Linkin Park Batalkan Konser Menyusul Kematian Chester Bennington

Linkin Park Batalkan Konser Menyusul Kematian Chester Bennington

Linkin Park memutuskan untuk tak melanjutkan tur mereka di Amerika Utara menyusul kematian vokalis mereka, Chester Bennington. Sang vokalis ditemukan meninggal di kediamannya di Los Angeles pada hari Kamis 20 Juli 2017 lalu.

Sangat disayangkan lantaran Chester Bennington memutuskan untuk mengakhiri hidupnya sendiri dengan gantung diri. Ia memang diketahui mengalami depresi yg cukup berat pasca kematian sahabatnya, Chris Cornell, vokalis Soundgarden dan Audioslave. Selain itu ia juga diketahui tengah berjuan melawan kecanduan pada alkohol.

Pria berusai 41 tahun tersebut meninggalkan enam orang anak dari dua pernikahannya. Ia sendiri sebelumnya masih terikat pernikahan dengan Talinda Ann Bennington yg sudah dinikahinya sejak tahun 2005 lalu.

Pada saat kejadian, Chester Bennington diketahui tengah berada seorang diri di rumahnya. Sementara itu istri beserta anak-anaknya tengah berada  di Arizona. Sebenarnya seharusnya ia berada di Arizona pada malam kejadian, akan tetapi ia memutuskan pulang ke rumah dan terbang ke Los Angeles lebih cepat. Keesokan paginya, ia ditemukan salah satu karyawannya sudah tak bernyawa.

Ironisnya, Chester Bennington memutuskan gantung diri tepat pada hari ulang tahun sehabatnya, Chris Cornell, yang juga memutuskan mengakhiri hidupnya dengan cara yg sama pada bulan Mei lalu.

Sebelumnya Linkin Park padahal sudah dijadwalkan melakukan tur Amerika Utara untuk mempromosikan album terbaru mereka, One More Light, di Mansfield, Massachusetts pada tanggal 27 Juli 2017 lalu. Dalam tur ini, mereka juga membawa serta Machine Gun Kelly, One Ok Rock dan Snoop Dogg. Namun tur ini terpaksa dibatalkan lantaran mereka kehilangan vokalis utama mereka.

Pada hari pati di waktu yg sama dengan kematian Chester Bennington, Linkin Park merilis video musik terbaru mereka, yaitu Talking To My Self. Video klip ini sendiri menampilkan kegiatan tur mereka.

Video ini disutradarai oleh Mark Fiore dan berisi momen- momen tur Linkin Park saat mereka melakukan tur di Eropa. Dalam video ini, Chester Bennington sangat ditonjolkan.

Linkin Park Baru-Baru Ini Merilis Lagu Tentang Kepahitan Chester Bennington

Lagu ini sendiri disebut oleh Billboard ditulis berdasarkan sudut pandang istri Bennington, saat dirinya menyaksikan bagaima sang suami berusaha melawan “setan” yg berada dalam dirinya.

Sepanjang karirnya, Chester Bennington memang mengakui bahwa dirinya tengah berjuang keras untuk mengatasi kecanduan akan obat-obatan dan alkohol. Ia juga harus berjuang melawan trauma masa kecilnya saat ia dianiaya oleh seorang pria.

Sementara itu pada awal tahun ini, tepatnya pada tanggal 16 Februari 2017 lalu, Linkin Park juga merilis sebuah single bertajuh Heavy. Lagu itu ditulis sendiri oleh Chester Bennington, dan para personel lainnya seperti Brad Delson dan Mike Shinoda.

Lagu itu menggambarkan betapa gelapnya masa lalu Bennington yg mengalami kekerasan seksual dan juga bullying semasa masih kecil.

“I don’t like my mind right now / Stacking up problems that are so unnecessary / Wish that I could slow things down / If I just let go, I’d be set free,” demikian sebagian lirik “Heavy”.

Mike Shinoda juga mengatakan selama masa produksi lagu tersebut Chester Bennington juga tampak mengalami pergulatan emosional. Ia mengisahkan, dalam satu kesempatan Chester Bennington sempat mengaku bahwa ia merasa tidak baik-baik saja dan merasa sangat terpuruk.

Ia juga sempat beberapa kali mengutarakan pada media betapa suramnya masa kecilnya. Ia mengalami kekerasan seksual dari teman yg lebih tua, menjadi korban bullying saat sekolah, dan berakhir dengan obat-obatan terlarang serta alkohol. Ia mengaku bahwa sudah mengkonsumsinya sejak kecil.