Mana Yang Lebih Penting, Olahraga Atau Tidur?

Mana Yang Lebih Penting, Olahraga Atau Tidur?

Rutin berolahraga dan mendapatkan tidur yg cukup adalah dua hal yg sama pentingnya demi menjaga kesehatan tubuh seseorang. Namun yg manakah yg sebaiknya Anda prioritaskan?

Ada kalanya Anda merasa sangat lelah dan kurang tidur, namun rutinitas memaksa Anda untuk bangun pagi dan melakukan olahraga. Beberapa orang akan lebih memilih untuk tetap tidur lantaran mereka punya alasan yg cukup kuat untuk melewatkan rutinitas olahraga. Namun masih cukup banyak orang yg melawan rasa kantuk, memaksa tubuhnya untuk bergerak dan pergi berolahraga.

Namun apakah yg seharusnya Anda lakukan? Yg mana yang harus Anda utamakan? Memenuhi kebutuhan tidur, atau memaksa bangung untuk olahraga?

Tidur dan olahraga diibaratkan seperti air dan makanan. Tak hanya sangat diperlukan oleh tubuh, keduanya juga sangat sulit untuk dipisahkan satu sama lain. Oleh karena itu memilih antara dua hal ini adalah perkara yg sangat sulit.

Faktanya, rutin berolaraga berperan sangat penting bagi seseorang untuk mendapatkan tidur yg berkualitas. Namun di sisi lain, tidur yg berkualitas pun sangat penting untuk kinerja fisik. Akan tetapi tidur adalah kebutuhan yg paling mendasar yg jadi sebuah fondasi di mana pikiran dan tubuh yg sehat terbentuk. Bila fondasi ini goyah maka akan memberikan dampak yg sangat buruk bagi kesehatan.

Lantas berapa jam kah waktu yg dibutuhkan untuk tidur hingga tidur Anda bisa dikategorikan cukup? Ahli mengatakan bahwa orang dewasa butuh waktu tujuh hingga sembilan jam untuk tidur. Tidur malam sendiri dikatakan cukup bila tuntas hingga tujuh jam, agar keesokan harinya Anda bisa bekerja dan berolahraga dengan maksimal.

Penelitian yg dilakukan di tempat berbeda juga menemukan fakta bahwa saat orang- orang yg menderita insomnia diminta untuk melakukan aerobik secara teratur, mereka dilaporkan mengalami peningkatan kualitas tidur dan mengaku tak mudah lelah di siang hari.

Dengan kata lain bila Anda sudah mendapatkan tidur selama setidaknya tujuh jam, maka tak ada alasan untuk tidak berolahraga. Lantas bagaimana caranya agar Anda bisa mendapatkan tidur yg cukup dan tetap rutin berolahraga?

Tidur Berkualitas Dan Olahraga Rutin Tak Bisa Dipisahkan Satu Sama Lain

Dari pemaparan di atas, tentu Anda sudah mengetahui bahwa hubungan antara tidur dan olahraga pada dasarnya sama sekali tak bisa dipisahkan satu sama lain. Karena itu Anda tetap harus berusaha keras untuk menyeimbangkan keduanya.

Mulai sekarang mulailah atur waktu tidur Anda. Bila biasanya Anda hanya tidur lima jam sehari, sebaiknya mulai pertimbangkan dan mengatur kali jadwa rutinitas yg Anda lakukan setiap harinya. Anda bisa melihat di mana Anda akan lebih efisien dalam mengatur waktu. Misalnya saja mengusahakan tidur 30 menit lebih awal atau  mengurangi waktu bermain gadget yg selama ini sangat menyita waktu Anda.

Bila bangun pagi adalah perkara yg sulit bagi Anda, maka Anda bisa mencari waktu lain untuk berolahraga. Misalnya aja sepulang bekerja atau saat tengah istirahat. Anda bisa berolahraga setidaknya 40 menit dengan intensitas sedang sebanyak tiga kali seminggu.

Nah keadaannya akan berbeda bila Anda tengah sakit. Bila berada dalam kondisi ini Anda harus mendahulukan tidur dan menunda olahraga sampai kondisi Anda benar- benar pulih. Jangan terlalu memaksakan aktivitas fisik karena hal ini justru bisa menurunkan daya tubuh Anda dan memperlambat pemulihan.