Lima Kisah Unik Yang Memotivasi Wanita Menurunkan Berat Badannya

Lima Kisah Unik Yang Memotivasi Wanita Menurunkan Berat Badannya

Obesitas atau berat badan berlebih memang diketahui sangat berdampak bagi kesehatan seseorang. Sejumlah penyakit berbahaya dan mematikan pun mengintai orang- orang dengan berat badan ekstra ini. Bagi orang yg menderita obesitas, butuh determinasi dan motivasi untuk meraih kesuksesan. Karena pada dasarnya untuk kembali mendapatkan berat badan ideal, seseorang harus menempuh perjalanan panjang dan berat. Akan tetapi beberapa orang di bawah ini berhasil menemukan motivasi mereka dari beberapa hal tak terduga.

Memutuskan Menurunkan Berat Badan Setelah Anak Hampir Tertabrak Mobil (Jana Roller)

Sebagai seorang ibu, Jana Roller ingin merawat dan mengasuh anaknya secara optimal. Akan tetapi Jana Roller merasa jadi ibu yg gagal saat ia tak berhasil mengejar anaknya yg berlari ke jalan raya dan hampir tertabrak mobil. Kejadian traumatis tersebut membuat Jana Roller akhirnya memutuskan untuk menurunkan berat badannya.

Ia menyesal hanya bisa berlari sambil terengah- engah dan menjerti agar anaknya berhenti berlari. Hal tersebut membuatnya merasa kesal pada dirinya sendiri. Pada saat kejadian tersebut, berat badan Jana Roller mencapai angka 135 kg. Setelah melakukan diet kalori dan rutin pergi ke gym, Jana Roller berhasil menurunkan berat badannya hingga 55 kg. Dan sekarang ia sudah berhasil menurunkan lebih dari 70 kg dan sudah mencapai angka 58 kg ditimbangannya.

Ingin Jadi Ibu Yang Aktif (Tara Kavanagh)

Tara Kavanagh adalah seorang wiraswasta yg berasal dari South Dakota. Sebelum ia memili akan, ia memiliki berat badan hingga 90 kg. Namun saat anak pertamanya lahir, berat badannya mencapai 138 kg. Karena itu pada kehamilan keduanya ia bertekad membuat perubahan pada berat badannya.

Ia mengaku tak ingin menjalani hidupnya sebagai seorang ibu yg menjalani hidup dengan tubuh obesitas dan tak sehat. Tara Kavanagh berharap bisa jadi seorang ibu yg aktif dan bisa bermain dengan anak- anaknya.

Tara Kavanagh pun akhirnya mencoba berolahraga dengan menggunakan aplikasi. Dari aplikasi tersebut ia berhasil menemukan program kebugaran yg bisa ia ikuti. Saat berat badannya sudah mulai turun, ia tetap melakukan olahraga dengan intensitas yg sama. Ia pun akhirnya memperhatikan makanan yg ia konsumsi.

Memutuskan Diet Setelah Diejek Selingkuhan Suami (Betsy Ayala)

Wanita bertubuh gemuk memang kerap mendapatkan ejekan dari lingkungan sekitarnya. Hal tersebut juga dialami oleh Betsy Ayala. Beberapa bulan setelah ia melahirkan, perempuan yg tinggal di Houston tersebut menemukan beberapa pesan teks antara suaminya dan sseorang wanita. Saat itu kedua orang tersebut membicarakan dan menertawakan berat badan Ayala.

Ia mengaku hal tersebut membuatnya merasa bertantakan hancur. Padahal ia sudah mencurahkann 17 tahun hidupnya untuk hubungan mereka. Saat itu beratnya mencapai angka 100 kg dan memiliki anak berusia 6 kg. Akhirnya setelah berpisah dengan suaminya, Ayala berusaha mendapatkan tubuh yg bugar.

Ia memulai dietnya dengna kebiasaan sederhana, seperti menghentikan camilan manis, dan mulai mengikuti kelas zumba. Setelah rutin melakukannya selama dua tahun, berat badannya turun drastis. Saat ini berat badannya tingga 52 kg saja.

Rasa Takut Pada Pisah Bedah (Isabelle)

Seorang remaja berusia 18 tahun terancam kehilangan nyawanya bila ia tak berhasil menurunkan berat badannya. Dengan berat badan mencapai angka 120 kg dokter menyarankannya untuk menjalani operasi sedot lemak. Akan tetapi ia takut pada pisau bedah dan kamar operasi.

Padahal saat itu dokter memvonisnya menderita sakit liver dan hal tersebut berkaitan dengan obesitas yg ia miliki. Menurut dokter dengan menurunkan berat badannya, penyakit liver tersebut bisa disembuhkan karena hatinya bisa berfungsi sebagaimana mestinya.

Untuk menghindari hal tersebut ia bergabung dengan klub penurunan berat badan. Ia juga mulai merombak menu makannya setiap hari dan melakukan banyak aktivitas fisik. Sekarang ia sudah mencapai angka 57 kg. Pencapaiannya ini sangat menakjubkan lantaran ia sudah menderita obesitas sejak berusia 4 tahun. Ibunya sudah melakukan berbagai macam cara yg dianjurkan oleh dokter untuk memperbaiki berat badan anaknya, namun tak satu pun berhasil dan malah berat badan Isabelle makin bertambah.

Menurunkan Berat Badan Setelah Diejek Dokter (Marine Dessymoulie)

Wanita ini pernah dipermalukan oleh dokternya. Namun karena kejadian tersebut ia berhasil menurunkan sekitar 63 kg untuk pernikahannya. Pada tahun 2015 lau berat badannya mencapai 140 kg. Dokternya pun berkomentar sinis mengenai bentuk tubuhnya dan membuat perasaannya tersinggung.

Lantaran komentar negatif tersebut, Marine pun terpacu untuk melakukan perubahan pada hari berikutnya. Ia juga berkonsultasi dengan ahli gizi untuk memulai perjalanan kesehatannya.