Perubahan Kebutuhan Asupan Seiring Dengan Pertambahan Usia

Perubahan Kebutuhan Asupan Seiring Dengan Pertambahan Usia

Seiring dengan pertambahan usia, gaya hidup seseorang pun akan mengalami perubahan. Makin tua seseorang, maka aktivitas keseharian mereka pun akan menjadi lebih minim. Berbeda dengan mereka yg masih cenderung muda yg memiliki banyak aktivitas dan butuh energi yg penuh setiap harinya.

Perbedaan aktivitas ini lah yg membuat pengaturan popa makan dan asumsi nutrisi menjadi berbeda. Karena itu Anda tak bisa menyamakan nutrisi harian saat Anda masih muda dan saat Anda sudah mulai beranjak tua.

Usia 20-an

Pada saat Anda berusia 20 tahun- an, Anda membutuhkan banyak asupan energi. Karena itu pemenuhan kebutuhan kalori juga akan lebih tinggi pada tingkat usia lainnya. Akan tetapi perlu Anda pahami  bahwa pemenuhan kalori tubuh tetap harus bersumber dari makanan dan minuman yg sehat, seperti buah, sayur, ikan, daging dan juga telur.

Seorang anak muda yg aktif tak hanya membutuhkan kalori yg cukup, akan tetapi juga membutuhkan vitamin B. Karena itu bila perlu sebaiknya konsumsi vitamin B yg bisa ditemukan dalam makanan utuh atau dari suplemen vitamin B yg bisa ditemukan di pasaran.

Usia 30-an

Di tingkat usia ini, Anda biasnya dituntut untuk lebih fokus pada masalah kesuburan. Soalnya, kebanyak dari masyarakat di usia 30 tahun-an mereka sudah memiliki anak. Karena itu sebisa mungkin mulailah hilangkan kebiasaan buruk seperti meroko yg bisa berdampak bagi keseburan, begitu juga halnya dengan konsumsi alkohol. Kebiasaan tersebut tak hanya berlaku bagi perempuan namun juga untuk laki- laki. Soalnya kesehatan sperma seorang pria juga bisa dipengaruhi oleh rokok dan alkohol.

Di samping masalah kesuburan biasanya seseorang yg berada pada usia 30 an juga rentan mengalami stres. Salah satu faktornya adalah pekerjaan. Karena itu untuk meminimalisir gangguan tersebut Anda bisa mulai menyeimbangkan gula darah dengan mengkonsumsi mekanan utuh seperti buah dan sayuran mentah. Kemudian sebaiknya kurangi konsumsi makanan siap saji dan harus mengkonsumsi makanan yg kaya akan protein setiap kali makan.

Usia 40-an

Pada usia ini, sebaiknya Anda lebih fokus pada kesehatan organ dalam tubuh. Salah satunya adalah liver. Soalnya bagi mereka y masa mudanya bayak diracuni oleh alkohol, maka dampaknya akan terasa pada usia ini.

Untuk meminimalisir komplikasi masalah adalah dengan menyehatkan organ hati. Untuk itu Anda perlu dengan rutin mengkonsumsi sayuran hijau, bawang merah, bawang putih dan sayuran seperti brokoli kankung dan kol yg sangat baik untuk menyehatkan hati. Sama seperti pada saat berusia 30  tahun di usia ini pun Anda biasanya akan dihadapkan dengan banyak tekanan hidup, terutama tuntutan keluarga dan karir.

Hormon pun mulai berubah dan biasanya wanita tengah menuju menopause dan pria andropause. Karena itu sebaiknya konsumsilah makanan yg kaya akan magnesium agar bisa membantu relaksasi otot, regulasi tidur dan peningkatan hormon.

Usia 50-an

Mereka yg sudah memasuki tahapan ini diharapkan agar bisa menjaga kesehatan jantung mereka dengan lebih baik. Dengan minum secara teratur, memperhatian kandungan garam dalam makan dan mengkonsumsi banyak sayuran serta buah juga tentunya sangat baik bagi kesehatan. Selain itu Anda juga harus memperbanyak konsumsi makana dengan kandungan serat dan antioksidan.

Selain jantung, kesehatan mata juga sangat penting diperhatikan. Soalnya pada beberapa kasus, mereka yg berusia 50 tahun banyak yg mengalami masalah penglihatan. Untuk mencegahnya, sebiaknya Anda mulai memperbanyak konsumsi makanan kaya lutein yg bisa membantu melindungi penglihatan. Makanan yg baik untuk masalah mata adalah bayam, kangung dan juga brokoli.

Usia 60-an

Masalah yg paling banyak diderita oleh orang yg berusia 60 tahun biasanya berkaitan dengan tulang. Biasanya kekuatan tulang pada usia ini makin memburuk. Karena itu kalsium dan vitamin D sangat penting untuk menjaga hal ini. Untuk mendapatkan asupan kalsium Anda bisa mengkonsumsi makana yg terbuat dari olahan susu, sayuran hijau dan juga kacang- kacangan serta suplemen pendukung tulang yg direkomendasikan oleh dokter.

Usia 70-an

Bila seseorang masih bisa bergerak aktif pada usia ini maka ia bisa dikategorikan sangat beruntung. Akan tetapi bukan jadi hal sulit untuk bisa terus aktif. Setidaknya sealu rutin berjalan kaki di sekitar rumah Anda untuk menjaga kesehatan tulang dan tubuh. Sementara itu untuk asupan makanan, perbanyaklah konsumsi daging ikan dan kunyit yg diketahui bisa membantu mengurangi peradagan dan menjaga sendi tetap fleksibel