Naksir Rekan Kerja? Apa Yang Harus Anda Lakukan?

Naksir Rekan Kerja? Apa Yang Harus Anda Lakukan?

Pernahkan Anda merasa tertarik atau bahkan jatuh cinta pada rekan kerja di kantor? Hal ini sangat mungkin terjadi, dan juga sangat sering kita temui di sekitar kita. Duduk berdekatan setiap hari, nyambung saat diajak bicara dan juga meraa nyaman satu sama lain bisa membuat Anda akhirnya jatuh cinta pada rekan kerja.

Namun biasanya tak semua orang akan melanjutkan rasa ketertarikan mereka tersebut dalam sebuah penjajakan untuk menjadikan rekan kerja sebagai kekasih. Alasannya cukup sederhana. Mengubah hubungan profesionalitas menjadi romantis memang tak mudah. Ada cukup banyak resiko yg harus Anda hadapi di depan. Beberapa masalah pribadi bahkan bisa mengganggu hubungan profesional di kemudian hari yg tentu membuat produktivitas Anda di kantor jadi tak maksimal.

Karena itu saat Anda merasakan ketertarikan pada lawan jenis, sebaiknya  tanyakan lima pertanyaan ini pada diri Anda sebelum akhirnya memutuskan akan melanjutkannya pada hubungan romantis atau menghentikannya sebagai sekedar ketertarikan saja.

Naksir Biasa atau Memang Ada Hubungan Emosional

Saat Anda menghabiskan sangat banyak waktu bersamanya, mulai dari meeting, menyelesaikan pekerjaan atau bahkan sering curhat mengenai masalah kantor dan lainnya, maka tak heran bila akan ada perasaan suka yg muncul di antara Anda.

Namun sebaiknya cermati terlebih dahulu dengan baik, apa yg sebenarnya Anda rasakan padanya. Bila hanya sekedar ketertarikan fisik, maka mungkin orang tersebut akan sering Anda pikirkan saat sedang bersama. Akan tetapi bila sudah tak bersama lagi dan Anda masih tetap memikirkannya, mungkin Anda sudah mulai merasakan hubungan emosional. Melanjutkan hubungan ke tahap berikutnya pun bisa Anda pertimbangkan dengan matang.

Apakan Anda Benar- Benar Mengenalnya?

Mungkin Anda menghabiskan sebagian besar hari- hari Anda dengannya. Namun bukan berarti Anda sudah mengenalnya dengan sangat baik. Akan tetai, lantaran Anda bekerja bersamanya, seharusnya Anda sudah tau benar bagaimana ia menghadapi tekanan, dan juga bagaimana ia bertanggung jawab terhadap sesuatu. Namun tentu hal tersebut tak cukup untuk membuat Anda mengenal kepribadian seseorang lebih dalam.

Apakah Peraturan Kantor Memperbolehkan?

Tak semua kantor mengizinkan hubungan romantis antara karyawannya. Beberapa perusahaan bahkan melarang keras hal tersebut dan menuntut para karyawan memilih antara hubungan asmara mereka atau karir. Terutama bila hubungan asmara ini terjadi antara atasan dan bawahan. Selain itu suami istri biasanya juga tak boleh berada di perusahaan yg sama, sehingga saat pernikahan terjadi, salah satu dari Anda mau tak mau harus berhenti dari pekerjaan.

Apakah Akan Mempengaruhi Profesionalisme?

Ada kemungkinan hubungan dengan rekan sekantor akan mempengaruhi Anda atau pun pasangan dalam mendapatkan respek di kantor. Karena itu sebaiknya pertimbangkan pula hal ini. Bukan tak mungkin rekan kerja Anda tak merasa senang dengan hubungan asmara yg Anda jalani dengan sesama rekan kerja dan membuat pandangan serta penilaian mereka terhadap Anda jadi berubah.

Bisakah Anda Membuat Batasan?

Bila Anda dan sang rekan kerja sudah memutuskan untuk menjalin hubungan romantis, maka sebaiknya diskusikan mengenai batasan yg perlu dipatuhi satu sama lain. Misalnya saja mengenai bagaimana Anda menunjukkan kemesraan Anda di depan rekan kerja lainnya. Bicarakan pula dengannya batasan rasa cemburu agar  salah satu pihak tak merasa tersakiti saat melihat pasangannya akrab dengan rekan kerja lain.