Cara Tepat Memilih Dan Menggunakan Kondom

Cara Tepat Memilih Dan Menggunakan Kondom

Tak bisa kita pungkiri bahwa kondom adalah salah satu alat kontrasepsi paling efektif pada saat ini. Tak hanya bisa mencegah kehamilan hingga 99 persen, kondom juga diketahui bisa mencegah penyakit seksual menular seperti HIV Aids. Hal ini tak bisa dicegah oleh alat kontrasepsi lainnya seperti pil, suntikan hormon atau pun IUD.

Namun sayangnya kesan tak memuaskan saat berhubungan seks dengan kondom tak bisa dihilangkan begitu saja. Sementara itu beberapa orang lainnya enggan menggunakan kondom lantaran menganggap kondom terlalu tebal dan berbau seperti karet.

Tidak seperti di negara maju lainnya, di Indonesia kondom memang kurang populer. Berdasarkan data Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional atau BKKBN tahun 2012, hanya 4,7persen pria yg menggunakan alat kontrasepsi dan hanya 2,5 persen diantaranya yg menggunakan kondom. Apalagi di Indonesia membeli kondom dianggap memalukan dan aneh. Padahal kondom sangat efektif.

Pertanyaan terpenting tentu adalah bagaimana cara memilih kondom agar bisa tetap bercinta tanpa mengurangi kenikmatannya? Berikut beberapa tips yg bisa Anda lakukan agar sesi bercinta tetap nyaman dan aman menggunakan kondom.

Gunakanlah Kondom Dengan Bahan Lateks

Saat ini ada dua jenis kondom yg beredar di pasaran. Yg pertama terbuat dari bahan lateks sementara itu yg lainnya berbahan sintetis. Keduanya memiliki kualitas yg sama baik dan memiliki kelebihan mereka masing-masing.

Akan tetap sebaiknya pilihlah kondom berbahan lateks yg memang dirancang untuk kontrasepsi dan mampu mencegah penyakit seksual menular. Selain tu kondom dnegan bahan lateks juga elastis dan bisa pas sesuai dengna bentuk penis hingga nyaman digunakan seolah-olah tak memakai kondom.

Cek Tanggal Kadaluarsa Kondom

Kondom yg sudah memasuki masa kadaluarsa akan mudah sobek dan bocor saat tengah digunakan. Bila hal itu terjadi tentu proteksi yg diberikan kondom akan hilang sepenuhnya. Tanggal kadaluarsa kondom bisa Anda lihat pada kemasan dan kotaknya.

Pastikan juga Anda selalu menggunakan kondom baru setiap berhubungan seksual. Jangan pernah memakai kondom bekas. Bukalah kemasan kondom dengan sangat hati-hati dan pastikan kondom tersebut tidak kering atau kaku, atau juga berlubang.

Pasanglah Kondom Dengan Tepat

Pastikanlah bahwa Anda telah memilih ukuran kondom yg benar dan sesuai dengan ukuran penis. Hal ini bertujan untuk mencegah tertinggalnya kondom di dalam vagina pasangan Anda. Selain itu jangan pernah menggunakan gigi saat membuka pembungkus kondom. Hal ini dimaksudkan supaya kondom Anda tidak sobek pada saat proses tersebut. Selain itu Anda juga harus mewaspadai kuku atau cincin atau benda lainnya yg berpotensi menimbulkan sobekan kecil pada kondom.

Pasanglah kondom dengan cara membuka gulungan ke arah batang penis dan sesuaika hingga menutupi seluruh bagian penis. Sisakan sedikit bagian ujung kondom untuk memberikan ruang bagi sperma saat ejakulasi terjadi. Bila tidak maka tekanan yg timbul dapat menyebabkan kondom jadi bocor.

Gunakanlah Pelumas

Saat kondom sudah terpasang, pastikan Anda sudah memberikan ransangan yg cukup pada pasangan Anda sebelum melakukan penetrasi. Soalnya geseken yg terjadi saat berhubungan intim bisa menyebabkan timbulnya tekanan berlebihan pada kondom. Karena itu pastikan pasangan Anda telah terlumasi dengan sempurna.

Sebaiknya gunakan gel pelumas yg bermutu baik dan jangan gunakan pelumas seperti baby oil atau hand body yg justru bisa merusak kondom.

Lepaskan Kondom Dan Buanglan Pada Tempat Yang Benar

Jangan terburu-buru melepaskan kondom setelah selesai berhubungan seks. Selalu berhati-hatilah saat akan mencabut penis dari vagina pasangan. Soalnya masalah yg paling sering terjadi pada saat pria menarik penis dari dalam vagina adalah kemungkinan tertinggalnya kondom beserta cairan sperma sehingga membuatnya masuk dalam vagina.

Karena itu saat enarik penis peganglah pangkal penis beserta kondomnya dan tariklah penis secara perlahan.