Tinggalkan Pasangan Anda Bila Melihat Tanda-Tanda Ini

 Tinggalkan Pasangan Anda Bila Melihat Tanda-Tanda Ini

Rasa cemburu adalah hal yang sangat normal bagi pasangan. Bahkan rasa cemburu menandakan dalamnya cinta Anda pada pasangan dan sebaliknya. Akan tetapi bila kadarnya sudah terlalu berlebihan atau cenderung posesif, maka sebaiknya Anda berhati-hatilah karena bisa saja pasangan Anda bisa mengontrol hidup Anda secara berlebihan.

Bersifat posesif pada pasangan bukan hanya tak sehat bagi hubungan, namun juga bisa membuat hubungan tak bisa bertahan lama. Namun sayangnya, sedikit sulit untuk membedakan apakah pasangan memang hanya sekedar perhatian atau mulai bersifat posesif. Selain itu juga banyak yg mencoba bertahan dan berharap pasangan mereka akan berubah dan sifat posesif akan berkurang drastis.

Sebagai referensi Anda bisa mulai memperhatikan beberapa  tanda ini untuk mengetahui apakah pasangan Anda hanya perhatian atau sudah mulai bersikap posesif.

Dia Tidak Menghormati Anda

Bila pasangan Anda tak menghargai atau menghormati Anda, maka mulailah waspada karena ini adalah awal hubungan yg posesif. Hal ini bisa dimulai dari hal-hal kecil seperti caranya mengomentari masa lalu Anda.

Terkadang mereka juga memberikan julukan yg tidak baik, cenderung bersikap kasar atau kadang sarkastik. Pada beberapa kasus, tujuan orang yg posesif adlalah membaut kita merasa tidak berdaya dan tak mampu mencari hubungan lain. Mereka membuat rasa percaya diri kita menjadi rendah. Biasanya mereka juga tak menujukkan penghargaan atas karir atau pilihan hidup Anda.

Rasa Cemburu Yang Keterlaluan

Seperti yg sudah disebutkan di atas, sikap posesif sering disalah artikan sebagai rasa cemburu. Namun pada umumnya orang yg posesif memang mengekspresikan rasa cemburu mereka secara berlebihan.

Ia bisa marah dan kesal hanya karena Anda bersosialisasi dengan teman, keluarga dan juga rekan kerja. Mereka pun lama kelamaan bisa memberikan tuduhan yg tidak-tidak. Tak jarang mereka akan mencurigai semua gerak gerik Anda bahkan hal yg sangat sederhana seperti membalas pesan teks hingga kegiatan harian lainnya. Tak jarang mereka berusaha memutuskan hubungan Anda dengan kelaurga serta kerabat Anda.

Selalu Mengancam

Orang posesif cenderung akan mengancam bila keinginannya tak dipenuhi oleh pasangannya. Misalnya saja mengancam akan meninggalkan atau tindakan lainnya. Dalam beberapa kasus, orang-orang yg posesif juga  akan mengacam keamanan dirinya sendiri.

Tak jarang mereka mengancam akan mengakhiri hidup mereka sendiri atau lainnya bila Anda terlalu sibuk menghabiskan waktu bersama teman atau melakukan hobi Anda tanpa melibatkannya. Tujuannya hanya satu, yaitu agar Anda bisa selalu bersamanya dan berada dalam pengawasannya.

Suka Mengontrol Dan Mengendalikan

Perilaku senang mengontrol dan mengendalikan adalah salah satu ciri utama posesif. Bukan hanya tentang fisik Anda, akan tetapi mereka inign mengendalikan emosi dan keadaan finansial pasangannya.

Pasangan yg posesif juga berusaha kerasa untuk mengontrol apa yg Anda kerjakan dan bagaimana anda membelanjakan uang Anda. Biasanya mereka juga akan menentukan apa yg Anda kenakan, model rambut Anda dan juga keputusan harian lainnya.

Mereka juga tak bisa menghargai privasi Anda dan ingin tau semua hal tentang Anda. Mulai dari password sosial media Anda hingga ponsel Anda.

Emosi Yang Tidak Stabil

Mudah marah adalah tanda nyata orang posesif. Bahkan emosinya bisa naik turun lantaran hal-hal kecil dan tak masuk akal. Mereka akan mengamuk hanya karena Anda pulang terlambat selama 5 menit.

Yg paling parah adalah bila mereka mengekspreikan rasa marahnya dengan tindakan fisik seperti melempar dan menghacurkan barang hingga memukul Anda. Bila sudah sampai di tahap ini sebaiknya Anda segera meninggalkannya.

Hal Yang Harus Dibicarakan Dengan Pasangan Sebelum Menikah

Hal Yang Harus Dibicarakan Dengan Pasangan Sebelum Menikah

Untuk membuat pernikahan yg bahagia, tak cukup hanya dengan menemukan orang yang tepat dan yg kita cintai sepenuh hati saja. Pernikahan yg langgeng perlu diusahakan. Karena itu sebelum Anda memutuskan menikah, maka ada beberapa hal yg harus Anda bicarakan terlebih dahulu dengan pasangan Anda.

Bagaimana pun, tentu semua orang hanya ingin satu pernikahan seumur hidup mereka. Agar hubungan bertahan dalam jangka waktu yg lama dan bahagia, tentu dibutuhkan banyak hal, seperti pengertian dan kesabaran serta tanggung jawab. Namun yg paling penting adalah komitmen satu sama lain.

Karena itu sebelum memutuskan melangkah ke jenjang pernikahan sebaiknya biracakan beberapa poin di bawah ini bersama pasangan Anda.

Spiritualitas

Memiliki keyakinan yg sama tak bisa memastikan bahwa paham dan pandangan Anda dengan pasangan mengenai spiritualitas akan sama. Karena alasan itu sangat penting bagi Anda untuk bersikap terbuka dan juga jujur mengenai keyakinan Anda dan bagaimana Anda merencakan untuk mempraktekkannya.

Apalagi bila Anda dan pasangan berbeda agama. Maka bicarakan hal ini lebih dalam lagi lantaran potensi konflik di masa mendatang pun akan lebih besar.

Anak

Topik ini adalah topik besar dan harus ditanggapi dengan sangat serius. Karena itu sebelum menikah Anda dan pasangan harus benar- benar siap menjadi orang tua. Selain itu Anda juga harus sama-sama sepakat akankah memiliki anak atau tidak. Bila iya, bicarakan juga berapa jumlahnya dan bagaiimana cara membesarkan buah hati Anda kelak.

Tempat Tinggal

Terkadang ada banyak pasangan yg mengabaikan topik ini padahal hal ini ternyata adalah salah satu faktor yg membuat pernikahan jadi kurang harmonis. Karena itu sebaiknya bicarakan dengan matang mengenai rencana tempat tinggal Anda di masa mendatang.

Hutang

Memang tak nyaman membicarakan perkara uang dengan calon pasangan. Namun tentu Anda harus mengetahui seluk beluk kehidupan orang yg akan Anda jadikan pendamping hidup di masa depan. Termasuk masalah keuangan dan hutang piutang. Jangan sampai Anda malah membayar hutang orang lain.

Furniture

Bicarakanlah dengan jujur mengenai preferensi Anda dalam memilih suatu barang, terutama furniture rumah. Beberapa orang menyenangi barang- barang minimalis, akan tetapi ada yg menyukai sedikit kemewahan. Hal ini memang terdengar sepele. Akan tetapi bisa jadi salah satu sumber percekcokan.

Pembagian Tanggung Jawab

Lantaran budaya timur masih sangat melekat di kehidupan masyarakat kita, maka biasanya secara otomatis istri dinilai sebagai pihak yg memiliki porsi tanggung jawab lebih besar dalam urusan domestik. Tentu tak akan terlalu jadi masalah bila Anda akan memiliki asisten rumah tangga. Namun bila tidak, sebaiknya bicarakan sejak awal, bagaiman pembagian tanggung jawab di rumah tangga.

Seks

Preferensi seksual juga sangat jarang dibicarakan oleh pasangan. Ppadalah preferensi seksual seseorang unik dan harus dihormati. Karena itu sangat penting untuk jujur mengenai preferensi seksual masing-masing.

Mertua

Tentu kehidupan pernikahan akan jadi lebih muda bila hubungan mertua dan menantu berjalan lancara tanpa adanya konflik. Karena itu saat dalam tahap pengenalan luangkanlah waktu untuk mengenal orang tua calon pasangan Anda lebih dekat. Begitu juga dengan calon ipar-ipar Anda.

Makanan

Sebenarnya masa pacaran tidak terlalu membantu Anda dalam memberikan pemahaman penuh mengenai preferensi makanan pasangan Anda. Bahkan saat sudah tinggal serumah, Anda akan terkejut dengan kebiasaan pasangan yg nyatanya sangat berbeda dengan Anda. Hal ini akan jadi lebih kompleks saat anak hadir dalam keluarga Anda.

Rencana Pensiun

Setiap pasangan tentu berharap bisa tumbuh tua bersama-sama. Namun banyak yg tidak membicarkan dengan matang mengenai apa rencana mereka setelah pensiun.  Banyak hal yg bisa Anda lakukan dengan pasangan pasca pensiun. Namun akan jadi masalah bila rencana Anda ternyata berbeda. Karena itu bicarakan dengan rinci, baik waktu yg tepat untuk pensiun hingga dana pensiun.

Jangan Lakukan Hal-Hal Ini Saat Pacaran

Belakangan banyak kalangan berpendapat, bahwa masa pacaran yg paling indah adalah setelah menikah. Namun juga tak kalah banyak pasangan yg beranggapan bahwa masa pacaran sebelum menikah adalah masa yg sangat penting untuk mengenal satu sama lain agar di masa depan tak ada penyesalan.

Banyak pasangan yg berhasil melalui masa pacaran dan berakhir di pelaminan dengan bahagia. Namun sayangnya juga tak kalah banyak pasangan yg justru kandas di tengah jalan, walau pada dasarnya mereka saling mencintai.

Jodoh memang di tangan Tuhan. Akan tetapi bila ingin berusaha mempertahankan hubungan dan melanjutkannya ke jenjang pelaminan, ada beberapa hal yg harus Anda hindari selama masa berpacaran. Beberapa poin di bawah mungkin terdengar sepele dan klise, akan tetapi ternyata hal-hal tak diduga ini bisa jadi ganjalan dalam hubungan percintaan Anda!

Jangan Lakukan Hal-Hal Ini Saat Pacaran

Meminta Perubahan Drastis

Tak ada yg salah bila Anda ingin pasangan tampil baik dengan memintanya mengganti gaya berpakaian atau gaya rambut. Akan tetapi berbeda halnya bila Anda memintanya mengubah hal-hal besar dalam hidupnya. Sebut saja karir atau agamanya,

Sangat penting dalam satu hubungan untuk tidak mencoba mengatur pasangan Anda. Dari pada mengontrol pasangan Anda, lebih baik berikan dukungan agar ia bisa mencapai tujuannya. Namun tentu Anda bisa membicarakan apa pun yg tidak berkenan dan mencari solusi untuk setiap masalah.

Ingin Tau Password Ponsel atau Sosmed

Mungkin terdengar kekanak-kanakan. Akan tetapi hal ini ternyata cukup sering terjadi pada pasangan berusia dewasa. Pada dasarnya menyimpan rahasia dari pasangan memang bisa jadi salah satu penyebab gagalnya hubungan. Akan tetapi bukan berarti Anda atau pun pasangan harus mengorbankan privasi satu sama lain.

Bila Anda merasa harus memeriksa ponsel atau email pasangan Anda terus menerus, maka artinya Anda tidak cukup mempercayainya. Begitu juga sebaliknya.

Mengharapkan “Keadilan”

Seorang ahli mengatakan, tak ada pembagian tanggung jawab 50:50 pada pernikahan yg langgeng. Sang ahli menyebutkan pasangan yg hebat akan belajar untuk berkorban dan melayani satu sama lain, bahkan saat hal tersebut sama sekali tak adil.

Intinya, dalam sebuah hubungan yg baik, sulit untuk menentukan siapa yg lebih banyak memberi lantaran seharusnya pasangan memang tak beracuan pada skor atau pun poin. Ada kalanya, pasangan akan menghadapi masa sulit. Mereka pun akan bergantian menjadi penopang atau sosok yg ditopang. Namun tentu, pasangan seharusnya tidak mengeluh saat harus bertukar posisi.

Menyembunyikan Keburukan Pasangan

Seharusnya Anda tak perlu menyimpan rahasia buruk pasangan apalagi berbohong untuk melindunginya. Hal semacam ini tanpa disadari bisa merusak hubungan dan membuat Anda berada dalam posisi harus memilih antara cinta atau melakukan tindakan yg benar.

Karena itu, bila ada hal buruk tentang pasangan Anda, maka biarkanlah mereka mengatasi akibat dari tindakan mereka tersebut. Anda tidak perlu berbohong atau melindunginya sehingga harus melakukan hal yg tidak seharusnya.

Memaafkan Perselingkuhan Dengan Mudah

Bagi sebagian pasangan, perselingkuhan adalah akhir dari sebuah hubungan, dan tak ada toleransi untuk kesalahan yg satu ini. Namun tak sedikit pasangan yg justru memaafkan pasangannya setelah kehancuran akibat perselingkuhan. Namun bukan berarti hubungan tak bisa dipertahankan. Selama pasangan bersedia bekerja sama untuk pulih dari luka, maka semua akan kembali seperti sedia kala.

Akan tetapi berbeda halnya bila pasangan Anda mengharapkan Anda untuk melupakan perselingkuhannya dan menganggapnya tak pernah terjadi lantaran ia sudah menyesal. Tindakan seperti ini justru bisa lebih memperburuk hubungan Anda.

Menjauhkan Anda Dari Kerabat Dan Sahabat

Wajar saja bila pasangan Anda tak menyukai sahabat atau kerabat Anda. Akan tetapi seharusnya ia tetap menghormati hubungan Anda dengan mereka. Pasangan yg baik seharusnya tak pernah meminta agar Anda memutuskan hubungan dengan teman atau pun keluarga hanya karena ia tak menyukai mereka.

Ciri Pacaran Tidak Sehat Jaman Sekarang dan Contoh Akibat Negatifnya

Hubungan mulai tidak sehat? Jangan biarkan terus menerus terjadi! Cinta memang mampu mengubah segalanya. Ketika seseorang jatuh cinta, dunia seakan milik berdua. Segala sesuatu yang buruk bisa terlihat baik seakan keburukan itu tertutupi. Ketika seseorang jatuh cinta, mereka akan melakukan yang terbaik untuk satu sama lain, saling menjaga perasaan, dan bahkan berkorban harta atau nyawa. Namun ada kalanya suatu hubungan mengalami down atau keadaan dimana hubungan sedang dalam fase ‘diuji’. Dimana kedua belah pihak merasa renggang dan saling tidak nyaman. Hal tersebut memang wajar dalam suatu hubungan. Tapi kamu perlu waspada bila hal tersebut berlangsung terus-menerus. Itu bisa menjadi pertanda bahwa kamu dalam hubungan yang tidak sehat. Berikut ini beberapa hal yang patut kamu waspadai bila pacar mulai bertingkah.

Ciri Pacaran Tidak Sehat

Perilaku Negatif Pacar Yang Mulai Bosan

Sering bertengkar

Berdebat, bercekcok dengan pasangan adalah hal yang sangat wajar apabila ada perbedaan pendapat. Namun bila hal tersebut tidak diselesaikan dengan segera dapat menjadi indicator bahwa hubungan kamu dalam kondisi buruk. Lebih parah lagi bila pertengkaran disertai dengan pukulan fisik. Pasangan yang baik akan segera mencari solusi terbaik agar pertengkaran tidak terus-menerus terjadi.

Mulai menyembunyikan sesuatu

Privasi memang tetap diperlukan dalam suatu hubungan. Tapi beda ceritanya bila pasangan mulai menyembunyikan alias berbohong mengenai hal-hal kecil atau bahkan besar. Itu bisa menjadi pertanda bahwa sudah tidak ada kepercayaan satu sama lain

Saling menyalahkan

Ketika pasangan mulai menyalahkan anda dalam berbagai aspek, segera selesaikan. Cari penyebabnya mengapa dia berlaku seperti itu dan coba tentukan solusinya. Coba sekali-sekali ikuti kemauan dia. Bila tetap saja menyalahkan, bisa menjadi petunjuk bahwa pasangan anda kurang baik. Saling menyalahkan yang dibiarkan terus-menerus bisa menimbulkan tekanan dalam suatu hubungan

Tidak menjadi diri sendiri

Menjadi diri sendiri itu sangat dibutuhkan dalam hubungan. Jangan pernah memaksa pasangan kamu atau dirimu sendiri untuk menjadi orang lain yang diingini. Terimalah kelebihan dan kekurangan pasanganmu. Menjadi orang lain bukanlah solusi yang baik.

Sering mengkritik

Jika pasangan kamu mengkritik karena pakaian kamu kurang rapi, itu sih wajar. Tapi jangan sampai keterusan ya! Terlalu sering mengkritik pasangan dapat menimbulkan banyak masalah nantinya. Banyak kritik menandakan ketidak respect-an dan terlalu menuntut pasangan.

Sikap pasangan berubah

Kalau pasangan kamu berubah menjadi lebih baik, sih nggak masalah. Tapi ketika doi berubah menjadi dingin, cuek, dan ogah-ogahan, kamu perlu waspada. Itu tandanya kamu dalam hubungan yang tidak sehat dan tidak bahagia. Pasangan yang baik adalah pasangan yang selalu berubah semakin baik setiap harinya.

Sering menghina atau berkata kasar

Ketika doi mulai sering berkata kata kasar dan menghinamu, bisa dipastikan hubunganmu sedang ada masalah. Biasanya, perkataan kasar diikuti dengan tindakan yang kasar juga seperti melecehkan atau memukul secara fisik. Bila hal tersebut terus terjadi, segera berbicaralah secara pribadi dengan pasangan. Jangan mengkritik sikapnya di depan umum. Hal itu dapat membuat hati pasangan anda kecewa dan malu.

Itu dia beberapa hal yang harus kamu waspadai dalam hubungan. Bila ada salah satunya, segera bicarakan dan selesaikan agar tidak berlarut-larut. Hubungan yang baik adalah hubungan yang saling membangun satu sama lain. Masalah sudah pasti ada. Namun tergantung sikap kita menghadapi setiap masalah yang ada dalam hubungan. Semoga bermanfaat.

Pacaran Langgeng

Pacaran nampaknya sudah menjadi sebuah kebutuhan pokok untuk masyarakat Indonesia pada umumnya, orang yang single atau mungkin yang lebih dikenal denga kata jomblo sering sekali menjadi bahan ejekan oleh teman-temannya. Padahal menurut saya pribadi tidak ada salahnya untuk menjadi seorang jomblo, karena kita bisa menikmati hidup kita sendiri, dan melakukan berbagai macam hal yang kita senang lakukan.

Nah bagi yang sudah mempunyai pacar saya ingin memberikan beberapa tips agar bisa menjalin hubungan dengan baik dan langgeng kalau bisa sampai pernikahan, berikut tipsnya:

Jangan Pernah Berubah, banyak pasangan yang mengalami perubahan ketika mereka sedang berpacaran. Tidak perlu memberikan contoh terlalu jauh, kebanyakan pria akan langsung memberikan perubahan apabila sudah berpacaran dibandingkan ketika mereka sedang “mengejar wanitanya”. Yang biasanya memberikan ucapan selamat pagi setiap hari, entah kemana tiba-tiba menghilang. Memang tidak bisa di pungkiri para pria akan merasa tertantang untuk mendapatkan sesuatu, sehingga lebih cenderung mengusahakannya dengan sekuat tenaga, namun ketika mereka sudah mendapatkannya terkadang mereka melupakan usaha yang mereka telah lakukan. Sehingga pada akhirnya akan ada kata-kata, “KAMU BERUBAH”.

Tips Pacaran Agar Langgeng

Tetap Setia, setia bukan hanya tidak selingkuh, setia juga bisa diartikan untuk tidak melirik wanita lain, baik disaat kita bersama dengan pasangan kita maupun tidak. Terutama bila para pria sedang berkumpul dengan teman-temannya yang kebanyakan pria juga. Obrolan yang mereka lakukan tidak akan jauh dari seputar game, olahraga dan yang paling penting adalah wanita. Meskipun pasangan kalian sedang tidak ada didekat kalian, sebaiknya kalian mulai berlatih untuk tetap setia, ya memang tidak ada salahnya untuk melihat wanita lain. Tetapi hal tersebut dapat membuat anda mempunyai pikiran membandingkan pasangan anda dengan wanita lain yang anda lihat saat itu.

Berpikiran Terbuka, sekarang ini banyak sekali orang yang berpikiran sempit, tidak yang pria mupun tidak yang wanita. Hanya karena kita melihat, memfollow, maupun melike foto seseorang apakah itu berarti kita menyukainya?
Sangat lah tidak masuk akal apabila kita memiliki pemikiran seperti itu, menjalin pertemenan hendaknya dengan siapa saja, dan bagaimana bila ternyata orang yang kita cemburui merupakan orang yang bisa memberikan kita manfaat di masa yang akan datang. Selain itu berpikiran terbuka juga kita berani untuk mengungkapkan hal-hal yang sedang kita alami. Tidak harus hal baik yang kita ceritakan, kita juga dapat menceritakan seperti hal-hal buruk yang sedang terjadi, siapa tau pasangan kita dapat memberikan nasehat yang bermanfaat. Terbuka juga berarti kita siap untuk memperkenalkan pasangan kita dengan orang tua kita, dengan keluarga terdekat kita. Membawa pasangan kita bertemu dengan orangtua merupakan sebuah keberanian yang patut di acungi jempol, pasangan pun akan merasakan bahwa dia itu berarti di dalam hidup kita.

Pelukan, tidak banyak orang di Indonesia yang melakukan hal ini karena masih dianggap sebagai hal yang tabu, terlebih lagi apabila kita melakukan pelukan di depan banyak orang maupun di ruangan terbuka. Namun sesungguhnya pelukan memberikan manfaat yang sangat luar biasa. Ketika berpelukan ada zat yang keluar dari dalam diri kita yang bernama Oksitosin, dimana hormon tersebut dapat memberikan rasa percaya yang sangat kuat dan perasaan bahagia serta akan membuat kita merasa tenang dengan masalah-masalah yang sedang kita hadapi. Namun apabila memang tidak biasa atau dirasa aneh berpelukan dengan pasangan, ada baiknya juga kita berpelukan dengan orang tua kita, dimana mereka adalah orang yang paling dekat dengan diri kita.

Sekian tips agar kalian dapat berpacaran secara langgeng, dan tunggu artikel lainnya hanya di Indrawan.net