Juventus Raih Scudetto Liga Italia Seri A 2016-2017

Juventus bertepat pada pekan 37 hari minggu 21 Mei 2017 kembali berhasil meraih juara Scudetto Liga Italia Seri A 2016-2017 setelah mengalahkan tim lemah Crotone dengan skor meyakinkan 3-0. Kedatangan Crotone di Juventus Stadium, Nyonya Tua menurunkan kekuatan terbaiknya dan semua pemain termasuk Gonzalo Higuan di pasang sebagai starter. Pasukan Allegrini memang menguasai 70% jalanya pertandingan dari awal hingga usai.

Penyerang bernomor 17 yaitu Mario Mandzukic membuka gol pertama buat Juventus di menit 13 melalui kerjasama sayap kiri Juan Cuadrado memberikan umpan matang. Kemudian gelandang serang Paulo Pogba menambahkan keunggulan tuan rumah lewat tendangan bebas pada menit 39. Pada babak kedua Juventus hanya mampu menambah satu gol lewat Alex Sandro.

Lewat situs blog terupdate indrawan.net bahwa kemenangan tersebut cukup membuat posisi aman Juventus di posisi puncak klasemen Seri A hingga akhir musim. Mereka mengantongin 88 poin dari 37 laga unggul empat poin dari pesaing utama yaitu AS Roma yang berada di posisi kedua. Dengan menyisakan satu laga tetapi dipastikan Juventus menjadi Juara.

Bukan rahasia umum lagi Nyonya Tua meraih scudetto 33 atau keenam secara beruntun, membuat klub Italia pertama dalam sejarah kompetisi Seri A.

juventus-raih-scudetto-liga-italia-seri-a-2016-2017

Jalan Pertandingan Juventus vs Crotone

Juventus sejak awal peluit dibunyikan langsung menekan pertahanan tim tamu dan laga baru berjalan delapan menit sudah memperoleh kesempatan free kick yang dilakukan oleh Miralem Pjanic tapi sayang masih belum tepat sasaran.

Lalu selang lima menit kemudian Juventus unggul melalui gol Mandzukic memanfaatkan kecerobohan pemain belakang Crotone, Dia pas berada di tiang gawang dengan mudah hanya mencongkel bola ke sarang tamu untuk membawa tim tuan rumah memimpin 1-0.

Menit 39 terjadi pelanggaran terhadap Cuadrado di luar kotak penalti berbuah tendangan bebas pada saat itu ditunjuklah Dybala menjadi eksekutor tendangan bebas tersebut serta berhasil melepaskan bola melewati pagar pemain Crotone dan membuat kiper Alex Cordaz terdiam dan sementara Juve unggul 2-0 hingga selesai babak pertama.

Ada sebuah serangan balik pada menit 56 dimana Dybala langsung berhadapan dengan Cordaz dan menjebol gawang tapi wasit berkata lain tidak mensahkan gol karena terperangkap jebakan offside. Datang pada menit 75 tim tamu Crotone mendapat peluang dengan membahayakan gawang Gianluigi Buffon melalui tembakan jarak jauh Andrea Barbeis.

Lalu tujuh menit kemudian Juventus memperbesar keunggulan menjadi 3-0 lewat sundulan salah satu pemain Alex Sandro menerima umpan manis sepak pojok Dybala yang memantul ke tanah. Masuk waktu injury time striker Mandzukic sebenarnya nyaris menambah kedudukan tapi sangat disayangkan tendangan spekulasi dari jarak jauh masih dapat ditepis.

Susunan Pemain

Juventus:

Gianluigi Buffon, Dani Alaves, Leonardo Bonucci, Medhi Benatia, Alex Sandro, Claudio Marchisio, Miralem Pjanic, Juan Cuadrado, Paulo Dybala, Mario Mandzukic, Gonzalo Higuaín.

Pelatih: Massimiliano Allegri

Crotone:

Alex Cordaz, Aleandro Rossi, Federico Ceccherini, Gian Marco Ferrari, Bruno Martella, Andrea Barberis, Andrea Nalini, Aleksandar Tonev, Diego Falcinelli, Lorenzo Crisetig, Marcus Rohdén

Pelatih: Davide Nicola

Juventus Harus Waspadai Kekuatan Monaco

Juventus harus waspadai kekuatan Monaco, hal ini sependapat dengan Daniel Alves, pemain asal Brasil ini mengingatkan Juventus agar tidak terus terbuai keberhasilan menyingkirkan Barcelona. Dia menilai AS Monaco adalah tim yang sangat berbahaya. Seperti kita ketahui Nyonya Besar akan bertandang ke markas Monaco di Stade Louis II dalam laga leg pertama semifinal Liga Champions,

Keberhasilan menuju empat besar didapat Bianconeri setelah mengalahkan Barca dengan agregat 3-0. Daniel Alves sarankan agar timnya tetap membumi. Dia tak mau kemenangan atas Barca, yang jadi salah satu favorit juara musim ini, membuat timnya merasa paling unggul.

Akan jadi kesalahan terbesar kalau kami beranggapan sudah memenangi Liga Champions karena kami telah menyingkirkan Barcelona. Kami tidak boleh pergi ke Monaco dengan memperkirakan sebuah laga mudah. Mereka lebih dari sekadar satu atau dua pemain bintang. Mereka bermain sebagai sebuah tim dan tanpa tekanan

Lolosnya Monaco ke semifinal Liga Champions 2016-2017 membuat banyak pengamat kaget, tim asal Prancis ini dianggap sebagai salah satu tim kuda hitam di Liga Champions. Mereka berpeluang mengulang catatan pada 2004, yang ketika itu melaju ke babak final, namun harus puas jadi runner-up usai kalah 0-2 dari FC Porto.

Sebelum menghadapi Juventus, pelatih Monaco, Leonardo Jardim, sudah buat perjudian pada tengah pekan lalu dengan menurunkan lapis kedua di semifinal Piala Prancis, yang berujung dengan kalah 0-5 dari PSG di babak semifinal.

Juventus Harus Waspadai Monaco

Juventus Menilai Lini Depan Monaco Berbahaya

Juventus sadar bahwa ancaman dari Monaco terletak pada lini depan mereka yang sangat produktif. Hal ini akan menjadi senjata utama mereka untuk mengalahkan Juventus di semifinal Liga Champions. Monaco sejauh ini sudah mencetak 146 gol di semua kompetisi musim ini.

Pertandingan nanti tentunya akan berlangsung menarik, Buasnya lini depan Monaco akan bertemu dengan lini pertahanan Juventus yang solid di semifinal Liga Champions. Pertemuan pertama kedua tim akan dilangsungkan di Stade Louis II, Kamis (4/5/2017) dinihari WIB.

Radamel Falcao yang kembali tajam menjadi penyumbang gol terbanyak untuk Monaco dengan 28 gol, disusul penyerang belia Kylian Mbappe dengan 24 gol.