Ternyata Tantrum Bisa Bermanfaat Bagi Anak

Ternyata Tantrum Bisa Bermanfaat Bagi Anak

Hampir setiap orang tua pasti pernah melihat anaknya mengalami Temper Tantrum atau yg lebih kita kenal dengan sebutah tantrum. Keadaan ini adalah saat anak marah sambil menjerit dan menangis bahkan memuku atau melempar barang. Sebenaranya hal ini sendiri adalah hal yg sangat wajar untuk dialami oleh balita.

Sementara itu, walau sudah berkali- kali menghadapi kondisi anak yg seperti ini, orang tua kadang tetap tak bisa mengontrol diri mereka dengan baik untuk menenangkan anak. Apalai bila tantrum terjadi di tempat umum. Biasanya orang tua akan merasa panik lantaran mereka tak bisa mengendalikan sang anak, dan malah membuat kondisi anak semakin buruk.

Percaya atau tidak, tantrum pada balita sebenaranya adalah bagian penting dalam kesehatan emosional balita. Saat anak mengamuk, hal tersebut juga bisa menjadi kesempatan orang tua untuk bejalar lebih tenang menghadapinya.

Amarah Sebaiknya Dikeluarkan

Air mata mengandung kortisol yg merupakan hormon stress. Saat Anda menangis sebenarnya Anda sedang melepaskan stress dari tubuh. Air mata juga diketahui bisa menurunkan tekanan darah serta bisa memperbaiki mood Anda.

Begitu juga halnya dengan balita. Saat anak Anda sedang mengalami tantrum, ia merasa tak ada yg benar. Ia merasa marah, frustasi dan karena itu ia jadi melampiaskannya dengan teriakan, rengekan dan lainnya. Namun setelah tantrumnya reda, ia pun akan memiliki mood yg jauh lebih baik. Karena itu sebaiknya jangan menginterupsi saat anak Anda sedang tantrum agar ia bisa memproses perasaannya.

Menangis Memberi Anak Pelajaran

Seringkali saat anak tengah berusaha melakukan suatu dan tak berhasil, ia akan mengekspersikan rasa frustasinya dengan menangis. Taukah Anda bahwa cara ini ternyata bisa membantu anak belajar hal baru? Belajar adalah hal yg alami pada anak, sama halnya seperti bernapas. Pada saat anak Anda tak bisa berkonsentrasi atau mendengar, maka biasanya ada masalah dengan emosinya sehingga perkembangannya jadi terhambat.

Tidur Anak Jadi Lebih Nyenyak

Gangguan tidur bisa terjadi saat orang tua menganggap bahwa tantrum harus dihindari  anak mereka. Padahal emosi tersebut bisa meledak saat otaknya tengah beristirahat. Seperti orang dewasa, anak- anak juga bisa mengalami sulit tidur lantaran stress atau sedang memproses sesuatu dalam hidupnya.

Oleh karena itu, dengan membiarkan anak tantrum sampai ia tenang akan meningkatkan rasa tenang sehingga ia pun bisa tidur nyenyak pada malam hari.

Berkata “Tidak” Bukan Kesalahan

Kadang anak bisa jadi tantrum saat orang tua berkata “tidak” pada permintaannya. Hal tersebut adalha hal yg baik. Dengan berkata tidak dan konsisten terhadap hal tersebut maka anak bisa mengetahui batasan mengenai perilaku yg baik dan yg tidak. Berani mengatakan “tidak” pada anak juga menunjukkan bahwa orang tua tidak takut menghadapi reaksi anak dan emosinya.

Anak Merasa Nyaman Mengungkapkan Perasaannya

Walau menghadapi anak yg tantrum sering dianggap menyebalkan bagi para orang tua, seharusnya Anda menerimanya sebagai sebuah hadiah. Dalam kebanyakan kasus, tantrum adalah ekspresi anak terhadap kata “tidak” orang tua mereka.

Namun Anda bisa tetap tegas dan membantu anak menghadapi rasa kecewanya sekaligus. Dengan begitu anak akan merasa bahwa cinta orang tuanya dan hubungannya dengan orang tua memang ia butuhkan. Membiarkan anak mengalami tantrum juga bisa jadi hadiah agar ia bisa melepaskan rasa frustasinya.

Membuat Anda Lebih Dekat Dengan Anak

Bila diukur tanpa pertimbangan mendalam, sepertinya hal ini terasa mustahil. Akan tetapi sebenarnya pada saat anak Anda mengamuk dan meminta orangtuanya pergi, sebenarnya ia sangat berharap Anda akan tetap berada di sampingnya.

Karena itu hindari kata- kata kasar atau kekerasan fisik agar membuat ia kembali tenang. Dengan begitu anak akan merasa dirinya diterima apa adanya dan hal tersebut membuatnya lebih dekat dengan orangtuanya.

Mengatur Emosi

Terkadang emosi anak keluar dalam berbagai macam cara. Misalnya saja agresif, sulit berbagi atau menolak melakukan perintah sederhana. Taukah Anda bahwa ini adalah beberapa tanda bahwa si kecil sedang merasa kesulitan dengan emosinya. Karena itu dengan mengalami ledakan tantrum Anak akan terbantu dalam melepaskan perasaannya sehingga ia pun bisa memahami dirinya dengan lebih baik.