BPJS Ketenagakerjaan Online

BPJS ketenagakerjaan atau lengkapnya badan penyelenggara jaminan sosial ketenagakerjaan merupakan program pemerintah yang memberikan jaminan perlindungan khususnya untuk tenaga kerja Indonesia yang memiliki masalah ekonomi dan status sosial sehingga dapat memperoleh layanan yang layak melalui asuransi sosial.

Sebagai lembaga pemerintahan yang dulunya bernama PT Jamsostek (persero) menjadi perusahaan pelaksana UU jaminan sosial tenaga kerja. Hal ini diatur sesuai UU No. 24 Tahun 2011. Perubahan nama BPJS dimulai sejak 1 Januari 2014.

BPJS Ketenagakerjaan

Cara Daftar BPJS Ketenagakerjaan Online

BPJS ketenagakerjaan dapat didaftarkan secara online dengan mudah, karena pendaftaran bpjs ketenagakerjaan online hampir tidak berbeda dengan proses pendaftaran BPJS kesehatan. Berikut adalah langkah-langkah melakukan pendaftaran online :

  1. Kunjungi situs resmi BPJS Ketenagakerjaan (BPJSTK)
  2. Cari kolom di bagian kanan atas “Mau jadi peserta BPJS Ketenagakerjaan? Daftarkan perusahaan anda di sini”
  3. Silahkan daftarkan email perusahaan ataupun badan perwakilan grup anda saat melakukan pendaftaran.
  4. Setelah semua proses pendaftaran selesai, tunggulah email balasan dari pihak pemerintah dan instruksi persyaratan yang harus dibawa.
  5. Setelah mendapatkan email balasan, anda tinggal membawa semua persyaratan yang sudah disiapkan menuju kantor BPJS Ketenagakerjaan terdekat di kota Anda.

Pembagian BPJS Ketenagakerjaan

BPJS ketenagakerjaan keanggotaannya terbagi menjadi dua bagian :

  1. Peserta Tenaga Kerja Dalam Hubungan Kerja
    • Keanggotaan yang termasuk dalam bidang ini meliputi sektor formal non-mandiri seperti POLRI, TNI dan PNS. Selain itu juga perintis kemerdekaan, BUMN, pensiunan POLRI/TNI/PNS, BUMD, yayasan, swasta dan joint venture.
    • Pendaftaran harus dilakukan si pemberi kerja / perusahaan maupun instansi tempat mereka mendaftarkan karyawannya ke BPJS Ketenagakerjaan.
  2. Peserta Tenaga Kerja Luar Hubungan Kerja
    • Keanggotaannya berisi pekerja sektor informal atau pekerja mandiri.
    • Pendaftaran dilakukan setelah pekerja mempunyai wadah / organisasi dimana mereka mempunyai anggota minimal jumlahnya 10 orang, setelah itu mereka dapat mendaftarkan dirinya di BPJS Ketenagakerjaan.

4 Program BPJS Ketenagakerjaan

BPJS ketenagakerjaan memiliki empat jenis program yaitu :

  1. Program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dimana program ini penting bagi para pekerja yang bekerja di bidang pekerjaan dengan resiko tinggi sehingga mereka bisa meminimalisir akibat kehilangan penghasilan jika mereka mengalami kecelakaan cacat tubuh atau bahkan kematian. Selain menjadi pilihan individu harusnya program ini diwajibkan bagi pengusaha dimana mereka harus membayar iuran bulanan sebesar 0.24% – 1.74% sesuai jenis usaha yang dijalankan.
  2. Program Jaminan Hari Tua (JHT) membuat para pekerja tidak perlu khawatir hari tua mereka akan sengsara hidupnya karena dengan program ini segala resiko sosial ekonomi bukan lagi menjadi persoalan yang harus dipikirkan. Mereka akan menerima sejumlah uang sesuai kesepakatan yang tertulis untuk biaya pensiun mereka.
  3. Program Jaminan Kematian (JKM) meringankan keluarga dalam biaya pemakaman dan bahkan keluarga yang ditinggalkan akan menerima santunan berupa uang dari BPJS Ketenagakerjaan. Jaminan ini akan diberikan kepada ahli waris yang mana syaratnya meninggal bukan karena kecelakaan kerja.
  4. Program Jaminan Pemeliharaan Kesehatan (JPK) yang menjadi hak pekerja dapat digunakan untuk pencegahan dan pelayanan di klinik kesehatan maupun rumah sakit, meminta kebutuhan akan alat batu sebagai penunjang fungsi organ tubuh penderita penyakit. Pasien akan menerima sebuah kartu pemeliharaan kesehatan (KPK).