Jangan Langsung Vonis Anak Anda Hiperaktif!

Pada dasarnya  setiap anak suka bergerak ke sana kemari, meloncat, berlari atau memanjat. Hal ini sebenarnya cukup normal bagi anak-anak. Pada usia anak-anak mereka memang seharusnya melakukan berbagai macam aktivitas untuk mendukung tumbuh kembang yg baik. Selain nutrisi penting yg dibutuhkan oleh tubuh, anak-anak juga memerlukan berbagai macam aktivitas untuk mendorong gerakan motorik mereka.

Akan tetapi ada kalanya mereka juga butuh untuk duduk tenang. Misalnya saja saat tengah makan, atau tengah belajar di sekolah.  Saat anak tak bisa duduk diam atau sulit di atur, banyak orang tua yg langsung beranggapan anak mereka mengalami gangguan tumbuh kembang dan bahkan menganggap anak mereka hiperaktif. Padahal kita tak bisa langsung memvonis anak hiperaktif hanya karena ia tak bisa duduk diam.

Jangan Langsung Vonis Anak Anda Hiperaktif!

Dengan penanganan yg tepat, anak aktif bisa menjadi anak hiperaktif atau malah mereka bisa menjadi normal. Karena itu seharusnya orang tua harus mampu membedakan kemampuan dan keaktifan anak-anak mereka. Ada kemungkinan, anak sebenarnya memiliki kemampuan dan aktif, akan tetapi orang tua belum berhasil memfalitasi kemampuan serta keaktifan anak sesuai dengan kemampuannya.

Sebenarnya anak yg aktif berbeda dengan anak hiperaktif. Anak yg tergoling aktif bisa bertujuan dan tak bertujuan. Karena itu sangat penting bagi orang tua untuk dapat mengarahkan anak dalam menyalurkan keaktifan sang anak.

Dengan melakukan aktivitas bersama dengan anak, orang tua bisa mengarahkan anak. Oleh karena itu, salah satu pola pengasuhan anak yg benar adalah dengan meluangkan waktu yg banyak untuk anak. Melakukan kegiatan bersama anak bisa mendukung fisik dan psikologinya.

Pada dasarnya kemampuan anak untuk bisa fokus sangat bervariasi, antara lima belas detik hingga lima belas menit.  Dalam kurun waktu tersebut, anak masih bisa dikategorikan normal. Namun ada cukup banyak hal yg bisa Anda lakukan untuk membantu anak fokus di saat-saat dibutuhkan dan membuat mereka bisa fokus lebih lama.

Peranan Orangtua Sangat Penting Dalam Tumbuh Kembang Anak

Mainan bisa membantu Anda untuk tujuan ini. Perlu Anda ketahui, mainan bukan hanya sarana rekreasi bagi anak. Banyak mainan yg berguna untuk tumbuh kembang dan edukasi anak. Bahkan beberapa jenis permainan bisa membantu anak untuk fokus.

Dengan memberikan mainan kecil untuk dipegang dengan tangannya, anak bisa terbantu untuk lebih fokus. Misalnya bola yg kenyal, atau fidget spinner. Fidget spinner sendiri tengah sangat populer belakangan. Walau sekarang banyak orang menganggapnya mainan biasa, sebenarnya tujuan utama pembuat fidget spinner pada awalnya adalah untuk membantu anak-anak dengan kesulitan fokus.

Membuat anak lebih banyak bergerak juga bisa membantu mengarahkan keaktifan anak anda. Saat bergerak dengan aktif anak bisa memusatkan perhatiannya. Bermain di luar ruangan juga adalah salah satu cara baik menangani anak aktif.

Bermain di luar luarangan dalam kurun waktu tertentu akan merangsang produksi serotonin dan dopamin yg adalah neurotransmiter penting untuk perhatian, fokus dan proses belajar anak. Idealnya anak bermain di luar ruangan selama satu jam sehari.

Bila memungkinkan, buat anak melakukan aktivitas fisik sebelum ia melakukan kegiatan yg membutuhkan fokus. Hal yg paling sederhana adalah membiarkan anak berjalan kaki ke sekolah bila jaraknya tak terlalu jauh.

Salah satu kunci utama menangani anak aktif adalah orang tua yg sabar. Perlu Anda ingat, anak tak bisa diam karena ia memiliki kelebihan energi dan tak bisa tenang. Biasanya hal ini terjadi hingga anak berusia lima tahun.  Karena itu tetaplah bersabar dan jangan putus asa menghadapi anak Anda.

Namun bila sudah melewati usia lima tahun, dan anak Anda masih tidak bisa fokus dan tidak membaik, maka sebaiknya pertimbangkan untuk melakukan konsultasi dengan dokter. Pada tahap ini Anda harus mewaspadai beberapa gangguan tumbuh kembang seperti ADHD atau gangguan pemusatan perhatian.