Fakta Seputar Seks Dan Kehamilan

Fakta Seputar Seks Dan Kehamilan

Bagi beberapa orang, seks masih dianggap sebagai hal yang tabu sehingga terdapat banyak kesalahpahaman lantaran terlalu malu untuk bertanya atau membahasnya.

Hal- hal berbau seks pun biasanya tak diajarkan secara gamblang sehingga informasi yg beredar di masyarakat jadi simpang siur dan berbagai mitos yg jelas- jelas salah pun jadi pegangan. Begitu juga dengan berbagai fakta seks yg berhubungan dengan kehamilan.

Berikut adalah beberapa hubungan antara seks dan kehamilan yg kerap kali salah dipahami oleh masyarakat kita. Sebaiknya, Anda memahami hal ini agar tak keliru dalam melangkah dan mengambil keputusan.

Seseorang Bisa Hamil Saat Pertama Kali Berhubungan Seks

Kehamilan dapat terjadi pada saat seorang wanita baru melakukan hubungan seks untuk pertama kalinya. Saat Anda melakukan hubungan seks, maka Anda dapat hamil segera setelah Anda mulai ovulasi atau terjadinya pelepasan sel telur. Hal ini terjadi sebelum Anda mengalami menstruasi pertama Anda.

Jadi jangan mengira bahwa berhubungan seks untuk pertama kalinya, tak akan membuat Anda hamil. Saat terjadi pembuahan, maka kehamilan akan terjadi.

Anda Bisa Hamil Walau Pasangan Belum Ejakulasi

Banyak orang yg percaya bahwa wanita tak akan hamil bila pasangannya mencabut penis sebelum ejakulasi. Namun faktanya mencabut penis tak akan menghilangkan kemungkinan wanita untuk hamil.

Soalnya, bahkan sebelum seorang pria ejakulasi sebenarnya sudah terdapat sperma pada cairan pre ejakulasi, yg keluar saat seorang pria merasa terangsang. Dan hanya dibutuhkan 1 sel sperma untuk membuat seorang wanita menjadi hamil.

Karena itu, mencabut penis sebelum ejakulasi tak seratus persen mencegah kehamilan. Bila Anda tak ingin kehamilan terjadi, sebaiknya gunakanlah alat kontrasepsi untuk mencegah kehamilan.

Anda Bisa Hamil Walau Berhubungan Seks Saat Haid

Mungkin ini agak mengejutkan. Namun faktanya seorang wanita memang bisa hamil kapan saja dalam sebulan bila ia berhubungan seks tanpa kontrasepsi termasuk saat haid. Sperma memang bisa bertahan beberapa hari setelah hubungan seks, dan bisa bertahan cukup lama sehingga bisa membuahi Anda saat menstruasi usai.

Posisi Seks Takkan Mencegah Kehamilan

Ada banyak mitos yg mengatakan bahwa posisi- posisi tertentu bisa mencegah kehamilan. Ada juga yg percaya bahwa melompat- lompat setelah berhubungan seks bisa mencegah kehamilan.

Akan tetapi faktanya tak ada posisi apa pun yg bebas dari kehamilan bila Anda melakukan seks tanpa alat kontrasepsi. Melompat pun tak akan membantuAnda mencegah kehamilan.

Seks Oral Takkan Membuat Hamil

Beberapa orang percaya bahwa seks oral bisa membuat seorang wanita hamil. Faktanya seorang wanita tak akan hamil dengan seks oral, bahkan bila ia menelan sperma pasangannya. Akan tetapi bukan berarti seks oral bebas dari penyakit seksual menular.

Kondom Hanya Untuk Sekali Pakai

Beberapa orang mengklaim bahwa kondom bisa dicuci dan digunakan kembali. Faktanya adalah kondom hanya bisa digunakan sekali. Setelah digunakan, buanglah kondom pada tempatnya dan selalu gunakan kondom baru saat berhubungan dengan pasangan.

Bahkan kondom sebaiknya diganti setelah 30 menit berhubungan lantaran gesekan dapat melemahkan kondom dan membuatnya lebih mudah rusak atau lepas.