Jangan Minum Air Dalam Botol Yang Sudah Hangat!

Jangan Minum Air Dalam Botol Yang Sudah Hangat!

Beberapa orang memang terbiasa selalu membawa air minum dalam botol plastik untuk menemain aktivitas keseharian mereka. Cara ini memang tergolong lebih praktis dan juga sehat, lantaran Anda tetap bisa menghindrasi tubuh setiap saat. Bahkan saat cuaca panas terik, sebotol air minum bisa jadi penyelamat dahaga.

Akan tetapi banyak pendapat yg mengatakan bahwa meminum air dari botol plastik yg sudah hangat berbahaya bagi kesehatan. Entah karena botol tersebut jadi hangat lantaran disimpan terlalu lama atau akibat paparan sinar matahari langsung. Lantaran kenapa hal ini bisa jadi sangat berbahaya?

Botol minum plastik dibuat dari campuran berbagai macam bahan kimia. Bila Anda mengkonsumsi minuman yg berada dalam botol tersebut langsung, maka bahan kimia tersebut tak akan membahayakan kesehatan Anda. Namun saat botol tersebut dipanaskan atau dihangatkan maka besar kemungkinan bahan kimia yg membentuk plastik akan ikut luruh ke dalam air minum Anda.

Air minum yg sudah terkontaminasi zat kimia ini bisa membahayakan kesehatan Anda dalam jumlah besar. Karena tu jangan biasakan meninggalkan botol minum plastik di dalam mobil selama berjam- jam. Hal ini tentu bisa sangat beresiko lantaran saat cuaca di luar cerah, suhu di dalam mobil bisa mencapai lebih dari 37 derajat celcius. Apalagi saat matahari sedang bersinar terik dan mobil diparkir di tempat yg tak teduh. Kebiasaan ini bahkan bisa meracuni air minum Anda.

Menurut penelitian yg baru- baru ini dilakukan di Amerika Serikat, kebanyakan botol plastik yg dijual di pasaran ternyata tidak tahan panas. Setelah para peneliti melakukan eksperimen dengan memanaskan air minum, kemasan dari berbagai merek, diketahui bahwa kandungan antimon dan bisphenol A yang juga dikenal dengan singkatan BPA, bisa lepas dari plastik dan tercampur dalam air minum.

Kandungan Dalam Botol Plastik Bisa Menyebabkan Kanker

Menurut Badan Kesehatan Dunia atau WHO, antimon adalah zat kimia yg berpotensi sebagai karsinogen. Karsinogen sendiri adalah senyawa, zat atau elemen yg bisa menyebabkan kanker dalam sel tubuh manusia. Akan tetapi antimon baru akan berdampak negatif pada tubuh Anda bila dikonsumsi dalma jumlah besar. Sementara itu antimon yg luruh dalam minuman dalam botol biasanya tak seberapa.

Sementara itu BPA diketahui sudah cukup lama menjadi kontroversi di kalangan para ahli. Pasalnya hingga saat ini belum ada kesimpulan yg valid mengenai BPA bagi tubuh. Sejauh ini bahaya BPA baru bisa dipastikan pada subjek eksperimen seperti tikus. BPA memang diketahui bisa menyebabkan tumbuhnya sel tumor. Akan tetapi penelitian lebih lanjut masih dibutuhkan untuk mengukuhkan bahaya kandungan ini bagi kesehatan manusia.

Hingga saat ini setiap produk minuman kemasan yg dijual di pasaran selalu dipantau oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan atau POM. Selain itu, dalam produksinya juga harus memenuhi Standar Nasional Indonesia atau SNI. Selama minuman yg Anda konsumsi sudah lulus dua uji tersebut maka kandungan antimon dan BPA nya masih tergolong aman bagi kesehatan.

Akan tetapi bila Anda terlalu sering menyimpan botol plastik di dalam mobil atau di tempat yg terkena paparan sinar matahari langsung, maka Anda beresiko tinggi terkontaminasi antimon dan BPA dalam dosis tinggi.