Manfaat Berlari Bagi Ereksi Pria

Manfaat Berlari Bagi Ereksi Pria

Berlari adalah salah satu cara paling efektif untuk berolahraga dan menjaga kebugaran tubuh. Ada begitu banyak manfaat yg bisa kita dapatkan dari olahraga lari. Namun taukah Anda kalau ternyata ada manfaat ekstra bagi para pria yg melakukan olahraga lari?

Seorang peneliti menyebutkan bahwa tubuh beradaptasi untuk mencegah hal buruk terjadi pada penis dan testis. Kemampuan adaptasi tersebut juga terjadi pada saat seorang ria berlari dalam kondisi yg cukup berat, seperti lari panjang di sore hari dalam dukungan yg tidak memadai.

Tobias Kohler, seorang ahli urologi dari Southern Illinois Universty menyebutkan bahwa kemampuan testis untuk menarik dirinya ke tas tubuh disebut dengan refleks kremaserik. Ini adalah cara tubuh agar terhindar dari cedera. Namun begitu, bukan berarti penis dan testis bisa terbebas sepenuhnya dari cedera saat melakukan olahraga berat. Bila Anda seorang pelari, maka Anda harus mengetahui beberapa hal yg terjadi pada organ vital yang satu ini saat tengah berolahraga, baik efek positif atau pun negatif.

Rasa Nyeri Pada Testis

Satu dari tujuh pria mengaku pernah mengalami nyeri pada testis mereka yg disebabkan oleh varikosel,  dimana kondisi pembuluh darah veda dalam testis melebar. Kelainan ini biasanya terjadi lantaran faktor genetik. Varikosel diketahui bisa membuat pria merasa tersiksa saat berlari.

Hal tersebut terjadi lantaran otot-otot yg dipakai untuk berlari memicu aliran darah ke belakang dan memperlebar varikosel. Untuk mengurangi rasa nyeri, Anda bisa memakai celana dalam yg ketat atau celana yg memang dibuat khusus untuk berlari.

Bahaya Tekanan

Walau sudah memakai celana dalam yg ketat atau celana yang khusus digunakan untuk olahraga bisa membuat berlari sedikit lebih nyaman ada sedikit efek samping.  Celana yg terlalu ketata bisa menghambat aliran darah ke area pangkal paha. Karena itu akan terasa nyeri pada bagian testis.

Saat Anda merasa nyeri, maka itu artinya tubuh memberi tahu bahwa celana Anda terlalu ketat. Namun tak perlu khawatir karena tekanan tersebut tak akan mengganggu kesuburah pria.

Berlari Bisa Membantu Ereksi

Seorang pria yg berlari secara teratur selama beberapa hari dalam seminggu akan memiliki aliran darah dan kesehatan jantung yg baik. Aliran darah yg lancar juga berarti ereksi akan makin kencang. Karena itu, berlari bisa memperbaiki ereksi. Pria yg melakukan olahraga seperti lari dengan intensitas tinggi selama dua jam akan memiliki kualitas ereksi yg lebih baik ketimbang yg tidak.

Berlari Bisa Menguatkan Sperma

Ada banyak bukti yg menunjukkan bahwa aktivitas fisik terutama berlari bisa meningkatkan kesuburan pria. Sebuah studi yg dilakukan di Inggris menemukan bahwa pria yg berlari setidaknya selama 15 jam per minggu memiliki kadar sperma leih tinggi hingga 73 persen dibandingkan dengan mereka yg tidak berlari.

Berolahraga secara rutin diketahui bisa meningkatkan kadar testosteron dalam tubuh yg pada akhirnya akan memberikan dampak baik untuk kesehatan sperma.

Berlari Pun Ada Batasannya

Terlalu banyak berlari ternyata juga bisa memberikan dampak buruk bagi tubuh. Hal ini juga berefek pada kesehatan pria. Berlari dengan jarak lebih dari 100 km per minggu ternyata justru malah menurunkan kadar testosteron hingga 28 persen. Ini juga berarti penurunan jumlah sperma.

Penelitian terbaru juga memberikan bukti yg sama. Berlari berlebihan akan menciptakan respon yg kurang baik untuk kualitas sperma. Olahraga terlalu keras diketahui membuat tubuh Anda merasa stres. Pada pria hal tersebut tercermin lewat penurunan kadar testosteron dan gangguan fungsi seksual, bahkan juga kesuburan.