompok ini, sangat terkait dengan pernyataan seperti “Facebook membantu saya mengungkapkan cinta dan perhatian pada keluarga dan juga sebaliknya”.

Penggunan Facebook Yang Cuek

Pada dasarnya ada jurang yg besar antara kehidupan maya dan dunia nyata. Orang- orang yg berada dalam tipe ini kurang peduli dengan kegiatan berbagai foto, status dan juga hal- hal sejenis di laman Facebook mereka.

Mereka tidak terlalu peduli dengan komentar atau jumlah like. Orang-orang seperti ini biasanya menggunakan Facebook sebagai sarana untuk memberi orang lain mengenai berita yg hangat atau kehidupan mereka sehari-hari.

Para Pencari Perhatian

Promosi diri biasanya adalah prioritas utama pengguna tipe Facebook ini. Mereka mengunggah foto, video dan teks dengan tujuan untuk mencari perhatian. Peserta studi dalam kategori ini sangat teridentifikasi dengan pernyataan seperti “Semakin banyak like yg saya terima, maka saya makin merasa diterima oleh rekan-rekan saya”.

Mereka akan sangat gelisah saat tak ada yg memperhatian kiriman mereka dan akan sangat senang saat mendapatkan banyak respon.

Si Pengamat

Bila ada pencari perhatian, ada pula pemberi perhatian. Tak jauh berbeda dengan tipe yg cuek, Si Pemerhati ini juga memiliki alasan mengapa ia rajin membuka laman Facebook mereka. Mereka tak butuh perhatian, akan tetapi mereka senang melihat-lihat dan memantau aktivitas orang lain. Mereka layaknya pengamat gaya hidup di dunia nyata.

 

Pada dasarnya Facebook bertujuan untuk mejauhkan yang dekat. Menghubungkan kembali teman lama, kerabat yg tinggal berjauhan. Akan tetapi justru belakangan Facebook menjauhkan yg dekat. Terlalu lama berselancar di sosial media kadang membuat kita abai dan acuh terhadap lingkungan sekitar dan orang- orang terdekat.