Jangan Lakukan Hal-Hal Ini Saat Pacaran

Belakangan banyak kalangan berpendapat, bahwa masa pacaran yg paling indah adalah setelah menikah. Namun juga tak kalah banyak pasangan yg beranggapan bahwa masa pacaran sebelum menikah adalah masa yg sangat penting untuk mengenal satu sama lain agar di masa depan tak ada penyesalan.

Banyak pasangan yg berhasil melalui masa pacaran dan berakhir di pelaminan dengan bahagia. Namun sayangnya juga tak kalah banyak pasangan yg justru kandas di tengah jalan, walau pada dasarnya mereka saling mencintai.

Jodoh memang di tangan Tuhan. Akan tetapi bila ingin berusaha mempertahankan hubungan dan melanjutkannya ke jenjang pelaminan, ada beberapa hal yg harus Anda hindari selama masa berpacaran. Beberapa poin di bawah mungkin terdengar sepele dan klise, akan tetapi ternyata hal-hal tak diduga ini bisa jadi ganjalan dalam hubungan percintaan Anda!

Jangan Lakukan Hal-Hal Ini Saat Pacaran

Meminta Perubahan Drastis

Tak ada yg salah bila Anda ingin pasangan tampil baik dengan memintanya mengganti gaya berpakaian atau gaya rambut. Akan tetapi berbeda halnya bila Anda memintanya mengubah hal-hal besar dalam hidupnya. Sebut saja karir atau agamanya,

Sangat penting dalam satu hubungan untuk tidak mencoba mengatur pasangan Anda. Dari pada mengontrol pasangan Anda, lebih baik berikan dukungan agar ia bisa mencapai tujuannya. Namun tentu Anda bisa membicarakan apa pun yg tidak berkenan dan mencari solusi untuk setiap masalah.

Ingin Tau Password Ponsel atau Sosmed

Mungkin terdengar kekanak-kanakan. Akan tetapi hal ini ternyata cukup sering terjadi pada pasangan berusia dewasa. Pada dasarnya menyimpan rahasia dari pasangan memang bisa jadi salah satu penyebab gagalnya hubungan. Akan tetapi bukan berarti Anda atau pun pasangan harus mengorbankan privasi satu sama lain.

Bila Anda merasa harus memeriksa ponsel atau email pasangan Anda terus menerus, maka artinya Anda tidak cukup mempercayainya. Begitu juga sebaliknya.

Mengharapkan “Keadilan”

Seorang ahli mengatakan, tak ada pembagian tanggung jawab 50:50 pada pernikahan yg langgeng. Sang ahli menyebutkan pasangan yg hebat akan belajar untuk berkorban dan melayani satu sama lain, bahkan saat hal tersebut sama sekali tak adil.

Intinya, dalam sebuah hubungan yg baik, sulit untuk menentukan siapa yg lebih banyak memberi lantaran seharusnya pasangan memang tak beracuan pada skor atau pun poin. Ada kalanya, pasangan akan menghadapi masa sulit. Mereka pun akan bergantian menjadi penopang atau sosok yg ditopang. Namun tentu, pasangan seharusnya tidak mengeluh saat harus bertukar posisi.

Menyembunyikan Keburukan Pasangan

Seharusnya Anda tak perlu menyimpan rahasia buruk pasangan apalagi berbohong untuk melindunginya. Hal semacam ini tanpa disadari bisa merusak hubungan dan membuat Anda berada dalam posisi harus memilih antara cinta atau melakukan tindakan yg benar.

Karena itu, bila ada hal buruk tentang pasangan Anda, maka biarkanlah mereka mengatasi akibat dari tindakan mereka tersebut. Anda tidak perlu berbohong atau melindunginya sehingga harus melakukan hal yg tidak seharusnya.

Memaafkan Perselingkuhan Dengan Mudah

Bagi sebagian pasangan, perselingkuhan adalah akhir dari sebuah hubungan, dan tak ada toleransi untuk kesalahan yg satu ini. Namun tak sedikit pasangan yg justru memaafkan pasangannya setelah kehancuran akibat perselingkuhan. Namun bukan berarti hubungan tak bisa dipertahankan. Selama pasangan bersedia bekerja sama untuk pulih dari luka, maka semua akan kembali seperti sedia kala.

Akan tetapi berbeda halnya bila pasangan Anda mengharapkan Anda untuk melupakan perselingkuhannya dan menganggapnya tak pernah terjadi lantaran ia sudah menyesal. Tindakan seperti ini justru bisa lebih memperburuk hubungan Anda.

Menjauhkan Anda Dari Kerabat Dan Sahabat

Wajar saja bila pasangan Anda tak menyukai sahabat atau kerabat Anda. Akan tetapi seharusnya ia tetap menghormati hubungan Anda dengan mereka. Pasangan yg baik seharusnya tak pernah meminta agar Anda memutuskan hubungan dengan teman atau pun keluarga hanya karena ia tak menyukai mereka.