Berbeda Jenis Rambut, Beda Pula Frekuensi Keramasnya

Berbeda Jenis Rambut, Beda Pula Frekuensi Keramasnya
152493605

Setiap orang tentu ingin memiliki rambut indah dan sehat, baik pria atau pun wanita. Untuk mendapatkan rambut sehat dan indah, tentu kita membutuhkan perawatan serta penanganan yg tepat. Di samping memberikan nutrisi yg tepat bagi rambut, bagaimana cara kita merawat dan menjaga kebersihan rambut juga sangat berperan penting pada keindahan dan kesehatan rambut.

Akan tetapi sayangnya banyak orang yg melakukan kesalahan pada saat merawat rambut mereka, bahkan pada proses perawatan paling sederhana seperti keramas atau cuci rambut.  Beberapa orang menganggap remeh keramas dan tak terlalu memperhatikan bagaimaan seharusnya keramas dilakukan. Padahal bagaimana Anda keramas sangat berpengaruh pada kondisi rambut Anda.

Mencuci rambut atau keramas seharusnya tak dilakukan dengan sembarangan dan serampangan. Beda jenis tambut maka berbeda pula metode keramas yg seharusnya dilakukan. Bila dilakukan terlalu serung, maka rambut akan kehilangan nutrisi alaminya. Sementara saat Anda terlalu jarang keramas, maka rambut akan kotor, lengket dan membuat penampilan jadi kumal. Pertanyaannya, seberapa seringkah seharusnya kita keramas?

Perlu Anda ketahui bahwa rambut kita menghasilkan sebum atau sekresi minyak dari kelenjar di kulit kepala kita yg memiliki fungsi sebagia kondisioner alami tubuh. Masalahnya, saat sebum yg dihasilkan terlalu banyak, maka rambut akan jadi sangat berminyak dan bahkan menimbulkan bau tak sedap. Karena alasan inilah maka rambut kita harus dicuci secara rutin.

Namun frekuensi pencucian ini sangat tergantung pada sedikit banyaknya produksi sebum yg berbeda pada setiap orang. Namun pada umumnya keramas idealnya dilakukan dua hingga tiga kali dalam seminggu. Akan tetapi Anda tetap harus memperhatikan jenis rambut Anda, gaya hidup hingga iklim tempat tinggal Anda. Hal ini akan sangat berpengaruh pada sebum yg dihasilkan oleh rambut sehingga juga berpengaruh pada frekuensi keramas Anda.

Rambut Tipis Lebih Mudah Terlihat Lepek, Rambut Tebal Boleh Keramas Lebih Jarang

Bila rambut Anda cenderung tipis maka tentu akan lebih mudah terlihat lepek dan kusam bila berminyak. Karena itu bila Anda keramas secara teratur maka bisa membuatnya lebih bercahaya. Tiga kali seminggu bisa dinilai cukup ideal sebagai frekuensi keramas orang dengan rambut cenderung tipis. Sebaiknya setelah keramas, selalu berikan rambut Anda kondisioner untuk mengembalikan kelembaban dan nutrisi rambut yg hilang setelah keremas.

Sementara itu bila Anda memilik rambut yg tebal, maka frekuensi keramas Anda bisa lebih jarang. Misalnya dua kali dalam seminggu. Namun bila Anda merasa gerah dan tak bersih, sebaiknya cuci rambut Anda tanpa menggunakan shampoo. Basahi kepala Anda dan gosok kulit kepala di bawah shower. Hal ini akan menghilangkan kulit mati dan juga mengurangi minyak di rambut Anda tanpa harus mencucinya dengan shampoo. Soalnya kebanyakan shampoo mengandung sulfat yg  bisa menghilangkan nutrisi dari rambut Anda.

Berbeda lagi halnya bila Anda adalah seseorang yg aktif berolahraga, berkeringat cukup banyak atau sering beraktivitas di luar ruangan hingga rambut menjadi lebih mudah kotor. Sebaiknya keramas dengan frekuensi lebih sering namun dengan shampoo berformula lembut. Akan tetapi sebaiknya jangan lakukan tiap hari lantaran keramas tiap hari dengan shampoo berformula lembut pun bisa membuat rambut kehilangan cahayanya.

 

Kebiasaan Sepele Yang Membahayakan Rambut

Rambut bagaikan mahkota bagi wanita. Bahkan rambut juga disebut sebagai salah satu simbol kecantikan wanita. Tak bisa dipungkiri, rambut yg terawat, sehat dan indah bisa membuat pancaran aura wanita menjadi makin menarik.

Bahkan tak jarang para wanita rela mengeluarkan uang yg tak sedikit demi merawat dan menjaga rambut mereka tetap sehat dan indah. Baik membeli produk perawatan berkualitas atau menyisihkan dana khusus untuk merawat rambut ke salon.

Rambut bagaikan mahkota bagi wanita. Bahkan rambut juga disebut sebagai salah satu simbol kecantikan wanita. Tak bisa dipungkiri, rambut yg terawat, sehat dan indah bisa membuat pancaran aura wanita menjadi makin menarik. Bahkan tak jarang para wanita rela mengeluarkan uang yg tak sedikit demi merawat dan menjaga rambut mereka tetap sehat dan indah. Baik membeli produk perawatan berkualitas atau menyisihkan dana khusus untuk merawat rambut ke salon. Akan tetapi sayangnya banyak wanita yg justru tak menyadari bahwa mereka telah melakukan sejumlah kebiasaan buruk yg ternyata bisa mengurangi kecantikan rambut. Bahkan kebiasaan-kebiasaan sederhana ini ternyata telah merusak rambut Anda tanpa Anda sadari. Hal-hal ini begitu sepele dan biasa sehingga kadang bahkan Anda tidak sadar bahwa tindakan tersebut salah dan bisa membahayakan kesehatan rambut Anda. Berikut adalah tiga kesalahan yg paling umum dan sering dilakukan oleh wanita dalam menata rambut sehingga dapat membahayakan kesehatan rambut: Mewarnai rambut sendiri di rumah Pada dasarnya mewarnai rambut sendiri memang bukan pekerjaan sulit. Apalagi sekarang juga sudah banyak beredar produk pewarna rambut dalam berbagai merek, jenis, harga dan kualitas di pasaran. Tak sulit menemukannya di toko kosmetik bahkan swalayan. Lantaran terbilang gampang, banyak wanita yg memutuskan untuk melakukan sendiri pewarnaan rambut di rumah. Tentu cara ini dirasa lebih murah ketimbang harus membayar mahal di salon.  Namun ternyata keputusan ini tak terlalu baik bagi rambut Anda. Karena ternyata teknik perawatan dan pewarnaan rambut di salon yg lebih kompleks akan bermanfaat dalam merawat rambut Anda. Dengan kata lain, Anda bisa menjamin rambut tetap sehat walau diwarnai bila menggunakan jasa penata rambut profesional. Sementara bila melakukannya sendiri di rumah, Anda justru beresiko merusak rambut dengan teknik yang salah atau bahkan produk yang tidak berkualitas. Menggunakan alat penataan rambut elektronik tanpa perlindungan Rata-rata setiap wanita akan mengeringkan dan mem-blow rambut dengan hair dryer setiap selesai keramas. Di samping itu juga banyak yg setiap harinya menggunakan cotakan atau pengeriting rambut untuk terlihat rapi dan cantik. Belakangan rutinitas seperti ini hampir tak bisa dihindari oleh para wanita. Namun sayangnya banyak yang lupa untuk mengaplikasikan perlindungan pada rambut mereka sebelum mereka menggunakan alat-alat elektronik dengan suhu panas tersebut. Seringkali, dalam penggunaan jangka panjang, rambut justru jadi kering, kusam dan rontok. Anda bisa mendapatkan berbagai produk yg ditujukan untuk hal ini. Sebaiknya jangan lupa untuk mengaplikasikannya setiap kali Anda akan memaparkan rambut pada suhu panas alat elektronik. Menggunakan hair dryer atau catokan saat rambut masih basah juga adalah tindakan yg salah. Setidaknya tunggu hingga rambut kering 80 persen sebelum membiarkannya terkena suhu panas dari alat-alat elektronik tersebut. Menggunakan catotak atau hair dyer pada saat rambut masih terlalu basah, sama saja seperti merebus batang rambut Anda sendiri. Tentu ini bisa berbahaya bagi kesehatan rambut. Sayangnya banyak yg melupakan hal ini dan justru mengaplikasikannya pada saat rambut basah karena terburu-buru. Mengikat Rambut Terlalu Erat Hal ini mungkin terdengar sangat sepele, bahkan mungkin tak pernah Anda sadari dan perhatikan. Namun kita memang cenderung mengikat rambut seerat mungkin dengan harapan rambut akan tetap tertata rapi. Apalagi gaya ekor kuda atau ponytail yg memang dirasa praktis untuk tampil rapi. Kadang bahkan kita menggelung rambut supaya tidak mengganggu dan mengikatnya dengan sangat kencang. Namun ternyata mengikat rambut terlalu erat dan kencang bisa membuat rambut menjadi rapuh. Ikatan yg terlalu kencang pada rambut bisa menciptakan trauma pada helai rambut sehingga rambut menjadi rontok. Karena itu sebaiknya longgarkan ikatan rambut dan jangan selalu mengikat rambut sepanjang waktu. Biarkan rambut bernafas.

Akan tetapi sayangnya banyak wanita yg justru tak menyadari bahwa mereka telah melakukan sejumlah kebiasaan buruk yg ternyata bisa mengurangi kecantikan rambut. Bahkan kebiasaan-kebiasaan sederhana ini ternyata telah merusak rambut Anda tanpa Anda sadari.

Hal-hal ini begitu sepele dan biasa sehingga kadang bahkan Anda tidak sadar bahwa tindakan tersebut salah dan bisa membahayakan kesehatan rambut Anda.

Berikut adalah tiga kesalahan yg paling umum dan sering dilakukan oleh wanita dalam menata rambut sehingga dapat membahayakan kesehatan rambut:

Mewarnai rambut sendiri di rumah

Pada dasarnya mewarnai rambut sendiri memang bukan pekerjaan sulit. Apalagi sekarang juga sudah banyak beredar produk pewarna rambut dalam berbagai merek, jenis, harga dan kualitas di pasaran. Tak sulit menemukannya di toko kosmetik bahkan swalayan.

Lantaran terbilang gampang, banyak wanita yg memutuskan untuk melakukan sendiri pewarnaan rambut di rumah. Tentu cara ini dirasa lebih murah ketimbang harus membayar mahal di salon.

Namun ternyata keputusan ini tak terlalu baik bagi rambut Anda. Karena ternyata teknik perawatan dan pewarnaan rambut di salon yg lebih kompleks akan bermanfaat dalam merawat rambut Anda. Dengan kata lain, Anda bisa menjamin rambut tetap sehat walau diwarnai bila menggunakan jasa penata rambut profesional. Sementara bila melakukannya sendiri di rumah, Anda justru beresiko merusak rambut dengan teknik yang salah atau bahkan produk yang tidak berkualitas.

Menggunakan alat penataan rambut elektronik tanpa perlindungan

Rata-rata setiap wanita akan mengeringkan dan mem-blow rambut dengan hair dryer setiap selesai keramas. Di samping itu juga banyak yg setiap harinya menggunakan cotakan atau pengeriting rambut untuk terlihat rapi dan cantik. Belakangan rutinitas seperti ini hampir tak bisa dihindari oleh para wanita.

Namun sayangnya banyak yang lupa untuk mengaplikasikan perlindungan pada rambut mereka sebelum mereka menggunakan alat-alat elektronik dengan suhu panas tersebut. Seringkali, dalam penggunaan jangka panjang, rambut justru jadi kering, kusam dan rontok. Anda bisa mendapatkan berbagai produk yg ditujukan untuk hal ini. Sebaiknya jangan lupa untuk mengaplikasikannya setiap kali Anda akan memaparkan rambut pada suhu panas alat elektronik.

Menggunakan hair dryer atau catokan saat rambut masih basah juga adalah tindakan yg salah. Setidaknya tunggu hingga rambut kering 80 persen sebelum membiarkannya terkena suhu panas dari alat-alat elektronik tersebut.

Menggunakan catotak atau hair dyer pada saat rambut masih terlalu basah, sama saja seperti merebus batang rambut Anda sendiri. Tentu ini bisa berbahaya bagi kesehatan rambut. Sayangnya banyak yg melupakan hal ini dan justru mengaplikasikannya pada saat rambut basah karena terburu-buru.

Mengikat Rambut Terlalu Erat

Hal ini mungkin terdengar sangat sepele, bahkan mungkin tak pernah Anda sadari dan perhatikan. Namun kita memang cenderung mengikat rambut seerat mungkin dengan harapan rambut akan tetap tertata rapi.

Apalagi gaya ekor kuda atau ponytail yg memang dirasa praktis untuk tampil rapi. Kadang bahkan kita menggelung rambut supaya tidak mengganggu dan mengikatnya dengan sangat kencang.

Namun ternyata mengikat rambut terlalu erat dan kencang bisa membuat rambut menjadi rapuh. Ikatan yg terlalu kencang pada rambut bisa menciptakan trauma pada helai rambut sehingga rambut menjadi rontok.

Karena itu sebaiknya longgarkan ikatan rambut dan jangan selalu mengikat rambut sepanjang waktu. Biarkan rambut bernafas.