Kangkung Ternyata Tak Menyebabkan Rasa Kantuk!

Kangkung Ternyata Tak Menyebabkan Rasa Kantuk!

 

Ada beberapa jenis makanan yang kerap dijadikan kambing hitam saat rasa kantuk melanda tiba- tiba. Di Tanah Air, kangkung kerap dijadikan tersangka saat rasa kantuk melanda. Namun di negara Barat, mereka selalu menyalahkan kalkun panggang bila kantung yang tak tertahankan datang melanda.

Yang jadi pertanyaan tentu adalah apakah jenis makanan ini atau makanan- makanan lainnya memang bisa memberikan efek memicu kantuk? Atau jangan- jangan semua itu hanya mitos belaka yg diturunkan oleh nenek moyang kita secara turun temurun.

Kemungkinan anggapan ini berkembang lantaran kalkun panggang memang mengandung zat yg bernama asam amino L triptofan. Akan tetapi ternyata bukan hanya kalkun yg mengandung zat ini. Zat yg sama juga ditemukan terdapat pada putih telur, ikan kod, juga biji labu manis dan daging babi. Bahkan jumlah zat ini di jauh lebih besar di jenis makanan tersebut ketimbang yg terdapat pada kalkun. Faktanya makanan- makanan tersebut sama sekali tak memicu efek soporifik atau rasa mengantuk pada orang yg mengkonsumsinya.

Zat L triptofan adalah asam amino esensial yg dibutuhkan oleh tubuh untuk fungsi neurotransmiter. Zat ini biasanya dihubungkan dengan perasaan bahagia dan juga rasa mengantuk pada seseorang.  Fakta lain juga menyebutkan bahwa saat seseorang mengandung obat yg mengandung zat L triptofan ini maka, ia akan merasa mudah mengantuk dan bisa tidur dengan nyenyak. Fakta ini didapatkan dalam sebuah studi yg dilakukan sebelum tahun 1986.

Penelitian Terbaru Menyebutkan Bahwa Triptofan Dalam Makanan Takkan Membuat Mengantuk

Akan tetapi dalam sebuah studi yg lebih baru, yg dilakukan pada tahun 2002 ditemukan fakta bahwa turunnya kadar triptofan dalma tubuh akan membuat kualitas tidur seseorang jadi menurun. Dari studi tersebut didapatkan fakta baru bahwa triptofan yg ada pada makanan, dan yg dibuat untuk menjadi obat adalah zat yg berbeda sama sekali. Dalam makanan, ternyata triptofan tidak sendirian.

Pada makanan- makanan tersebut di atas ternyata juga terkandung asam amino netral besar atau LNAA yg akan bersaing dengan pengaruh triptofan untuk mempengaruhi otak. Hal tersebut membaut efek kantuk yg ditimbulkan oleh triptofan dalam makanan tersebut tak sedahsyat seperti mitos yg berkembang dari dulu hingga saat ini.

Jadi kenapa Anda bisa mengantuk setelah mengkonsumsi makanan- makanan tersebut?  Bisa jadi itu hanya sugesti atau Anda memang tengah merasa lelah sehingga kantung datang pada saat yg tak tepat. Kemungkinan lain yg bisa membuat Anda mengantuk setelah memakan makanan tersebut adalah karena saat perut merasa kenyang, hal berikutnya yg terjadi adalah rasa kantuk.

Namun memang ada beberapa hal yg ternyata bisa membuat rasa kantuk datang lebih cepat. Contohnya saja air hangat atau susu hangat. Namun bukan kandungannya yg membuat dua minuman ini bisa mendatangkan rasa kantung. Air hangat atau susu hangat diketahui membuat tubuh jadi rileks, sehingga itu kantuk bisa datang lebih cepat. Jadi dua minuman ini memang disarankan bila seseorang ingin cepat tertidur.