Kenapa Plak Tetap Muncul Walau Sudah Rutin Sikat Gigi

Kenapa Plak Tetap Muncul Walau Sudah Rutin Sikat Gigi

Tentu semua orang ingin memiliki gigi yg sehat hingga usia tua. Di samping untuk menjaga penampilan tetap menawan, gigi yg sehat juga sangat penting dalam sistem pencernaan kita. Karena itu sangat penting untuk merawat gigi sedini mungkin.

Dengan merawat gigi dengan baik, kita tak hanya bisa mendapatkan gigi sehat dan indah, namun juga bisa mengurangi biaya kunjungan ke dokter gigi yg memang terbilang cukup mahal. Namun apa yg terjadi bila ternyata plak gigi tetap muncul walah Anda sudah menyikat gigi 2 kali sehari bahkan lebih?

Banyak orang yg mengeluhkan hal di atas. Padalah mereka merasa sudah menangani gigi dengan baik dan merawat gigi seperti anjuran dokter gigi. Akan tetapi plak tetap muncul dan merusak gigi secara perlahan tapi pasti.

Melupakan Bagian Tertentu Saat Menyikat Gigi

Faktanya kebanyakan orang hanya menyikat gigi mereka di bagian depan saja. Padahal gigi perlu disikat secara menyeluruh agar mendapatkan hasil maksimal. Banyak orang yg lupa untuk menyikat bagian dalma gigi mereka, yaitu permukaan gigi yg menghadap lidah dan langit- langit mulut. Padahal makanan bisa menumpuk di daerah tersebut dan pada akhirnya menimbulkan plak pada gigi. Karena itu selalu pastikan Anda sudah menyikat semua bagian gigi, bahkan yg tersembunyi dan sulit untuk dijangkau.

Tidak Menyikat Gigi Di Depan Cermin

Banyak orang yg tak menyikat gigi mereka di depan cermin. Padahal hal ini sangat penting karena dengan menggunakan cermin Anda bisa melihat bagian gigi mana yg masih kotor dan harus dbersihkan lebih ekstra. Karena itu menyikat gigi di depan cermin bisa jadi salah satu langkah untuk mendapatkan gigi yg lebih bersih dan berkilau dan menghindari terbentuknya plak.

Menyikat Gigi Kurang Dari 2 Menit

Kadang kita memang hanya menyikat gigi sebagai formalitas belaka sehingga terkesan terburu- buru dan ingin cepat selesai. Ternyata hal ini juga bisa berakibat pada kurang bersihnya gigi. Padahal sikat gigi bukan hanya sekedar ritual untuk menghilangkan bau mulut. Setidaknya Anda butuh waktu selama dua menit untuk bisa menyikat gigi secara bersih dan menyeluruh. Yaitu 30 detik untuk menyikat permukaan gigi bagian atas yg menghadap bibir dan pipi, 30 detik untuk gigi atas bagian dalam, 30 detik  untuk gigi bawah bagian luar dan 40 detik sisinya untuk gigi bawah bagian dalam. Dari permukaan mengunyah juga harus disikat bersamaan dengan menyikat bagian sisi.

Menggunakan Sikat Gigi Yang Kaku Dan Keras

Menggunakan sikat gigi yg lembut sangat disarankan oleh para pakar kesehatan gigi. Soalnya menggunakan bulu yg terlalu keras bisa merusak gusi dan tak cukup fleksibel untuk menghilangkan plak yg ada di sela gigi. Karena itu sebaiknya pilihlah sikat gigi dengan ukuran yg terasa nyaman dan tak terlalu besar, sehingga Anda pun nyaman menggunakannya.

Selain itu saat Anda menggunakan bulu sikat yg terlalu kaku dan keras akan terajdi abrasi gigi atau hilangnya lapisan email pada gigi. Bila hal ini terjadi maka Anda akan merasakan ngilu saat mengkonsumsi makanan yg dingin atau pun manis.

Kurang Tekanan Saat Menyikat Gigi

Tekanan sikat gigi yang “tepat” adalah tekanan yang terasa nyaman, tidak menghancurkan sikat gigi (terlalu banyak tekanan) dan tentu saja membuat gigi Anda terasa dan terlihat bersih. Menggunakan tekanan terlalu lembut tentu tidak akan mampu menghilangkan kotoran di sela gigi yang akhirnya menghasilkan plak.

Teknik Menyikat Yang Salah Sejak Dini

Terkadang kita mengajarkan pada anak teknik menyikat gigi yg salah sehingga kebiasaan yg salah ini terbawa hingga mereka dewasa. Hal tersebut ternyata sangat berpengaruh pada kesehatan gigi di masa mendatang. Karena itu pastikan Anda memberikan pengetahuan mengenai cara menyikat gigi yg benar pada anak dan keluarga Anda.