Kenali Karakter Dari Cara Berjabat Tangan

Kenali Karakter Dari Cara Berjabat Tangan

Biasanya kesan pertama saat berkenalan seseorang bisa menentukan bagaimana hubungan Anda dengan orang tersebut di masa mendatang. Salah satu yg bisa memperlihatkan kesan pertama adalah saat berjabat tangan. Dengan kata lain, orang lain juga bisa menilai karakter kita saat berjabat tangan dengan kita. Nah berikut adalah delapan cara orang berjabat tangan dan makna di baliknya.

Jabat Tangan Yang Kuat

Jabatan tangan yg kuat tak hanya mengesankan bahwa posisi Anda lebih menonjol dari orang yg berada di hadapan kamu. Namun tipe jabat tangan ini juga menunjukkan keinginan yg kuat untuk berkompetisi. Seorang ahli bahasa tubuh mengungkapkan bahwa jabatan tangan ini bisa digambarkan sebagia sebuah perebutan kekuasaan.

Jabat Tangan Yang Lemah

Saat kita berjabat tangan dengan lemah mengesankan rasa tidak tertarik. Jabat tangan yg lemah dinilai sebagai suatu ketidakpedulian dan menunjukkan bahwa Anda kurang perhatian dengan orang yg berada di hadapan Anda.

Mungkin sebenarnya Anda tidak berniat seperti itu, namun ada beberapa orang yg sangat sensitif dengan bagaimana cara orang lain menjabat tangannya sehingga mereka menilai sikap Anda dan menganggap Anda tak tertarik padanya.

Jabat Tangan Seperti Seorang Politikus

Ada beberapa orang yg memiliki kebiasaan menggunakan kedua tangannya saat berjabat tangan. Hal tersebut menunjukkan tanda kejujuran dan kepercayaan. Hal ini bukan sebuah tindakan yg menunjukkan kekuasaan akan tetapi menunjukkan rasa tertarik. Tak hanya itu, rasa tertarik juga digambarkan saat pelaku menggunakan tangan lain untuk memegang siku lawan berjabat tangan mereka.

Jabat Tangan Yang Terburu-buru

Rasa tidak nyaman atau rasa gugup dapat tergambarkan dari jabat tangan yg tergesa- gesa ini. Dengan kata lain, jabat tangan langsung dilepaskan begitu terjadi kontak. Orang yg tak bisa menahan diri sebentar untuk membangun sebuah perkenalan lewat jabat tangan, dianggap tidak peduli dengan situasi.

Bahkan hal ini bisa menyinggung perasaan orang yg sedang diajak berjabat tangan. Apalagi, ketergesa-gesaan ini jarang menghasilkan hal yg baik hingga sebaiknya Anda lebih meluangkan waktu saat berjabat tangan.

Jabat Tangan Tanpa Menatap Lawan

Tak jauh berbeda dengan tipe kedua dan keempat, Anda bisa memperlihatkan rasa tidak tertarik saat kita berjabat tangan dengan seseorang tanpa menatap matanya. Hal ini dinilai sebagai sikap kasar sehingga sebaiknya dihindari.

Tipe jabat tangan ini juga sering dihubungkan dnegan orang yg selalu merasa terburu-buru. Padahal jabat tangan gunanya adalah untuk menghilangkan kecanggungan, sementara jabat tangan tanpa menatap bisa menambah jarak antara Anda dan orang yg Anda ajak berjabat tangan.

Jabat Tangan Yang Lama

Sebenarnya dengan jabatan tangan yg pas dan tak terlalu kencang sudah sangat baik. Akan tetapi akan jadi buruk bila Anda terlalu lama menjabat tangan lawan Anda. Saat Anda tak segera melepaskan tangan orang yg dijabat maka Anda seolah memperlihatkan aura keputusasaan. Sebaiknya berjabat tangan tidak lebih dari dua detik agar kesan yg ditinggalkan tetap bagus.

Jabat Tangan Dengan Kontak Mata

Memang sebaiknya berjabat tangan dibarengi dnegann kontak mata. Akan tetapi sama seperti poin di atas, terlalu lama malah akan memberikan efek sebaliknya. Saat menjabat tangan seseorang sambil menatap matanya terlalu lama, maka Anda memperlihatkan sebuah konfrontasi atau terkesan menantang. Selain itu sebaiknya juga jangan menyipitkan mata dan mengerutkan bibir saat menjabat tangan orang lain.

Jabat Tangan Yang Sempurna

Jabat tangan ini tak terlalu kuat, juga tak terlalu lemah akan tetapi terkesan mantap. Jabat tangan yg baik melibatkan telapak tangan pelaku yg menyentuh telapak tangan penerima dengan kedua ibu jari mereka saling melingkar satu sama lain.

Melakukan koneksi berupa sentuhan tangan bisa mengirimkan pesan pertemanan. Kontak mata pun juga diperlukan untuk mendapatkan jabat tangan yg sempurna, namun tak perlu terlalu intens. Cukup berikan tatapan hangat yg lembut. Cukup berjabat tangan selama dua detik tak kurang tak lebih.