Cegah Serangan Jantung Datang Kembali Dengan Pencegahan Sekunder

Cegah Serangan Jantung Datang Kembali Dengan Pencegahan Sekunder

Serangan jantung tentu adalah momok yg sangat menakutkan bagi semua orang. Penyakit berbahaya ini bisa menyerang siapa saja dan kapan saja. Namun tentu mereka yg pernah mengalami serangan jantung adalah orang yg lebih khawatir.

Kebanyakan orang yg pernah mengalami serangan jantung akan merasa khawatir dan takut untuk kembali beraktivitas seperti sedia kala. Apalagi bila serangan jantung ini menyerang mereka pada usia relatif muda. Pada umumnya orang yg pernah terkena serangan jantung akan ragu apakah mereka bisa beraktivitas seperti biasa pasca mengalami serangan jantung. Mereka bahkan takut kegiatan harian mereka bisa memicui serangan jantung berikutnya.

Faktanya, saat seseorang pernah terkena serangan jantung, maka ia akan lebih banyak menghabiskan waktu di rumah dan juga rumah sakit. Namun bukan berarti hal ini akan selalu terjadi. Terulang atau tidaknya serangan jantung sebenarnya tergantung pada rutinitas normal dan kondisi jantung seseorang. Karena itu sangat penting untuk mendapatkan saran yg tepat dari ahlinya.

Saat Anda pernah terkena serangan jantung, maka sebaiknya bicaralah dengan dokter mengenai kapan Anda bisa kembali aktif bekerja dan mengenai apa saja yg boleh dan tak boleh Anda lakukan dalam aktivitas keseharian Anda. Kebanyakan orang mengabaikan hal tersebut dan melakukan aktivitas yg tak seharusnya seperti olahraga ekstrim tanpa konsulitas pada dokter terlebih dahulu. Juga sangat penting untuk menjalani program rehabilitasi jantung, di mana Anda bisa mendapatkan kesempatan untuk memonitor tekanan darah, denyut jantung dan detak jantung Anda saat berolahraga dan melakukan aktivitas lainnya.

Seperti yg sudah disebutkan di atas, serangan jantung bisa terjadi kapan saja. Namun ada beberapa tips yg bisa Anda ikuti untuk mencegah datangnya kembali serangan jantung. Hal ini dikenal dengan pencegahan sekuder. Sebaiknya Anda juga memastikan terlebih dahulu penyakit jantung apa yg Anda alami, lalu cari tau resikonya. Setelah melakukan tahap ini Anda bisa mengikuti beberapa tips kembali bekerja pasca serangan jantung di bawah ini.

Hentikan Kebiasaan Merokok

Rokok adalah salah satu penyebab utama seseorang terkena serangan jantung. Merokok diketahui bisa merusak dinding pembuluh darah dan mencegah darah serta oksigen mencapai jantung. Karena itu ada baiknya bila Anda berhenti merokok. Selain itu usahakan juga untuk selalu menghindari asap rokok di sekitar Anda.

Selalu Kontrol Tekanan Darah Anda

Saat tekanan darah Anda tinggi maka akan ada tekanan pada jantung dari pembuluh darah Anda. Karena itu untuk mengontrol tekanan darah Anda, maka sebaiknya ikuti pola diet rendah garam, dan usahakan untuk menurunkan berat badan bila Anda memang mengalami kelebihan berat badan. Dengan begitu, tekanan darah akan lebih terkontrol dan resiko serangan jantung kembali pun makin berkurang.

Lakukan Olahraga

Tak semua orang yg pernah menderita seragan jantung diperbolehkan berolahraga. Namun bila Anda mendapatkan izin untuk berolahraga dari dokter, sebaiknya lakukan olahraga kardio ringan agar jantung lebih kuat. Anda bisa berjalan kaki, jogging, berlari, bersepeda hingga berenang. Jenis olahraga tersebut bisa membantu jantung memompa darah dan mengantarkan oksigen ke tubuh Anda.

Selain itu, olahraga juga bisa membantu menurunkan kadar kolesterol dalam darah, membantu mengontrol tekanan darah dan juga membantu mengurangi stress. Olahraga secara teratur dan diet sehat juga bisa membantu Anda menurunkan berat badan yg biasanya menjadi salah satu faktor resiko penyakit jantung. Kehilangan sekitar 10 % berat badan bisa membantu menurunkan resiko serangan jantung terjadi kembali.

Diet Dan Mengkonsumsi Makanan Sehat

Setiap makanan yg Anda konsumsi bisa mempengaruhi aliran darah. Karena itu saat Anda terbiasa memakan makanan berlemak, bisa menyebabkan penumpukan plak pada arteri. Plak yg menempel ini bisa memperlambat aliran darah ke jantung. Keadaan ini bisa membuat serangan jantung kembali terjadi. Kerena itu sebaiknya perbanyaklah konsumsi buah dan sayuran dan kurangi produk susu berlemak tingig, garam, gula dan makanan olahan.

Kendalikan Tingkat Stress Anda

Serangan jantung biasanya juga dipicu oleh kondisi perasaan dan mood Anda. Saat seseorang merasa jengkel atau terkejut, serangan jantung bisa menghampiri. Karena itu mulailah melatih emosi Anda. Selain itu depresi dan stress juga diketahui bisa meningkatkan resiko penyakit jantung. Karena itu sebaiknya mulailah mengelola tingkat stress Anda.