Mitos Tentang Alkohol Yang Tak Boleh Dipercaya

Mitos Tentang Alkohol Yang Tak Boleh Dipercaya

Minuman beralkohol sebenarnya tak dianjurkan dan bahkan dilarang oleh agama. Akan tetapi sayangnya belakangan minuman beralkohol sudah menjadi bagian masyarakat modern, terutama perkotaan.

Walau zaman sudah berubah,masyarakat kita sebenarnya masih sama. Percaya pada mitos. Begitu juga halnya dengan minuman beralkohol yg diikuti sejumlah mitos. Karena itu sebaiknya Anda berhati- hati pada mitos- mitos ini. Karena mempercayai mitos yg salah justru bisa berakibat fatal pada kesehatan Anda.

Bukan hanya mitos mengenai alkohol saja. Akan tetapi sebaiknya Anda memang mengecek kebenaran setiap mitos yg Anda dengar dan pastikan sumbernya terpercaya. Apalagi alkohol adalah zat stimulan yg sebenarnya tergolong pada obat. Karena itu Anda harus sangat berhati- hati saat mengkonsumsinya.

Ada begitu banyak mitos salah yg beredar di masyarakat mengenai alkohol. Karena itu sebaiknya Anda mulai memilah yg mana yg seharusnya dipercaya dan yg mana sebaiknya diabaikan.

Alkohol Membuat Tidur Lebih Nyenyak

Saat Anda sedang stress atau mengalami susah tidur, maka tak jarang alkohol ditawarkan sebagai solusi. Hingga saat ini masih banyak orang yg percaya bahwa alkohol bisa membuat perasaan lebih tenang dan tidur pun bisa lebih nyenyak. Namun benarkan demikian?

Faktanya mengkonsumsi minuman beralkohol sebelum tidur justru bisa menganggau kualitas tidur Anda, terutama pada tahap tidur REM atau Rapid Eye Movement. Bila Anda tak bisa masuk dalam tahap REM ini maka siklus tidur Anda akan terganggu dan Anda pun akan lebih mudah terbangun di tengah malam.

Di samping itu, minuman beralkohol juga bersifat diuretik yg berarti akan membuat Anda sering mengeluarkan cairan dalam tubuh. Bisa lewat keringat atau buang air kecil. Tentu hal ini tak akan membuat Anda tak nyaman dan terganggu pada saat tengah tidur.

Muntah Untuk Mencegah Mabuk

Bila Anda tak ingin mabuk, maka sebaiknya batasi konsumsi alkohol yg Anda minum. Memuntahkan alkohol setelah meminumnya tak akan berdampak besar pada kadar alkohol yg ada di dalam darah Anda. Soalnya alkohol sangat mudah dan cepat diserap oleh tubuh.

Alkohol akan masuk dalam darah anda dan menjalar di seluruh tubuh Anda, termasuk ke dalam otak. Hanya butuh hitungan menit untuk semua itu terjadi. Karena itu alkohol yg ada di lambung yg Anda muntahkan sebenarnya sudah tinggal sedikit sekali.

Makin Lama Disimpan Wine Makin Bagus

Hal ini tidak selalu terjadi. Soalnya setiap jenis wine berbeda- beda. Ada jenis winte yg tak akan bertambah kualitasnya bila sudah lewat satu tahun dari masa produksinya. Bahkan wine yg sudah lewat dari tanggal kadaluarsanya, bisa kehilangan antioksidannya.

Namun memang ada jenis anggur yg makin lama justru makin enak dan berkualitas. Tapi Anda harus bisa membedakan yg mana yg bisa disimpan dan yg mana justru tak baik disimpan dan harus dikonsumsi sebelum tanggal kadaluarsanya lewat.

Mulai Dengan Minuman Paling Keras, Baru Minum Bir

Entah bagaimana mitos ini bisa beredar di masyarakat. Namun yg pastinya hal ini sangat salah dan sebaiknya tinggalkan sekarang juga cara ini. Mitos ini sepenuhnya salah karena bagaimana urutan minum Anda sama sekali tak akan berpengaruh pada kadar alkohol dalam darah Anda. Saat Anda sudah minum terlalu banyak maka sudah pasti Anda akan mabuk tak peduli apa yg Anda minum dulu.

Kopi Di Pagi Hari Bisa Atasi Mabuk Setelah Minum

Jangan pernah mengandalkan mitos ini karena faktanya kopi sama sekali tak ampuh dalam mengusir hang over. Kandungan kafein dalma kopi justru bisa membuat Anda makin dehidrasi karena kehilangan banyak cairan tubuh. Selain itu efek kafein yg menyusul mabuk Anda juga bisa membuat Anda lebih kacau dan bukannya segar. Bahkan Anda bisa menderita sakit kepala, jantung berdebar hingga sakit perut.