Pentingnya Mengajarkan Anak Mengkonsumsi Air Putih

Air putih sangat penting untuk menjaga kesehatan manusia. Begitu juga halnya dengan anak-anak. Namun sayangnya membiasakan anak untuk mengkonsumsi air putih sama sekali tidak mudah. Soalnya anak-anak pada umumnya lebih suka mengkonsumsi air yg memiliki rasa. Karena itu tak heran bila survei pada tahun 2015 lalu menunjukkan bahwa 1 dari 4 orang anak kurang minum air putih.

Demi membiasakan anak rutin mengkonsumsi air putih, orang tua memiliki peran penting dalam membentuk kebiasaan tersebut. Membentuk kebiasaan ini bisa diawali dengan memberikan contoh pada para anak. Hal sederhana yg bisa mulai dilakukan oleh orang tua adalah selalu mengajak anak untuk selalu mengkonsumsi air putih setelah selesai berkegiatan. Namun orang tua tentu juga harus turut serta minum air putih.

Cara ini dianggap adalah cara paling mudah untuk membentuk kebiasaan anak sekaligus membuat jejak ingatan baik anak terkait dengan aktivitas minum air putih. Selain itu sebaiknya juga jangan membiasakan menyimpan minuman dengan berbagai rasa karena hal tersebut justru membuat anak tergoda untuk mencicipi dan ketagihan.

Makin sering mereka mengkonsumsi minuman berperasa, air putih pun makin tak enak. Selain itu kandungan dalam minuman berperasa juga diketahui tak baik bagi anak. Biasanya minuman sejenis ini mengandung banyak pemanis, pewarna, pengawet hingga berbagai jenis zat tidak sehat lainnya.

Bila hal ini dilakukan terus menerus maka akan memberikan dampak positif bagi anak, termasuk pola minum air. Dengan sendirinya anak-anak akan mengikuti pola perilaku orangtua bila mereka diperlihatkan contoh terus menerus.

Berdasarkan Angka Kecukupan Gizi Bangsa Indonesia yg dikeluarkan oleh Kementrian Kesehatan pada tahun 2013 lalu, disebutkan bahwa anak pra sekolah, atau suai 4 hingga 6 tahun membutuhkan setidaknya 1,2 liter air putih perhari atau setara dengan 5 hingga 6 gelar. Sementara itu anak yg berusia diantara usia 7 hingga 9 tahun membutuhkan sekitar 1,5 liter air atau setara dengan 6 hingga 7 gelar per hari. Akan tetapi bila aktivitas anak lebih dari biasanya, maka bisa ditambah satu hingga dua gelar per hari.

Air Putih Kunci Tubuh Sehat

Konsumsi air yg cukup adalah salah satu kunci memiliki tubuh yg sehat dan bugar. Pada anak-anak konsumsi air yg cukup juga membantu pencernaan dan tingkat konsentrasi. Kekurangan air pun bisa berdampak bagi anak, baik konsekuensi jangka pendek dan konsekuensi jangka panjang.

Dampak jangka pendek biasanya adalah hilangnya fokus dan konsentrasi anak. Hal ini tentu bisa berimbas pada prestasi akademisnya. Sementara itu efek jangka panjang dari kekurangan cairan bagi anak bisa mengganggu metabolismenya. Status hidrasi sangat berpengaruh pada metabolisme tubuh seseorang. Biasanya efeknya tak akan terasa dalam waktu satu atau dua tahun. Akan tetapi setelah 10 hingga 15 tahun, anak berpotensi terkena penyakit seperti kencing manis, ginjal hingga penyakit kronis lainnya.

Karena itu, biasakan anak mengkonsumsi air putih setiap hari. Seperti yg sudah disebutkan di atas, mulailah dari para orang tua. Dengan menunjukkan dan mencontohkan kebiasaan minum air putih pada anak, maka mereka otomatis akan mengikuti kebiasaan baik tersebut.