Berlari Lambat Juga Sangat Bermanfaat Bagi Tubuh

Berlari Lambat Juga Sangat Bermanfaat Bagi Tubuh

Kebanyakan orang berpikir bahwa berlari dalam tempo cepat lebih bermanfaat bagi tubuh. Padahal faktanya, berlari cepat atau pun lambat sama- sama bermanfaat bagi tubuh, baik bagi kondisi kesehatan fisik atau pun mental seseorang.

Sayangnya banyak orang yg salah kaprah mengenai lari. Beberapa di antara mereka pun merasa malas berlari saat mengetahui kecepatan mereka lebih lambat dibandingkan dengan orang lain. Karena itu sebaiknya Anda membaca fakta- fakta di bawah ini supaya Anda bisa lebih memahami manfaat dari berlari lambat.

Mengurangi Resiko Cedera

Setiap olahraga bahkan yg ringan seperti lari pun memiliki resiko cedera. Bahkan salah satu alasan terbanyak seseorang berhenti dari olahraga lari adalah karena cedera. Tau kah Anda bahwa salah satu penyebab utama cedera saat berlari adalah karena Anda berlari terlalu cepat atau pun terlalu keras.

Saat Anda berlari dengan kecepatan yg terlalu tinggi, akan timbul tekanan dan ketegangan yg luar biasa pada tubuh Anda. Setelah berlari cepat, baik otot, tendon, ligamen dan juga tulang Anda beresiko untuk mengalami beberapa jenis trauma. Dalam jangka panjang, trauma berkelanjutan yg tak ditangani secara tepat, bisa menyebabkan cedera.

Untuk menghindari cedera seperti ini, maka berlari lebih lambat bisa jadi solusi yg tepat bagi Anda, bila Anda memang masih ingin terus melakukan olahraga lari.

Berlari Lebih Lambat Bagus Untuk Adaptasi Pemula

Bila Anda adalah pendatang baru dalam olahraga lari, maka berlari lambat adalah cara yg paling baik untuk mengenalkan tubuh Anda pada gerakan berlari. Hal tersebut akan membantu tendon, ligamen, sendi, tulang dan juga otot Anda untuk membangun kekuatan dan terbiasa dengan stress saat berlari.

Selain itu berlari dengan tempo lambat juga adalah cara yg bagus untuk mengimbangi gerakan aktif setelah Anda melakukan olahraga berat.

Berlari Lebih Lambat Bermanfaat Untuk Mental Dan Emosional

Baik berlari dengan tempo yg lambat atau pun cepat tentu sama- sama memiliki manfaat bagi kesehatan mental. Saat seseorang rutin berlari, maka stressnya bisa berkurang, ia bisa meningkatkan nilai diri dan bahkan bisa membuat pikiran Anda tetap tajam. Sebuah peneltian juga menemukan fakta bahwa berlari secara rutin bisa melindungi otak Anda dalam melawan penyakit Alzheimer. Selain itu berlari juga adalah salah satu olahraga yg dipercaya bisa menjaga mood baik Anda.

Menjaga kesehatan Kardiovaskuler Lebih Baik

Berlari terbukti sangat baik untuk kesehatan jantung, paru- paru dan juga arteri. Penelitian menunjukkan bahwa manfaat ini akan Anda dapatkan saat berlari, tak peduli seberapa tinggi atau rendah kecepatan Anda saat berlari.

Baik lambat atau pun cepat sama- sama memiliki efek yg sama saat tujuan berlari adalah untuk menurunkan tekanan darah, kolesterol atau pun mengurangi resiko penyakit jantung.

Berlari Lambat Terasa Lebih Menyenangkan

Lambat atau cepat dalam berlari cenderung relatif. Namun biasanya berlari lambat didefinisikan sebagai kecepatan di mana Anda masih bisa terus melakukan percakapan. Dengan kata lain, Anda tetap bisa mengobrol dan bersenda gurau saat tengah berlari. Bagi beberapa orang melakukan olahraga seperti ini lebih menyenangkan dari pada fokus pada kecepatan.

Pada dasarnya berlari pun tak haru selalu berkompetisi dengan pelari lain. Anda juga tak harus berkompetisi dengan waktu. Berkompetisilah dengan jarak sambil menikmati hal- hal menyenangkan yg bisa Anda temukan saat berlari. Dengan begitu olahraga pun akan terasa lebih menyenangkan dan Anda bisa mendapatkan semua manfaatnya bagi kesehatan fisik dan mental.