Apa Yang Terjadi Bila Anda Berhubungan Seks Terlalu Sering?

Apa Yang Terjadi Bila Anda Berhubungan Seks Terlalu Sering?

Seks tak hanya menyenangkan namun juga sangat bermanfaat. Selain bisa menambah keintiman dan romantisma dengan pasangan, seks juga sangat baik bagi kesehatan. Para ahli pun menganjurkan setiap pasangan untuk melakukan hubungan seks setidaknya dua kali dalam seminggu. Namun apa yg terjadi bila Anda terlalu sering melakukan seks?

Mungkin memang terdengar tak masuk akal, saat seks yg disebut sangat baik untuk kesehatan tersebut bisa membuat seseorang berakhir dalam kesengsaraan. Akan tetapi hal tersebut memang bisa terjadi bila Anda melakukan seks terlalu sering.

Lecet dan Memar

Ini adalha salah saut efek yg jelas lantaran seks berlebihan, tepatnya karena banyaknya gesekan yg terjadi. Hal tersebut terutama terjadi saat Anda melalukan seks yg kasar. Lecet ini akan membuat Anda sangat tak nyaman untuk berhubungan seks dalam posisi tertentu, dan memar juga akan terasa sangat menggangu setelah Anda menyadarinya.

Nyeri Dan Pembengkakan

Wanita memang rentan merasakan nyeri setelah melakukan hubungan seks. Hal tersebut terjadi lantaran gesekan pada dinding vagina saat penetrasi. Bila pasangan Anda mengalami rasa nyeri, Anda bisa memilih cara lain untuk membuat pasangan Anda senang dengan menghindari penetrasi untuk sementara waktu.

Dehidrasi

Berhubungan seks memang melibatkan fisik yg akan membuat Anda berkeringat dan kehilangan banyak cairan. Bila Anda melakukan hubungan seks berulang kali tanpa minum maka Anda bisa mengalmai dehidrasi dalam waktu singkat. Terutama bila Anda mengkonsumsi alkohol sebelum atau pada saat seks. Walau tak berbahaya hal ini adalah masalah paling umum yg terjadi saat seseorang melakukan seks terlalu sering.

Infeksi Saluran Kencing

Infeksi saluran kencing atau ISK juga bisa jadi sangat tak nyaman bahkan menyakitkan. Seks terlalu sering terutama dengan pasangan yg berbeda bisa mengakibatkan wanita mengalami kondisi ini. Tabung uretra yg menghubungkan daerah luar ke dalam kandung kemih berada tepat di sebelah vagina.

Nah bila Anda terlalu sering berhubungan seks, bakteri dari vagina akan masuk ke dalam lubang uretra yg menghubungkan kandung kemih. Dan saat Anda melakukan banyak aktivitas seks dalam waktu singkat, maka Anda rentan terkena ISK ini.

Nyeri Punggung Bawah

Setelah melakukan penetrasi dalam waktu yg lama, Anda juga bisa menderita nyeri punggung bawah. Hal tersebut dapat membuat hubunga seks menjadi tak menyenangkan lagi. Akan tetapi Anda mungkin harus mencoba posisi yg tak memberikan tekanan pada punggung Anda atau bahkan menghindari seks hingga Anda merasa lebih baik.

Penurunan Penglihatan

Walau mungkin terdengar aneh, akan tetapi ada banyak orang yg pernah mengeluhkan hal ini. Biasanya masalha ini terjadi lantaran pembuluh darah di mata pecah selama aktivitas seksual. Namun Anda tak perlu terlalu khawatir karena biasanya akan sembuh dengan sendirinya seiring dengan waktu.

Rambut Rontok

Percaaya atau tidak seks yg terlalu banyak memang bisa membuat rambut rontok. Faktanya berhubungan seks meningkatkan tingkat dihydrotestosterone atau DHT di dalam tubuh. Homon ini akan menyebabkan rambut rontk lantaran ia dapat membunuh folikel rambut dan menyebabkan pola kebotakan pada pria.

Penis Patah

Penis memang tak bertulang. Akan tetapi bukan berarti penis tak bisa mengalami fraktur atau patah. Bila Anda mengalami hal ini biasanya Anda akan mendengar suara gemeretak yg diikuti dengan hilangnya ereksi. Ini biasanya akan mengakibatkan pembengkakan di pangkal penis atau skrotum.

Seks Bisa Meningkatkan Kemampuan Otak

Frekuensi berhubungan seks yg ideal bagi tiap pasangan tentu berbeda. Akan tetapi para peneliti dan ahli menyebutkan bahwa sebaiknya pasangan menikah melakukan hubungan seks setidaknya dua kali dalam seminggu.

Bahkan baru-baru ini sebuah penelitian yg dilakukan oleh Universitas Oxford menyatakan bahwa tingginya frekuensi seks bisa membantu meningkatkan kemampuan otak Anda. Dalam studi tersebut dijelaskan bahwa orang- orang yg sering dan melakukan hubungan seks dengan pasangan mereka secara teratur, memiliki nilai skor yg lebih tinggi dalam serangkaian tes mental. Selain itu kefasihan verbal mereka juga lebih baik. Tak hanya itu, bahkan kemampuan mereka dalam melihat objek secara visual juga meningkat.

Seks Bisa Meningkatkan Kemampuan Otak

Penelitian yg diadakan tahun lalu tersebut, menunjukkan fakta bahwa orang dewasa yg lebih aktif dalam berhubungan seksual pada umumnya akan mendapatkan skor lebih tinggi dalam tes kognitif.

Di tempat berbeda, sebuah studi yg dirilis oleh Oregon State University juga menemukan bahwa para karyawan yg melakukan hubungan seks lebih banyak juga memiliki semangat kerja yg lebih tinggi. Mereka juga dinilai memiliki kepuasan kerja lebih besar ketimbang mereka yg jarang atau tidak rutin melakukan hubungan seks.

Hasil studi ini membuktikan bahwa sensasi kepuasaan atau yg biasa disebut afterglow seksual yg dihasilkan oleh hormon seks, dopamin dan oksitoksin, bertahan hingga 24 jam. Sensasi kepuasaan seksual ini berperang dalam mempengaruhi persepsi dan kinerja para karyawan yg menjadi responden dalam penelitian tersebut.  Uniknya, studi ini melibatkan 73 orang karyawan yg berusia 50 tahun hingga 83 tahun. Usia ini dikategorikan usia lanjut, baik pria atau pun wanita.

Penelitian Membuktikan Seks Bermanfaat Bagi Otak

Studi ini mencoba mencari tau seberapa sering para responden tersebut melakukan hubungan seksual selama 12 bulan terakhir dan nanti dikategorikan pada rentang waktu dari yang tidak sama sekali hingga satu kali dalam seminggu. Para peneliti juga mencatat rincian kesehatan dan gaya hidup keseharian mereka.

Responden terbagi atas 28 orang pria dan 45 wanita. Dalam peneltian ini mereka diberikan tes yg biasa digunakan untuk mengukur pola fungsi otak pada orang-orang berusia lanjut. Dengan tes tersebut, mereka akan dinilai mengenai perhatian, ingatan, kefasihan berbicara, bahasa dan juga kemampuan ruang.

Dari test tersebut didapatkan hasil bahwa para responden dengan tingkat aktivitas seksual paling tinggi atau lbeih dari satu kali dalam satu minggu, mendapatkan nilai terbaik. Dari serangkaian tes tersebut disebutkan bahwa perbedaan paling menonjol dari hasil tes tersebut adalah kemampuan verbal mereka.

Akan tetapi ternyata frekuensi berhubungan seks tidak meningkatkan rasa perhatian mereka. Tinggi atau tidaknya frekuensi seks mereka tidak memiliki pengaruh pada memori dan kosa kata. Akan tetapi menghasilkan kemampuan visual yg lebih tinggi.

Peneltian ini membuktikan bahwa berhubungan seks sangat bermanfaat bagi kesehatan tubuh. Sudah cukup banyak penelitian yg dilakukan terkait hal ini. Bukan hanya meningkatkan kemampuan otak, berhubungan seks secara rutin juga diyakini bisa meningkatkan kesehatan jantung dan bahkan memperpanjang umur seseorang dan membuat kita tampak lebih awet muda.

Tak hanya itu, berhubungan seks secara rutin dengan pasangan juga dipercaya bisa membuat lebih gembira dan rileks. Bahkan bisa membantu Anda mendapatkan tubuh ideal. Soalnya, berhubungan seks membantu Anda membakar kalori, sama halnya seperti saat sedang berolahraga.