Makanan Pilot Dan Co Pilot Ternyata Tak Boleh Sama

Makanan Pilot Dan Co Pilot Ternyata Tak Boleh Sama

Bagi orang yg sudah terbiasa dan rutin bepergian dengan pesawat, tentu pesawat tak lagi terlalu terasa istimewa. Tentu bagi Anda yg sudah sering bepergian lewat udara, naik pesawat tak akan terlalu jauh berbeda rasanya dengan naik kendaraan umum lain. Anda juga tentu sudah terbiasa mengenai seluk beluk yg terjadi dan akan terjadi di dalam pesawat.

Mulai dari hiburan yg bisa Anda dapatkan di kursi Anda, pilihan makanan yg diberikan hingga saat- saat menegangkan pada saat pesawat mengalami turbulensi atau cuaca buruk. Anda juga mungkin pernah merasakan tak bisa mendarat lantaran cuara buruk atau landasan penuh. Ada kalanya juga Anda akan berhadapan dengan teman penerbangan yg menyebalkan dan pengalaman- pengalaman lainnya.

Akan tetapi, tentu Anda tak bisa mengetahui apa yg terjadi di dalam kokpit, tempat pilot dan co pilot mengendalikan pesawat terbang dan memastikan Anda dan semua penumpang lainnya tiba di tempat tujuan dengan selamat, aman dan nyaman.

Biasanya kokpit memang tak bisa dimasuki oleh sembarangan orang, kecuali dalam kondisi tertentu. Karena itu tak banyak yg tau apa yg sebenarnya terjadi di dalam kokpit saat pesawat tengah terbang dan apa saja yg dilakukan pilot dan co pilot di dalamnya. Tentu Anda penasaran.

Ada banyak fakta menarik mengenai kokpit. Salah satunya adalah makanan yg dikonsumsi oleh pilot dan co pilot selama penerbangan. Taukah Anda bahwa makanan pilot dan co pilot tak akan pernah sama saat mereka tengah bertugas di dalam kokpit.

Jangan salah sangka. Ini bukan masalah kasta, jabatan atau semacamnya, walau beberapa maskapai memang menerapkannya dengan alasan tersebut. Akan tetapi lebih pada prosedur keamanan dalam penerbangan. Kenapa makanan bisa berpengaruh pada prosedur keamanan?

Sangat penting untuk menjaga pilot dan co pilot tetap sehat selama bertugas. Makanan bisa berpengaruh besar pada hal ini. Bila makanan yg mereka konsumsi bermasalah, katakanlah beracun, maka tentu keadaan jadi tak terkendali dan bisa membahayakan keselamatan penerbangan.

Karena itu, makanan pilot dan co pilot harus berbeda. Dengan begitu, bila salah satu dari makanan tersebut bisa menyebabkan masalah, salah satu dari yg tidak terkena dampaknya bisa melanjutkan penerbangan dengan aman dan memastikan pesawat mendarat dengan selamat di tempat tujuan.

Selain itu biasanya pilot dan co pilot juga menghindari beberaa jenis makanan tertentu saat tengah bertugas atau sebelum bertugas. Faktanya memang ada beberapa jenis makanan yg menimbulkan resiko sakit perut atau keracunan. Bahkan biasanya para pilot ini menghindari makan sambel yg bisa membuat mereka sakit perut sebelum dan saat sedang bekerja.

Setiap Perusahaan Penerbangan Memiliki Aturan Berbeda Mengenai Makanan Pilot Mereka

Sebenarnya aturan ini tak diterapkan oleh Federal Aviation Administration pada para pilot yg bertugas. Namun kebanyakan perusahaan penerbangan memang memiliki peraturan mereka sendiri mengenai makan para pilot mereka untuk menjaga keamanan dan menghindari berbagai macam resiko.

Berita mengenai keracunan makanan di kokpit memang nyaris tak pernah terdengan selama beberapa dekade terakhir. Namun taukah Anda pada tahun 1982 silam kasus ini pernah terjadi dalam penerbangan dari Boston ke Lisbon. Saat itu penerbangan itu terpaksa berbalik saat 12 awak pesawat termasuk pilot, co pilot dan teknisi penerbangan jatuh sakit setelah mereka semua memakan puding dengan bahan tapioka yg mengandung racun. Setelah itu, pada tahun 2010 lalu, dua orang pilot di Inggris juga mengalami keracunan makanan saat tengah bertugas.

Akan tetapi di beberapa perusahaan penerbangan memang sengaja membedakan makanan untuk pilot dan co pilot dengan alasan jabatan. Biasanya pilot akan makan makanan kelas satu dan co pilot makan makanan kelas bisnis. Namun hal ini cukup jarang diterapkan.