Jangan Pernah Berbohong Pada Anak

Jangan Pernah Berbohong Pada Anak

Tanpa disadari orang tua terkadang telah berbohong pada anak- anak mereka setiap hari. Mungkin Anda tak bermaksud dan menganggap tindakan Anda pada anak sebagai suatu kebohongan, melainkan menganggapnya sebuah trik untuk memberi pengertian atau menenangkan anak. Namun tau kah Anda, bila Anda melakuka ini terus menerus, maka secara tidak langsung Anda akan mengajarkan anak untuk berbohong.

Lambat laun, saat anak mulai beranjak besar, ia akan mulai mengerti dan menyimpulkan bahwa tidak apa- apa berbohong karena ayah dan ibu juga melakukannya. Karena itu sebaiknya mulai lah hilangkan kebiasaan berbohong Anda pada anak agar anak- anak tak jadi pendusta di kemudian hari.

Membesarkan anak memang tidak mudah, dan terkadang mengatakan sesuatu dengan jujur pada anak membuat segala sesuatunya jadi rumit pada awalnya, akan tetapi bersikap jujur memang adalah suatu keharusan yg dicontohkan oleh orang tua pada para buah hati mereka. Karena itu sebaiknya hindari beberapa kata bohong yg sering kali Anda ucapkan tanpa sadar ini.

“Ayah dan ibu takkan membiarkan hal buruk terjadi pada kamu.”

Setiap orang tua tentu ingin melindungi anaknya dari berbagai macam bahaya yg ada di luar sana. Hal ini sangat wajar. Akan tetapi sangat tidak mungkin bagi orang tua untuk mampu melindungi anak- anak mereka 100 persen setiap waktu. Karena itu daripada memberikan iming- iming Anda akan melindungi dan menjaganya setiap waktu, katakanlah kebenaran.

Yakinkan anak agar ia merasa terlindung, namun juga beritahu padanya bahwa bahaya memang ada di mana pun. Ajarkan pula ia bagaimana cara melindungi diri dan menghadapi situasi yg tak nyaman hingga berbahaya bagi dirinya. Sebagian orang tua menganggap cara ini seolah menakuti anak, akan tetapi ini memang fakta yg harus diketahui oleh anak. Sangat penting bagi Anda untuk memilih kata dengan sangat seksama agar anak- anak tidak mengalami kecemasan. Dengan begitu, anak akan lebih berhati- hati pada orang asing di tempat umum.

“Arena bermain sudah tutup”

Bagi sebagian orang tua, kata- kata ini jadi andalan saat mereka tak mau membawa anak ke arena bermain lantaran memiliki terlalu banyak pekerjaan. Padahal faktanya arena bermain buka. Dari pada berbohong pada anak demi menghindari kerepotan untuk memberi pemahaman, maka sebaiknya katakan saja faktanya. Memang akan merepotkan saat Anda harus memberikan fakta pada anak dan memberikan pemahaman padanya. Anak pun tak akan selalu mengerti kerepotan Anda sehingga mungkin ia akan terus merengek dan mengeluh. Namun hal ini wajar dan normal.

Dengan memberi tau fakta pada anak, mereka akan belajar bahwa mereka tak selalu memiliki semua yg mereka inginkan sepanjang waktu. Mengatakan kebenaran juga membuat Anda menjadi orang tua yg jujur dan memberikan contoh serta teladan yg baik bagi anak dikemudian hari.

“Berbohong untuk kebaikan itu diperbolehkan.”

Terkadang orang tua sengaja berbohong untuk membujuk anak untuk melakukan sesuatu. Misalnya saja saat Anda pertama kali membawa anak ke dokter untuk disuntik. Biasanya Anda akan meyakinkan anak bahwa disuntik sama sekali tak akan sakit. Namun anak akan tau setelah disuntik bahwa ternyata disuntik itu sakit dan mereka pun menjadi kesal lantaran menyadari orangtuanya telah berbohong.

Dari pada berbohong pada anak, lebih baik katakan pada mereka bahwa suntikan akan sedikit sakit, akan tetapi nanti akan berakhir dan tak sakit lagi. Jelaskan kenapa mereka membutuhkan suntikan tersebut dan kenapa mereka harus melakukannya. Bila Anda berdusta, anak akan mengira Anda berbuat jahat padanya.