Berbahagia Dengan Bersedekah

Berbahagia Dengan Bersedekah

Sedekah adalah kunci kebahagiaan.

Sedekah membuka pintu rezeki.

Sedekah menghapus dosa.

Sedekah penawar  penyakit.

Mungkin Anda sudah sangat sering membaca atau mendengar kalimat-kalimat di atas dalam kehidupan sehari-hari Anda. Namun sayangnya masih banyak yang tidak menyadari betapa besarnya manfaat sedekah bagi kehidupan kita. Tak sedikit orang yg menganggap enteng perintah bersedekah, yg sebenarnya ada dalam ajaran semua agama.

Baru-baru ini sebuah penelitian menemukan bahwa sedekah ternyata adalah kunci dari hidup bahagia. Bila memang begitu, itu artinya kunci kehidupan yg bahagia tidaklah sesulit dan semahal yg Anda pikir selama ini. Dengan rajin bersedekah dan memberikan sumbangan dengan hati ikhlas, maka Anda akan mendapatkan kebahagiaan.

Para ahli menemukan bahwa bersedekah memberikan efek baik pada area otak manusia. Mereka menyebutkan bahwa otak manusia yg rajin bersedekah mengalami perubahan positif yg menghasilkan rasa bahagia. Terdapat perbedaan yg cukup besar antara otak orang yg suka bersedekah dengan mereka yg hanya memikirkan diri sendiri.

Penelitian yg dilakukan oleh University of Zurich Neuroeconmostis tersebut menyebutkan bahwa saat kita menolong seseorang, akan menghadirkan cahaya hangat yg membuat seseorang mudah tersenyum dan lebih bahagia dalam menjalani hidup.

Para peneliti ini membagi 50 orang partisipan dalam dua kelompok. Kelompok pertam amereka berikan sejumlah uang yg harus disedekahkan ke orang lain atau saudara terdekat mereka. Sementara itu kelompok kedua diberikan uang yang ditujukan untuk mereka gunakan sendiri.

Kelompok pertama diberi tugas untuk membuat rencana mengenai uang yg akan mereka bagikan. Apakah uang tersebut akan mereka berikan pada satu orang, atau membagikannya kepada beberapa orang berbeda.

Selama dalam proses pengambilan keputusan tersebut dan dalam merencanakan pembagian uang, para peneliti meneliti kegiatan aktivitas otak pada bagian temporopariental atau area otak yg memproses empati, ventral striatrum atau bagian otak yang memproses kebahagiaan dan orbitofrontal cortex atau area otak yg berfungsi dalam mengambil keputusan.

Hasilnya, kelompok pertama yg ditugaskan untuk bersedekah tersebut memperlihatkan aktivitas otak yg jauh lebih positif dan bahagia dibandingkan dengan mereka yg menggunakan uang untuk kebutuhan diri mereka sendiri.

Bersedekah Tak Harus Dalam Jumlah Besar

Dijelaskan bahwa seseorang tak butuh uang dalam jumlah besar untuk mulai berbagai dan bersedekah. Kebahagiaan yg terlihat dalam penelitian tersebut kualitasnya sama walau uang yg disedekahkan besar atau pun kecil.

Karena itu, jangan lagi menganggap enteng anjuran untuk bersedekah. Namun yg perlu Anda ingat, bersedekahkanlah dengan ikhlas dan tulus. Anda tidak akan mendapatkan manfaat sedekah bila Anda tak melakukannya dengan iklhas dan hanya berharap pujian atau memamerkan kebaikan.

Selain itu, perlu juga Anda perhatikan kemana sebaiknya Anda bersedekah. Sebaiknya cari tau dulu siapa yg akan Anda berikan sedekah, agar bantuan yg Anda berikan tepat sasaran dan bermanfaat.  Lebih baik bila Anda memberikan sendiri sedekah Anda ketimbang melakukannya lewat pihak ketiga.

Belakangan media kerap memberitakan tindakan oknum-oknum tertentu yg memanfaatkan kata sedekah untuk meraup keuntungan bagi diri mereka sendiri.