Philipp Lahm Pensiun Bersama Bayern Munchen

Philipp Lahm semalam benar-benar resmi mengakhiri kariernya sebagai pesepakbola. Jabatan Kapten Bayern Munchen ini mengakui bahwa peristiwa di Allianz Arena membuat suasana sangat luar luar biasa. Laga semalam Sabtu antara Bayern Munchen melawan Freiburg menjadikan pamungkas Lahm. Pertandingan tersebut, Lahm tampil sebagai starter dan main selama 87 menit. Pemain berusia 33 tahun ini ikut membawa Die Roten menang telak skor 4-1.

Beberapa menit pertandingan berjalan akhirnya Lamn ditarik keluar  oleh Ancelotti lalu digantikan Rafinha sambil berjalan dari lapangan puluhan ribu supporter yang memenuhi stadion memberikan aplaus serta para rekan setim dan ofisial Munchen juga ikut menyalami.

Philipp Lahm akhiri karir sepakbolanya di Bayern Munchen

Di akhir laga selesai Lamn mnegangkat trofi juara Bundesliga untuk terakhir kalinya. Pesta juara menjadi momen perpisahan Lamn dengan Bayern Munchen musim ini.

Dari catatan blog indrawan.net diketahuii Lamn telah bermain 517 pertandingan bersama Bayern Munchen. Ia meraih total 21 trofi terdiri dari Bundesliga 8 kali DFB Pokal 6, Liga Champios 1, Piala Super Eropa 1, Piala Dunia Antarklub 1, Piala Super Jerman 2 dan DFL Ligapokal 1 selain itu juga membawa Jerman menjadi Juara Piala Dunia 2014.

Philipp Lahm Akhiri Karier Sepakbola

Philipp Lahm bersiap mengeluarkan kemampuannya di laga terakhir Bayern Munchen versus Freiburg pada akhir pekan ini. Diketahui pemain belakang sekaliguskapten Bayern itu akan bermain untuk terakhir kalinya.

Ia adalah lulusan akademi Die Roten sebelum  melewati skuad utama pada 2002 dan kita Lamn memutuskan untuk pesiun setelah kontraknya dengan Bayern pada akhir musim ini dalam usia 33 tahun.

Lamn dikenal bias berganti posisi pemain kadang dia menjadi gelandang bertahan sebelumnya pernah sempat dipinjamkan ke klub Stuttgart selama dua musim pada 2003-2005. Setelah Lamn nyaris tak tergantikan di skud Munchen.

Penampilan konsisten Lamn membuat disebut-sebut sebagai salah satu pemain terbaik di generasinya. Mantan kapten timnas Jerman pernah meraih delapan juara Bundesliga, satu Liga Champions dan enam Piala DFB.

philipp lahm karier sudah sempurna

Philipp Lahm Legenda Baru Bayern Munchen

Philipp Lahm menyelesaikan kariernya tanpa raihan trofi Liga Champions tambahan walau demikian mengalami kegagalan itu tidak menghilangkan statusnya sebagai legenda. Pada perempatfinal Liga Champions 2016-2017 Bayern kalah dari Real Madrid skor 2-4 (agregrat 3-6) membuat Lamn tertunduk lesu setelah tim kesayangannnya tersingkir walau banyak orang menyebutkan pertandingan berbau kontroversi.

Seusai laga menjadikan penampilan terbaiknya di Liga Champions, kapten Munchen itu mengucapkan selamat tinggal pada kompetisi Eropa dengan pahit. Philipp Lamn langsung mengumumkan akan gantung sepatu di akhir musim ini.

Tercatat sebanyak 114 pertandingan Liga Champions termasuk tujuh dibuatnya saat dipinjamkan ke Stuttgart . Dia tiga kali maju ke final dan sekali menjuarainya pada 2013 yang menjadi tahun puncak Bayern dengan taihan treble.

Dia merupakan salah satu pesepakbola yang bisa dibilang lahir dan mati untuk Bayern. Lam lahir di kota Munchen dan merintis di akademi sepakbola pada tahun 1995-2001 sebelumnya ke promosi ke tim utama setahun kemudian. Setelah selesai dipinjamkan Stuttgart selama dua musim, Lamn kembali Bavria pada 2005.

Nomor seragam 21 ini telah membantu Bayern Munchen delapan titel Bundesliga dan menjaga dominasi di sepakbola Jerman dalam lima tahun terakhir ini.

Tepat kemarin akhir pekan Philipp Lamn mengantar Die Roten menjuari Bundesliga untuk kelima berturut-turut. Dengan mertaih mendali juara liga kedelapan maka Lamn menjadi pemain dengan trofi juara Bundesliga terbanyak dalam sejarah kompetisi tersebut.

Chelsea FC

Chelsea Football Club merupakan klub yang berbasis di Chelsea, London. Chelsea fc menjadi salah satu klub dengan koleksi gelar yang banyak dan beragam mulai di tingkat lokal hingga Eropa. Klub berjuluk the bues ini bermarkas di stadion Stamford Bridge. Stadion ini mampu menampung penonton hingga 41.631 orang. Stanford Bridge telah digunakan Chelsea sebagai kandangnya sejak tim ini didirikan. Sepanjang musim 2015/2016, jumlah rata-rata penonton yang datang menyaksikan langsung di Stamford Bridge sebanyak 41.500, jumlah tertinggi ketujuh di Liga Inggris.

Chelsea didirikan tahun 1905. Sepanjang sejarah klub, Chelsea telah mengoleksi trofi liga Premier Inggris, Piala FA, Piala Liga, Liga Champions UEFA, Piala Winners UEFA, Liga Eropa UEFA, dan Piala Super UEFA. Hingga saat ini, Chelsea dimiliki oleh seorang miliarder asal Rusia, Roman Abramovich.

Tercatat, lambang klub Chelsea telah berganti beberapa kali. Hal tersebut dilakukakn sebagai upaya modernisasi dan pencitraan tim. Sementara lambang yang saat ini digunakan, yakni bergambar seekor naga yang memegang sebuah tongkat adalah modifikasi  dari lambang yang pernah digunakan  pada decade 1950-an. Kostum utama klub yang juga dijuluki sebagai The Pensioners adalah kaus dan celana berwarna biru dengan kaus kaki berwarna putih, kombinasi yang sudah digunakan sejak dekade 1960-an.

Chelsea FC meraih kesuksesan pertamanya di tahun 1955 saat meraih gelar juara liga. Beberapa gelar dari beberapa kompetisi juga sukses mereka raih di era 1960-an, 1970-an, 1990-an, dan 2000-an. Klub ini menorah periode terbaiknya di lima belas tahun terakhir. Chelsea sukses menjuarai liga Inggris dan Piala FA pada tahun 2010. Lalu Gelar juara Champions Eropa untuk pertama kalinya mereka dapatkan di tahun 2012 ketika Chelsea ditangai oleh Roberto Di Mateo. Tahun 2013 juga klub ini mampu jadi juara di ajang Liga Eropa.

Chelsea Skuad vs Everton

Skuad Pemain Chelsea FC

No Pos Pemain No Pos Pemain
1 GK Asmir Begovic 21 MF Nemanja Matic
3 DF Marcos Alonso 22 MF Willian
4 MF Cesc Fabregas 23 FW Michy Batshuayi
5 DF Kurt Zouma 24 DF Gary Cahill
6 DF Nathan Ake 26 DF John Terry
7 MF N’Golo Kante 28 DF Cesa Azpilicueta
10 MF Eden Hazard 29 MF Nathaniel Chalobah
11 MF Pedro 30 DF David Luiz
13 GK Thibaut Courtois 34 DF Ola Aina
14 MF Ruben Loftus-Cheek 35 MF Charly Musonda
15 MF Victor Moses 37 GK Eduardo
16 MF Kenedy 41 FW Dominic Solanke
19 FW Diego Costa

Sejarah Klub Chelsea FC

Chelsea FC dibentuk Tanggal 10 Maret 1905 di salah satu ruangan Rising Sun Pub. Yang hadir di ruangan tersebut, para pediri dan kemudian jadi petinggi klub adalah miliarder Henry Augustus’Gus’ Mears, Joseph, Henry Boyer, Alfred Janes, dan Edwin. Sebelumnya, di tahun 1904, Mears sudah mengakuisisi stadion atletik Stamford Bridge. Ia hendak merubah stanmford Bridge menjadi stadion sepak bola. Sebelum mendirikan Chelsea, Mears telah menawarkan penggunaan stadion kepada tim sepak bola Fulham. Namun tawaran tersebut ditolak Fulham. Akhirnya, Mears menginisiasilah sebuah klub baru yang kemudian hingga sekarang kita kenal, Chelsea FC. Chelsea sendiri merupakan sebuah nama kota kecil yang berdekatan dengan lokasi staford Bridge.

Sejak dibentuknya Chelse menunjuk pemain timnas Skotlandia, John Robertson untuk menjadi pemain sekaligus pelatih. Chelsea juga merekrut sejumlah pemain dari tim-tim kota lainnya seperti William Fatty Foulke dari Sheffield United, Jimmy Windridge, Bob McRoberts dari Small Heath, dan Frank Pearson dari Manchester United. Di kiprah awalnya, Chelse mesti turun naik dari divisi satu dan divisi dua Liga Inggris. Sejak didirikan, pencapaian terbaik Chelsea terjadi saat mereka berhasil melaju ke babak final Piala FA 1915 meski harus tumbang dari Sheffield United yang menjadi lawannya di final. Di usia mudanya, Chelsea sudah terkenal dengan kebiasaannya mendatangkan pemain-pemain terkenal. Klub ini terkenal juga dengan penonton yang besar saat bermain di kandang. Sayang, kesuksesan besar belum mampu mereka raih hingga masa perang dunia I dan II.

Chelsea Skuad 1905

Inovasi datang dari mantan penyerang Arsenal dan Inggris, Ted Drake. Ted datang di Samford Brid pada tahun 1952. Ia kemudian memodifikasi Chelsea menjadi tim yang lebih modern. Ted mengganti logo Chelsea Pensioner. Ia juga meningkatkan sistem pelatihan dan pembinaan usia muda. Selain itu, Ted juga terknal piawai dalam mendatangkan pemain berkualistas dari divisi-divisi bawah dan liga-liga amatir. Terbukti, usaha Ted berbuah gelar Juara Divisi Satu Liga Inggris 1954/1955. Ini merupakan gelar pertama bagi The Blues. Musim berikutnya, UEFA mengadakan kejuaraan antar klub juara Liga Sepak Bola Inggris dan FA. Sayang, Chelsew tak mampu tampil di ajang tersebut karena hanya mampu menjadi penghuni papan tengah klasemen liga pada dekade 1950-an. Tahun 1961, Ted Drake dipecat dan digantikan oleh Tommy Docherty yang merangkap jabatan sebagai pemain dan pelatih.

50 tahun sejak menjadi juara Liga Inggris, Chelsea kembali menjadi jawara Liga Inggris di tahun 205 di bawah asuhan Jose Mourinho. Di tahun yang sama, Chelsea menjuarai Piala Carling setelah mengalahkan Liverpool di laga puncak. Setahun berselah, Chelsea kembali berhasil menjuarai Liga Inggris. Tahun 2007, trofi Piala Carling dan dan Piala FA menjadi milik Chelsea. Di awal musim 2007/2008, Jose Mourinho  mengundurkan diri dan digantikan oleh mantan pelatih Israel, Avram Grant. Selanjutnya kursi pelatih Chelsea berganti-ganti dari Luiz Felipe Scolari, Guus Hiddink, Carlo Anceloti, Andre Villas-Boas, D matteo, Rafael Benitez, dan seterusnya.

Staf Kepelatihan Chelsea FC

Posisi Nama
Pelatih Kepala Antonio Conte
Asisten Pelatih Angelo Alessio
Gianluca Conte
Steve Holland
Direktur Teknik Michael Emenalo
Pelatih Kiper Gianluca Spinelli
Henrique Hilario
Pelatih Fitnes Paolo Bertelli
Julio Tous
Chris Jones
Constantino Coratti

Stadion Stamford Bridge Chelsea FC

Stamford Bridge Chelsea Stadion

Chelsea FC bermarkas di Stadion Stamford Bridge. Stadion ini berkapasitas 41.837 orang. Dibuka pada tahun 1877, selain jadi kandang Chelsea, stadion ini pernah menggelar beberapa event olah raga lainnya seperti Rugby Union dan American Football.

Pada mulanya, Standford Brid merupakan arena London Athletics Club yang hingga hari ini masih eksis dan berbasis di London Barat. Perubahannya menjadi stadion sepak bola tak lepas dari peran Gus Mears pada tahun 1896. Kemudian, untuk bersaing dengan stadion-stadion lainnya, Mears mendatangkan arsitek terkenal, Archibald Leitch untuk mendesain kembali Standford Bridge. Sebelumnya, Leitch terkenal dengan karyanya, Celtic Park dan Ibrix di Skotlandia.

Kapasitas awal Standford Bridge adalah 100.000 penonton. Lalu, awal 1970-an, pemilik klub mengumumkan rencana modernisasi dan ekspansi perluasan stadion. Pengerjaan pun dimuali pada tahun 1972 dengan pengembangan tribun timur. Namun, ada masalah dalam perojek tersebut yang berakibat pada tak terselesaikannya pembangunan. Bahkan biaya pembangunan hampir membawa Chelsea pada kebangkrutan. Namun, masa depan stadion dan masalah pembungunannya serta masa depan klub seutuhnya terselamatkan pada pertengahan 1990-an.

Standford Bridge telah menjadi venue event kenamaan sejak 1905. Stadion kebanggaan Chelsea ini pernah menjadi venue FA Cup Final dari 1920 sampai 1922, sepuluh kali Semi-final FA Cup, sepuluh pertandingan FA Charity Shield, tiga pertandingan internasional Inggris, unofficial Victory International, dan UEFA Women’s Champions League Final.

Prestasi Chelsea FC

Kompetisi Tahun
Liga Premier Inggris 1954/1955, 2004/2005, 2005/2006, 2009/2010. 2014/2015
Second Division 1983/1984, 1988/1989
FA Cup 1969/1970, 1996/1997, 1999/2000, 2006/2007, 2008/2009. 2009/2010, 2011/2012
Football League Cup 1964/1965, 1997/1998, 2004/2005, 2006/2007, 2014/2015
FA Community Shield 1955, 2000, 2005, 2009
Full Members Cup 1985/2986, 1989/1990
UEFA Champions League 2011/2012
UEFA Europa League 2012/2013
UEFA Cup Winners Cup 1970/1971, 1997/1998
UEFA Super Cup 1998

Manajer Berprestasi Chelsea

Chelsea mempunyai beberapa nama yang sukses mengantarkan klub ke tangga juara. Berikut adalah nama-nama sepanjang sejarah klub yang pernah sukses memberi trofi bagi Chelsea.

Manajer Periode Gelar Juara
Ted Drake 1952-1961 Divisi 1 Liga Inggris, Charity Shield
Tommy Docherty 1962-167 Piala Liga Inggris
Dave Sexton 1967-1974 Piala FA, Piala Winners UEFA
John Neal 1981-1985 Divisi 2 Liga Inggris
John Hollins 1985-1988 Full Member Cup
Bobby Campbell 1988-1991 Divisi 2 Liga Inggris, Full Members Cup
Ruud Gullit 1996-1998 Piala FA
Gianluca Vialli 1998-2000 Piala FA, Piala Liga Inggris, Charity Shield, Piala Winners UEFA, Piala Super UEFA
Jose Mourinho 2004-2007, 2013-2015 3 Liga Premier, 3 Piala Liga Inggris, Piala FA, Community Shield
Guus Hiddink 2009 Piala FA
Carlo Ancelotti 2009-2011 Liga Premier, Piala FA, Community Shield
Roberto DI Matteo 2012 Piala FA, Liga Champions UEFA
Rafael Benitez 2012-2013 Liga Eropa UEFA

Juventus Harus Waspadai Kekuatan Monaco

Juventus harus waspadai kekuatan Monaco, hal ini sependapat dengan Daniel Alves, pemain asal Brasil ini mengingatkan Juventus agar tidak terus terbuai keberhasilan menyingkirkan Barcelona. Dia menilai AS Monaco adalah tim yang sangat berbahaya. Seperti kita ketahui Nyonya Besar akan bertandang ke markas Monaco di Stade Louis II dalam laga leg pertama semifinal Liga Champions,

Keberhasilan menuju empat besar didapat Bianconeri setelah mengalahkan Barca dengan agregat 3-0. Daniel Alves sarankan agar timnya tetap membumi. Dia tak mau kemenangan atas Barca, yang jadi salah satu favorit juara musim ini, membuat timnya merasa paling unggul.

Akan jadi kesalahan terbesar kalau kami beranggapan sudah memenangi Liga Champions karena kami telah menyingkirkan Barcelona. Kami tidak boleh pergi ke Monaco dengan memperkirakan sebuah laga mudah. Mereka lebih dari sekadar satu atau dua pemain bintang. Mereka bermain sebagai sebuah tim dan tanpa tekanan

Lolosnya Monaco ke semifinal Liga Champions 2016-2017 membuat banyak pengamat kaget, tim asal Prancis ini dianggap sebagai salah satu tim kuda hitam di Liga Champions. Mereka berpeluang mengulang catatan pada 2004, yang ketika itu melaju ke babak final, namun harus puas jadi runner-up usai kalah 0-2 dari FC Porto.

Sebelum menghadapi Juventus, pelatih Monaco, Leonardo Jardim, sudah buat perjudian pada tengah pekan lalu dengan menurunkan lapis kedua di semifinal Piala Prancis, yang berujung dengan kalah 0-5 dari PSG di babak semifinal.

Juventus Harus Waspadai Monaco

Juventus Menilai Lini Depan Monaco Berbahaya

Juventus sadar bahwa ancaman dari Monaco terletak pada lini depan mereka yang sangat produktif. Hal ini akan menjadi senjata utama mereka untuk mengalahkan Juventus di semifinal Liga Champions. Monaco sejauh ini sudah mencetak 146 gol di semua kompetisi musim ini.

Pertandingan nanti tentunya akan berlangsung menarik, Buasnya lini depan Monaco akan bertemu dengan lini pertahanan Juventus yang solid di semifinal Liga Champions. Pertemuan pertama kedua tim akan dilangsungkan di Stade Louis II, Kamis (4/5/2017) dinihari WIB.

Radamel Falcao yang kembali tajam menjadi penyumbang gol terbanyak untuk Monaco dengan 28 gol, disusul penyerang belia Kylian Mbappe dengan 24 gol.