Mengatasi Pegal Dengan Panas Dan Hangat Tak Efektif

Mengatasi Pegal Dengan Panas Dan Hangat Tak Efektif

Hingga saat ini masih ada banyak  orang yg percaya bahwa mengobati bagian badan yg pegal atau nyeri dengan sesuatu yg panas atau hangat bisa lebih efektif dan bisa menyembuhkan. Karena itu banyak orang yg memilih untuk mandi air hangat, menempelkan koyo dan juga mengoleskan balsam agar badan menjadi panas dan berharap badan terasa lebih enak.

Namun efektif kah cara ini untuk mengatasi rasa nyeri dan pegal?

Sebuah penelitian yg beberapa waktu lalu dilakukan di Irlandia menemukan fakta sebaliknya. Penelitian ini menemukan hasil bahwa otot pegal tak bisa diobati dengan terapi panas. Sebagai gantinya penelitian tersebut menyarankan seseorang yg sedang mengalami pegal- pegal untuk berendam dengan air dingin.

Para peneliti menyimpulkan bahwa dengan berendam selama sepulih menit di dalam air dingin bersuhu 6 derajat celcius akan memberikan hasil terbaik untuk melawan rasa sakit. Faktanya, air dingin memang bisa mengurangi rasa sakit dan radang di otot yg sedang terasa panas tealh melakukan olahraga keras atau aktivitas berat lainnya.

Bahkan penelitian lain yg dilakukan oleh seorang profesor ahli mikrobiologi di Amerika Serikat menemukan fakta bahwa mandi dengan air hangat bisa meningkatkan hormon endorfin hingga bisa meningkatkan mood dan bisa membuatnya merasa lebih bahagia.

Karena itu bisa dikatakan bahwa mengobati rasa pegal dan nyeri dengan mengoleskan obat pereda rasa nyeri berupa obat gosok panas tidak efektif dan hanya mitos belaka. Ada ungkapan yg menyatakan bahwa rasa sakit harus diobati juga dengan hal- hal lain yg juga bisa menimbulkan rasa sakit. Dengan kata lain, Anda mengalihkan rasa sakit Anda sebelumnya dengan menciptakan rasa sakit baru.

Penggunaan Minyak Gosok Panas Dan Balsam Beresiko Pembengkakan

Faktanya obat yg memiliki efek panas setelah penggunaannya memang bisa menghilangkan rasa nyeri dengan efek counter irritant. Dengan obat jenis ini, Anda bisa melupakan rasa nyeri sejenak.

Namun sayangnya efek panas bisa saja berujung pada pembengkakkan. Itu artinya, mengobati pegal dengan panas hanyalah mitos yg tak terbukti kebenarannya.

Bila ternyata hal ini Cuma mitos belaka, lantas bagaimana dengan balsam, jenis obat gosok yg diyakini selama ini bisa mengatasi rasa pegal. Hingga saat ini pun masih ada banyak orang yg percaya bahwa balsam dan minyak gosok panas bisa meredakan rasa nyeri dan juga pegal.

Akan tetapi sayangnya dua obat ini justru bisa menyebabkan luka bakar kimia. Apalagi bila balsam yg Anda pakai mengandung kombinasi mentol dan juga metilsalisilat.  Karena itu sebaiknya bila Anda sudah terbiasa menggunakan balsam, sebaiknya tinggalkan kebiasana ini dan coba cari solusi lain untuk mengatasi rasa pegal Anda.

Anda bisa mencari beberapa obat gosok khusus pegal yg tidak menimbulkan rasa panas di kulit. Dengan begitu, tak ada resiko iritasi dan lainnya. Selain itu obat- obat yg memang ditujukan untuk pegal ini biasanya akan lebih efektif ketimbang balsam atau minyak gosok panas.