Menjaga Daya Ingat Dengan Memperbaiki Kualitas Hidup

Menjaga Daya Ingat Dengan Memperbaiki Kualitas Hidup

Menjaga ingatan tetap kuat adalah salah satu prioritas dalam hidup kita. Tentu tak ada orang yg mau jadi pikun, pelupa dan demensia saat memasuki masa tua. Karena itu, sejak dini kita harus memperhatikan berbagai hal yg bisa mempengaruhi kekuatan ingatan.

Ada banyak hal yg mempengaruhi ingatan kita. Mulai dari makanan yg kita konsumsi hingga bagaimana kita menjaga kebugaran tubuh dengan olahraga dan pola hidup sehat. Para ahli baru-baru ini mengungkapkan beberapa tips agar ingatan kita tetap tajam dan tubuh selalu bugar dan sehat.

Kelolalah Tingkat Stress Anda

Tekanan yg dirasakan sehari-hari bisa menimbulkan stress kecil. Hal ini meliputi adu argumen dengan rekan kerja, atau kemacetan lalu lintas. Ternyata masalah sepele seperti ini bisa mempengaruhi fokus dan kemampuan ingatan.

Karena itu belajarlah untuk mengelola stress Anda. Dengan mencoba menerima hal yg tak bisa kita ubah adalah salah satu cara paling simpel yg bisa Anda lakukan. Selain itu melakukan Yoga, meditasi dan relaksasi juga bisa sangat membantu untuk mengatasi stress yg kita alami sehari-hari.

Pastikan Anda Mendapatkan Tidur Yang Berkualitas

Kuantitas tidur sangat berbeda dengan kualitasnya. Walau Anda tidur selama 8 jam, belum tentu tidur Anda berkualitas. Sementara itu bisa jad Anda hanya tidur selama lima jam, namun memiliki kualitas yg baik.

Orang dengan tidur yg kurang berkualitas di malam hari cendeerung lebih pelupa dibandingkan dengan orang yg tidur dengan nyenak. Tidur yg berkaulitas saat malam hari sangat baik untuk memperkuat ingatan.

Banyak orang yg memilih untuk menggantungkan diri pada obat- obatan untuk mengatas insomnia. Padahal bila digunakan dalam jangka panjang  obat-obatan ini justru bisa menggantu ingatan dan fungsi otak secara umum.

Karena itu sebaiknya perbaikilah kebiasaan tidur Anda lebih dulu sebelum memutuskan untuk beralih ke pengobatan.  Selain itu, bila Anda memang merasa membutuhkan obat-obatan, gunakanlah dalam pengawasan dokter dan gunakan dosis terendah untuk waktu sesingkat mungkin agar tidur Anda bisa kembali normal.

Berhentilah Merokok

Semua perokok tentu sepakat bahwa berhenti merokok adalah hal yg sangat sulit. Akan tetapi bila tentu Anda juga tau betapa bahayanya rokok bagi kesehatan secara keseluruhan. Begitu juga dengan ingatan. Perokok cenderung memiliki masalah ingatan yg berkaitan dengan usia dan masalah memori lainnya.

Orang yg merokok lebih dari dua bungkus sehari pada usia paruh bahaya memiliki resiko dua kali lipat terkena demensia di hari tua mereka dibandingkan dengan mereka yg bukan perokok. Akan tetapi mereka yang berhenti merokok pada usia pertengahan dan yg merokok kurang dari setengah bungkus sehari memiliki resiko demensia yg sama dengan yg tidak pernah merokok sama sekali.

Kurangi Konsumsi Alkohol

Para pencandu alkohol mengalami kesulitan dalam ingatan jangka pendek, seperti menghafal daftar. Jenis lainnya dari kehilangan ingatan yg terkait dengan penggunaan alkohol disebut sindrom Korsakoff.

Pada kondisi ini defisiensi vitamin B1 jangka panjang dikombinasikan dengan efek racun alkohol di otak bisa memicu amnesia yg mendadak dan dramatis. Di beberapa kasus bahkan kehilangan ingatan ini bersifat permanen. Akan tetapi bila dideteksi lebih awal maka bisa diperbaiki hingga tingkat tertentu.

Hindarkan Otak Dari Cedera

Trauma pada kepala adalah penyebab utama hilangnya ingatan seseorang. Hal ini juga meningkatkan resiko demensia. Karena itu sebaiknya selalu gunakan perlengkapan yg sesuai pada saat anda melakukan aktivitas berkecepatan tinggi dan olahraga kontak fisik. Termasuk pada saat Anda bersepeda dan bertinju, atau olahraga sejenis.

Begitu juga halnya dengan saat Anda mengendari kendaraan bermotor. Sejauh ini kecelakaan mobil sejauh ini adalah penyebab paling umum cedera otak. Bila Anda mengenakan sabuk pengaman, resiko cedera kepala parah akan berkurang cukup banyak.