Kesalahan Umum Saat Memasak Nasi

Kesalahan Umum Saat Memasak Nasi

Nasi adalah makanan pokok bagi bangsa Indonesia. Tak sama seperti orang Eropa yg menjadikan bahan- bahan lain sebagai sumber karbohidrat mereka, kebanyakan orang Indonesia merasa belum lengkap bila belum menyentuh nasi. Bahkan beberapa diantaranya merasa seolah belum makan bila belum menyantap nasi.

Bagi sebagian orang, sepiring nasi panas adalah segalanya. Bahkan hanya dengan sambal tanpa lauk pun makan mereka sudah bisa sangat lahap. Namun tentu kualitas nasi jadi pertimbangan nomor satu mereka. Orang- orang seperti ini biasanya sangat sensitif terhadap kualitas beras dan nasi yg berada di hadapan mereka.

Apakah Anda orang seperti itu? Atau ada anggota keluarga Anda yg sangat sensitif akan nasi? Bila begitu tentu Anda harus berusaha sedikit ekstra untuk memasak nasi yg lezat dan sempurna. Karena itu bacalah beberapa tips di bawah ini agar Anda bisa memasak nasi dengan sempurna dan menghindari berbagai kesalahan yg membuat rasa nasi tak lezat bahkan jadi cepat basi. Nasi basi diketahui bisa jadi sumber penyakit bahkan bisa jadi pemicu kanker.

Rice Cooker Membuat Nasi Cepat Basi

Kebanyakan rumah tangga belakangan memang lebih suka menggunakan rice cooker sebagai alat penanak nasi mereka. Keberadaan alat elektronik yg satu ni memang membuat aktivitas memasak nasi jadi lebih cepat dan praktis.

Namun ternyata memasak nasi dengan rice cooker membuatnya lebih cepat basi dan terkadang membuat nasi yg dihasilkan lembek dan berbau tak sedap. Memang penggunaan rice cooker tak selalu berakhir buruk. Namun kualitas rice cooker yg tak baik atau metode penggunaan yg salah bisa membuat masalah ini terjadi.

Bila Anda ingin nasi lebih enak dan lebih awet, sebaiknya masaklah nasi dengan menggunakan penanak nasi tradisional. Selain rasanya akan lebih enak, nasi juga cenderung lebih awet dan masaknya pun lebih pas, sesuai dengan selera masing- masing.

Mencuci Beras Kurang Bersih

Sebenarnya mencuci beras terlalu sering juga tidak disarankan karena dinilai bisa membuat vitamin B dalam beras. Namun bukan berarti beras tidak perlu dicuci sama sekali. Dengan mencuci beras lebih bersih, maka nasi akan jadi lebih tahan lama dan tentu rasanya akan lebih enak.

Beras sendiri melewati berbagai proses pengolahan sehingga memungkinkannya untuk terkontaminasi kotoran, zat kimia dan juga kuman. Karena itu sebelum memask, pastikan Anda mencuci beras setidaknya dua kali, agar semua kotoran tersebut hilang.

Menggunakan Api Yang Terlalu Besar

Memasakan nasi dengan ukuran api sedang adalah yg terbaik. Dengan api sedang tekstur yg dihasilkan tak akan rusak dan kandungan zat bermanfaat juga tak akan banyak rusak. Dengan begitu, nasi pun akan jauh lebih awet dan tubuh bisa mendapatkan semua manfaat baik dari nasi.

Membuka Tutup Saat Tengah Memasak Nasi

Pada saat nasi tengah melalui proses pemasakan, sebaiknya jangan buka tutup panci atau pun rice cooker Anda berkali- kali. Tindakan ini akan membuat suhu di dalam panci atau rice cooker akan turun secara tiba- tiba sehingga mempengaruhi hasil masakan.

Selain itu uap yg ada di dalam wadah pun akan hilang dan akan membuat tekstur nasi jadi keras. Sebaiknya biarkan nasi matang sepenuhnya sebelum membuka tutupnya. Dengan begitu nasi yg Anda masak akan jauh lebih enak.