Olahraga Lalu Makan? Makan Lalu Olahraga

Olahraga Lalu Makan? Makan Lalu Olahraga

Hingga saat ini ada begitu banyak metode diet yg ditawarkan oleh para pakar nutrisi dan kesehatan. Anda bisa memilih mana yg palin tepat bagi Anda. Tak semua orang cocok dengan metode diet tertentu. Ada yg merasa nyaman dan ada yg tidak. Bahkan ada yg menunjukkan hasil signifikan dan malah ada yg memberikan efek sebaliknya. Karena itu metode diet setiap orang cenderung berbeda, tergantung pada banyak faktor.

Namun dari semua metode diet yg telah terbukti sukses dan aman untuk dijalani, semuanya pasti menyarankan pelaku diet untuk melakukan olahraga secara rutin dan mengatur pola makan. Namun dua hal ini terkadang malah membuat orang bingung.

Beberapa metode diet menyarankan untuk tak sarapan dan menahan lapar. Beberapa metode lainnya mengharuskan sarapan dan menegaskan untuk menjauhi rasa lapar? Lantas bagaimanakah seharusnya mengatur waktu makan dan olahraga yg tepat? Apakah makan dulu baru berolahraga? Atau apakah sebaiknya olahraga dilakukan saat perut kosong?

Beberapa waktu lalu sekelompok peneliti di Belgia meneliti bagaimana perubahan berat badan orang yg makan sebelum olahraga dan mereka yg makan setelah olahraga. Sebanyak 27 orang pria berusia muda diberikan makanan yg tinggi kalori dan tinggi lemak selama enam minggu berturut- turut.

Kemudian mereka dibagi dalam tiga kelompok. Kelompok pertama adalah mereka yg tak melakukan olahraga sama sekali, kelompok kedua adalah mereak yg sarapan dengan makanan tinggi karbohidrat sebelum olahraga serta terakhir adalah kelompok yg makan dengan makanan tinggi karbohidrat namun dikonsumsi setelah olahraga.

Bukan hal yg aneh bila lantas peningkatan berat badan paling tinggi dialami oleh kelompok pertama yg tak berolahraga sama sekali. Akan tetap hasil lain menunjukkan bahwa kelompok yg makan setelah olahraga memiliki peningkatan berat badan lebih rendah, bahkan mereka tak mengalami peningkatan berat badan sama sekali.

Makanan Yang Dikonsumsi Sebelum Dan Setelah Berolahraga Sangat Berpengaruh

Penelitian ini menunjukkan bahwa apa yg Anda makan sebelum olahraga akan sangat berpengaruh pada perubahan berat badan Anda. Mengkonsumsi terlalu banyak makanan sebelum berolahraga ternyata bisa menganggu pencernaan dan membuat perut sakit saat olahraga. Hal tersebut terjadi karena waktu makan yg kurang tepat.

Ada cukup banyak orang yg percaya bahwa berolahraga saat perut kosong bisa memaksimalkan pembarakan kaloriĀ  dan lemak di dalam tubuh. Akan tetapi hal tersebut sebenarnya tak sepenuhnya benar. Saat Anda berolahraga dengan perut kosong, tubuh akan mengalami kekurangan energi shingga tubuh tak akan sanggup melakukan olahraga dengan baik dan tak dapat membakar kalori secara maksimal.

Tubuh kita membutuhkan waktu untuk mencerna makanan dan memprosesnya menjadi energi yg dapat dipakai utnuk menjalani aktivitas sehari- ahri dan berolahraga. Waktu yg dibutuhkan oleh tubuh untuk mencerna makanan tergantung pada jumlah serta jenis makanan yg Anda konsumsi.

Makanan yg tinggi lemak, protein dan serat biasanya membutuhkan waktu lebih lama untuk dicerna. Begitu juga dengan jumlah makanan yg Anda konsumsi. Makin banyak berarti juga butuh lebih banyak waktu untuk dicerna. Karena itu lebih baik Anda mengkonsumsi makanan yg rendah lemak serta kalori sekitar tiga hingga empat jam sebelum olahraga.

Akan tetapi bila Anda terbiasa berolahraga di pagi hari, maka sebaiknya konsumsilah makanan ringan seperti buah atau sereal yg rendah lemak 1 hingga 2 jam sebelum olahraga.