Pastikan Nutrisi Anak Terpenuhi Dalam 1.000 Pertama Kehidupannya

Pastikan Nutrisi Anak Terpenuhi Dalam 1.000 Pertama Kehidupannya

Asupan nutrisi sangat penting bagi 1.000 hari pertama hidup seorang bayi. Bahkan kecerdasan seorang anak ditentukan oleh nutrisi yg mereka terima pada masa 1.000 hari yg sangat penting ini. Bila seorang anak sudah mengalami malnutrisi sebelum 1.000 hari kehidupannya, maka kemungkina besar sang anak akan memiliki IQ yg rendah di masa depan.

Akibat yg ditimbulkan oleh malnutrisi ini sifatnya cenderung permanen dan tak bisa diperbaiki. Karena itu, pastikan bahwa buah hati kita terhindar dari malnutrisi dengan memberikan asupan nutrisi yg baik.

Masa 1.000 hari pertama kehidupan ini dimulai sejak janin berada di kandungan ibu hingga anak berusia 2 tahun. Pada masa ini sangat penting bagi anak untuk mendapatkan nutrisi yg berguna bagi pertumbuhan otaknya.

Pada usia 2 tahun, biasanya usia anak sudah mencapai 88 %, dan bila sudah tumbuh, fungsi otak tak bisa dikembalikan seperti semula lagi. Karena itu kecerdasan anak ditentukan oleh nutrisi yg ia terima pada masa-masa ini.

Tak hanya berpengaruh pada kecerdasan anak, kecukupan nutrisi yg diterima oleh anak pada 1.000 hari pertamanya juga menentukan kemampuannya dalam berkomunikasi, kognitif, motorik emosi dan juga hal lainnya pada diri anak. Masalah yang paling umum terjadi pada anak- anak yg kurang gizi adalah mereka tumbuh pendek atau stunting. Tak hanya itu, hampir 95 % anak yg kekurangan gizi biasanya memiliki IQ di bawah 90.

Seharusnya enam bulan pertama setelah bayi dilahirkan ia hanya mendapatkan nutrisi dari ASI. Namun dalam beberapa kasus, ibu tak bisa memberikan ASI sehingga dilakukan penggantian ke susu formula. Setelah melewati fase ini, bayi perlu mendapatkan tambahan nutrisi dari  makanan pendamping ASI atau MPASI. Soalnya kandungan nutrisi dalam ASI sudah tak lagi mencukupi kebutuhan bayi.

Banyak orang yg mempermasalahkan lantaran MPASI diberikan terlalu cepat karena dianggap bisa berbahaya pada sistem pencernaan bayi. Akan tetapi memberikan MPASI terlalu terlambat juga membuat bayi kekurang nutrisi yg juga sangat bebahaya.

Berikanlah MPASI Yang Kaya Nutrisi Untuk Bayi

Karena itu berikanlah MPASI pada umur yg tepat. MPASI pun harus memiliki kandungan nutrisi yg baik, mana untuk bayi dan cara pemberiannya juga harus benar. Seharusnya MPASI mengandung zat besi yg cukup banyak lantaran kandungan di ASI pada fase ini sudah sangat kurang. Padahal kebutuhan zat besi untuk bayi berusia 6 hingga 12 bulan adalah 11 mg.

Selama ini banyak kesalahpahaman yg terjadi dalam pemberian MPASI pada anak. Kebanyakan orang tua lebih memilih untuk mengenalkan sayur dan buah pada anak mereka ketimbang melengkapi kebutuhan nutrisi yg dibutuhkan seperti energi, protein, lemak hingga vitamin dan mineral. Padahal zat- zat ini sangat dibutukan anak utnuk tumbuh kembang otaknya.

Karena itu untuk mencukupi kebutuhan zat besi pada bayi, sebaiknya ibu memberikan daging merah dan hati ayam dalam menu MPASI bayi. Sedangkan untuk zat penting lainnya, bisa didapatkan dari makanan yg biasa dikonsumsi oleh keluarga sehari=hari, dan aman untuk anak.

Pada dasarnya prinsip MPASI adalah memperkenalkan makanan yg memiliki tekstur sesuai dengan kemampuan oromotornya. Karena itu tak masalah meberikan masakan rumahan papda anak bay yg mengandung garam, gula atau bahkan santan. Namun makanan ini tentu harus dihaluskan sedemikian rupa sehingga bisa dimakan oleh anak sesuai dengan kemampuan pencernaannya.