Jangan Beri Madu Pada Anak Di Bawah 1 Tahun

Jangan Beri Madu Pada Anak Di Bawah 1 Tahun

Tentu Anda tau bahwa madu memiliki begitu banyak khasiat bagi tubuh kita. Disebut sebagai obat berbagai macam penyakit madu memang terbukti bisa mengatasi gangguan pencernaan di samping manfaatnya untuk meningkatkan sistem kekebalan dan daya tahan tubuh. Selain itu madu juga memiliki manfaat yg sangat baik bagi kesehatan. Mengatasi jerawat, melembabkan bibir, hingga membuat rambut berkilau.

Akan tetapi taukah Anda, dibalik khasiatnya luar biasa tersebut, ternyata madu justru berbahaya bila diberikan pada anak yg berusia di bawah 1 tahun. Sayangnya banyak yg tak mengetahui hal ini.

Cukup banyak orang yg hingga saat ini percaya bahwa madu juga memiliki khasiat yg sama bagusnya untuk bayi mereka. Bahkan tak sedikit orang yg langsung memberikan madu pada bayinya yg baru lahir. Karena itu sebaiknya Anda mulai meluruskan pemahaman yg salah mengenai madu yg selama ini sudah dipercaya selama turun temurun.

Lantas kenapa efek madu yg sangat baik tersebut bisa berubah saat diberikan pada bayi di bawah satu tahun? Hal tersebut terjadi karena ada sejenis kuman yg sangat menyukai madu. Kuman ini bernama Clostridium botulinum.

Bakteri tersebut bisa memproduksi racun botulin yg menyebabkan terjadinya botulisme yaitu penyakit yg bisa menyebabkan terjadinya kekakuan otot yg kadang bisa bersifat sangat fatal. Karena alasan inilah madu sangat dilarang bagi bayi yg berusia di bawah satu tahun. Apalagi bila pelumpuhan otot ini terjadi pada pernapasan bayi, maka akibatnya bisa sangat fatal. Lantaran resiko yg terlalu tinggi inilah maka sebaiknya Anda tak memberikan madu pada anak di bawah usia 1 tahun.

Bila bakteri tersebut masuk dalam tubuh anak, maka ia akan tumbuh di dalam usus dan melepaskan neurotoxin yg bisa mengakibatkan kelumpuhan otot- otot sehingga anak bisa mengalami diare atau bahkan tak bisa buang air besar.

Tunda Beri Madu Pada Anak Untuk Mengurangi Resiko

Karena itu para pakar medis tak menyarankan untuk memberikan madu pada bayi di bawah 12 bulan, baik dalam bentuk asli atau pun yg sudah dicampurkan ke dalam makanan atau minuman mereka.  Walau begitu, efek buruk madu ini memang tak akan selalu terjadi. Bila Anda memiliki madu berkualitas baik, biasanya tak akan ada bakteri Clostridium botulinum di dalamnya. Namun sebaiknya kita tak mengambil resiko dengan memberikan anak madu sebelum waktunya.

Namun berbeda ceritanya saat anak sudah melewati usia satu tahun. Madu bisa jadi salah satu nutrisi yg baik yg bisa Anda berikan padanya. Kandungan antioksidan yg terdapat pada madu bisa meningkatkan kekebalan tubuh anak dan membuatnya lebih tahan dari berbagai macam penyakit. Selain itu madu juga adalah sumber energi yg baik bagi anak yg sedang aktif bergerak.

Anda bisa mencampur madu dengan air hangat, bisa mencapurnya dengan perasan jeruk atau memberikannya begitu saja pada anak. Selain itu tak ada salahnya juga mengganti selai dengan madu sehingga anak bisa mendapatkan manfaat baik madu.

Perhatikan juga bagaimana cara Anda menyimpan madu agar cairan yg dihasilkan lebah ini tetap memiliki kandungan bermanfaat bagi tubuh dan kita bisa mendapatkan semua khasiat baiknya.