Waspadai Bahaya Memberikan Susu Tinggi Kalori Pada Anak

Waspadai Bahaya Memberikan Susu Tinggi Kalori Pada Anak

Tak sedikit orang tua yg mengaku merasa resah saat anaknya terlihat memiliki tubuh yg kurus. Karena itu tak jarang para orang tua ini menambah asupan makanan pada anak agar berat badannya bertambah. Tak jarang juga di antara mereka yg memberikan susu formula tinggi kalori sebagai salah satu cara menambah berat badan buah hati.

Bahkan ada salah satu susu formula tinggi kalori yg memiliki 100 kkal per 100 cc, dan semuanya beredar secara bebas di pasaran. Padahal seharusnya susu tinggi kalori dibeli dan dikonsumsi berdasarkan resep serta anjuran dokter. Penggunaan yg tidak tepat bisa membuat buah hati Anda menerima asupan kalori berlebih.

Kelebihan kalori sendiri bisa berdampak pada obesitas yg juga bisa menjadi pemicu berbagai macam penyakit lain seperti diabetes hingga gangguan pankreas. Karena itu bila Anda ingin memberikan susu tinggi kalori pada anak sebaiknya konsulitasikan terlebih dulu pada dokter. Meminum susu tinggi kalori dengan takaran tidak tepat dan tak mendapat pengawasan ahli maka bisa jadi anak tak mau makan sama sekali.

Padahal sebenarnya guna makanan bukan hanya untuk menambah kalori ke dalam tubuh, akan tetapi juga melatih anak untuk bisa mengunyah dan menelan. Pada anak- anak hal tersebut bukan hal yg gampang. Untuk bisa mencapai kemampuan seperti kita, maka ia butuh latihan.

Saat Anak seharusnya dilatih mengunyah makanan, Anda justru memberikannya susu dengan tujuan membuat tubuhnya jadi gemuk. Tapi biasanya yg terjadi malah anak menjadi kenyang dan tak mau makan sama sekali. Bila hal ini dilanjutkan dan dibiarkan maka kemampuan mengunyah anak akan menurun.

Pada beberapa kasus serupa, anak bahkan tidak bisa mengunyah makanan setelah mencapai usia tiga tahun lantaran orang tuanya memberikannya susu tinggi kalori. Jangankan mengunyah makanan padat, anak ini bahkan tak bisa mengunyah bubur.

Bila hal ini sudah terjadi, maka biasanya dokter akan menyarankan untuk menghentikan pemberian susu tinggi kalori dan anak pun harus mendapatkan terapi untuk latihan makan. Tentu cara ini akan menyita cukup banyak biaya dan waktu di samping kesulitan anak untuk beradaptasi.

Orangtua Harus Cermat Terhadap Asupan Nutrisi Anak

Namun bila Anda merasa berat badan anak Anda kurang dan ia sudah tak lagi mendapatkan eksklusif, maka yg harus diperbaiki adalah komposisi makanan si anak. Jangan langsung menambahkan suplemen atau susu tinggi kalori hanya demi menaikkan berat badan anak.

Dengan memperhatikan secara cermat makanan pendamping ASI atau MPASI anak maka akan sangat berpengaruh pada perbaikan berat badan serta gizi anak. Perbaikan ini tak hanya mencakup pada makanan tinggi kalori saja namun juga pada buah hingga susu serta nutrisi lainnya yg dibutuhkan oleh anak.

Anda juga harus memahami kecukupan kalori Anak. Biasanya saat anak berusia 6 hingga 12 bulan maka rata-rata akan membutuhkan 100 hingga 120 kalori per kilogram berat badannya. Itu artinya, bila berat badan Anak berada di angka 7 kg, maka ia butuh sekitar 700 hingga 840 kalori per 24 jam,