Fakta Penyakit Lupus Untuk diketahui

Penyakit lupus agaknya tidak setenar penyakit sejenis seperti kanker, jantung, atau AIDS. Padahal pada faktanya, Lupus merupakan suatu jenis penyakit yang cukup berbahaya menyerang tubuh. Penyakit ini muncul dan menyerang antibodi seseorang agar menghancurkan kekebalan tubuhnya sendiri. Kondisi ini bisa berakibat fatal jika tidak segera mendapatkan penanganan yang tepat. Hingga saat ini masih banyak masyarakat yang kurang mengetahui tentang berbagai fakta terkait penyakit yang banyak diderita wanita ini. Oleh sebab itu, kami merangkum untuk anda beberapa fakta tentang penyakit lupus yang wajib untuk diketahui. Simak ya!

Penyakit Lupus

Penyakit Lupus, Serangan Antibodi Sendiri

Penelitian membuktikan bahwa penyakit lupus merupakan jenis penyakit yang menyerang imunitas. Penyakit ini muncul karena adanya antibodi yang menyerang diri sendiri. Berbanding dengan penyakit AIDS yang membuat antibodi tidak bekerja dengan baik, penyakit lupus justru menghasilkan banyak antibodi yang tidak terkendali. Antibodi tersebut pada akhirnya akan menyerang tubuh, dan mengakibatkan tubuh semakin lemah.

Penyakit Lupus didominasi Wanita

Penderita lupus atau biasa disebut Odapus lebih banyak diderita oleh kaum hawa. Nah, bagi anda para wanita harus lebih berhati-hati ya. Banyak odapus yang menderita penyakit ini justru di usia produktif. Alasan mengenai hal ini pun juga belum diketahui secara pasti. Selain menyerang wanita, fakta bahwa wanita dengan  pigmen kulit lebih banyak yang menjadi korban pun tidak bisa terbantahkan hingga saat ini.

Penyakit Lupus Terbagi 3 Jenis

Penyakit lupus dibedakan menjadi tiga jenis berdasarkan tingkat bahayanya. Pertama adalah Systemic Lupus Erythematosus (SLE). Tipe SLE ini merupakan yang paling berbahaya dan seringkali dibicarakan banyak orang. SLE lebih mengkhawatirkan karena menyerang banyak organ vital seperti ginjal, paru-paru, maupun jantung.

Kedua adalah Cutaneous Lupus Erythematosus. Tipe kedua ini lebih fokus menyerang bagian kulit saja yang ditampakkan dengan adanya ruam merah pada kulit tersebut. Tipe ketiga adalah Drug-induced Lupus Erythematosus, untuk yang terakhir ini penderitanya lebih banyak pria karena biasanya lupus tipe ketiga ini disebabkan oleh adanya konsumsi obat-obatan tertentu.

Penyakit Lupus Sulit dideteksi

Kemiripan gejala lupus dengan penyakit secara umum seperti thypus, TBC, atau sekadar flu saja akhirnya menyulitkan beberapa pihak untuk mendeteksi  penyakit ini. Akibatnya, lupus baru bisa disadari saat sudah berada dalam tahap parah. Hal ini dikarenakan biasanya lupus hanya memunculkan ruam kemerahan pada kulit dan membutuhkan waktu bulan hingga tahun untuk sampai pada gejala yang sebenarnya. Untuk mengetahuinya, hanya bisa dilakukan dengan pemeriksaan laboratorium.

Penyakit Lupus Bukan Penyakit Menular

Anda bisa tenang karena secara umum penyakit lupus bukan termasuk penyakit menular. Lupus menjadi berbahaya apabila peradangan sudah mencapai pada organ vital seseorang. Jadi, anda bisa dengan aman bersosialisasi dengan penderita lupus karena mereka juga membutuhkan dukungan dari lingkungan sekitar.

Penyakit Lupus Belum Ada Obatnya

Belum tersedianya obat bagi penyakit ini cukup mengkhawatirkan. Kasus meninggalnya odapus lebih disebabkan karena adanya peradangan yang tidak lagi bisa diatasi. Sementara ini pengobatan lupus hanya terbatas pada terapi saja.

Penyakit Lupus Penderitanya Bisa Hidup Normal

Rata-rata pengidap lupus masih bisa menunjukan karya hebatnya. Simak saja Selena Gomez, Toni Braxton, dan Kristen Johnson yang tetap hadir dengan karya mereka meskipun masuk dalam penderita lupus.

Penyakit Lupus Ada Penyebabnya

Penyebab penyakit lupus sampai saat ini belum diketahui secara pasti. Namun, beberapa ahli berpendapat bahwa faktor genetik seperti hormon dan paparan radikal bebas yang menjadi sebab munculnya penyakit ini dalam tubuh.

Pada umumnya, penyakit memang merupakan suatu gangguan kesehatan yang harus segera dituntaskan.  Pengobatan penyakit lupus hingga saat ini hanya terbatas pada terapi yang tidak mampu menyembuhkan secara signifikan. Namun, penderita lupus masih tetap bisa berkarya dengan baik meski mengidap lupus dalam waktu cukup lama. Tentunya, tetap didampingi dengan pola hidup sehat ya, karena kesehatan sangat mahal harganya.

Demikianlah yang dapat kami sampaikan tentang fakta penyakit lupus yang bisa menjadi referensi. Semoga bermanfaat.