Mengungkapkan Kemarahan Bisa Buat Orang Lebih Bahagia

Mengungkapkan Kemarahan Bisa Buat Orang Lebih Bahagia

Ada cukup banyak orang di muka bumi ini yang tak bisa dan tak mau menunjukkan rasa marah atau kecewa mereka. Orang- orang seperti ini biasanya memang tertutup dan tak ingin membiarkan orang lain mengetahui emosi mereka. Namun apakah cara ini sehat bagi mental Anda?

Faktanya orang yg cenderung menutupi rasa marah mereka ternyata bukanlah orang yg paling bahagia di dunia. Soalnya bahagia bukan hanya tentang merasa senang sepanjang waktu, melainkan juga merasakan emosi lainnya seperti marah, kecewa atau kesal. Merasakan emosi yg berbeda sangat sehat bagi kesehatan mental.

Namun di beberapa budaya, termasuk di budaya timur, ada banyak tekanan untuk tak menunjukkan rasa marah dan hanya menunjukkan hal yg baik sepanjang waktu. Padahal memendam perasaan tak menyenangkan selama jangka waktu tertentu ternyata bisa menjadi bom waktu dan menciptakan perasaan tak bahagia jangka panjang. Tapi jangan salah, tak semuanya seperti itu. Karena pada dasarnya memang ada orang yg tak bisa marah.

Beberapa waktu lalu seorang peneliti mempelejari pengaruh berbagai macam emosi untuk keseluruhan kebahagiaan seseorang. Penelitian yg dilakukan di Amerika Serikat tersebut melibatkan 2.324 orang mahasiswa di delapan negara, termasuk Amerika Serikat.

Para peserta ini ditanyai mengenai bagaimana perasaan yg mereka rasakan dalam kehidupan sehari- hari serta perasan apa yg paling ingin mereka tunjukkan. Mereka juga menjawab berbagai pertanyaan tentang gejala depresi dan juga kepuasan hidup.

Pada akhir penelitian tersebut, para peneliti ini mendapatkan fakta bahwa sebagian besar peserta ini berharap untuk bisa menunjukkan emosi yg lebih menyenangkan dalam kehidupan mereka. Terlepas dari jenis emosi yg paling ingin mereka tunjukkan dan juga terlepas dari negara dan budaya mereka, para peserta ini menunjukkan bahwa saat mereka menunjukkan emosi yg paling sesuai dengan kondisi emosi yg mereka alami, merasa lebih puas terhadap hidup dan memiliki gejala depresi yg lebih sedikit.

Meski demikian penelitian ini juga menekankan bahwa bukan berarti Anda bisa bebas menjadi orang yg pemarah bagi lingkungan sekitar. Bukan berarti juga Anda memiliki kebebasan dan disarankan untuk mengeluarkan kata- kata buruk untuk menyakiti hati orang lain.

Sampaikan Perasaan Anda Saat Marah, Bukan Untuk Memuaskan Emosi

Pada saat Anda kesal, tak masalah mengungkapkan pikiran Anda dan kekesalan Anda dengan emosi yg sesuai. Namun di saat emosi tersebut telah berlaru, maka Anda harus mengakhirinya dan tak perlu memperpanjangnya dan membuat keadaan tambah buruk bagi semua orang.  Karena pada dasarnya kunci dari kebahagiaan adalah bila saat Anda marah, tujuan Anda adalah untuk menyampaikan perasaan Anda, bukan untuk memuaskan emosi.

Dengan kata lain, Anda akan jadi pribadi yg lebih bahagia saat Anda menjalani emosi Anda secara alami dan positif. Saat amarah disalurkan dengan baik, paka pemulihannya pun juga akan menjadi lebih cepat, tak menyimpan rasa dendam dan juga tak ada penyesalan di kemudian hari. Hal ini pun bisa menyehatkan mental Anda yg akhirnya tentu bisa membuat hidup jadi lebih bahagia secara keseluruhan.

Jadi mulai sekarang, Anda tak perlu khawatir dan menahan diri saat Anda marah. Tak mengapa bila Anda menunjukkan dan jujur saat Anda marah. Namun jangan biarkan perasaan tersebut berlarut- larut dan justru malah menggerogoti Anda.