3 Film Horror Bollywood Terkenal

Film horor selalu mempunyai tempat tersendiri di hati penggemarnya, tak terkecuali dengan film-film India atau kita menyebutnya Bollywood. Mungkin di Indonesia film horror India kurang begitu dikenal dibanding film horror Asia (Korea, Jepang, Thailand, dan Indonesia sendiri) dan Hollywood, namun menonton film horror Bolyywood tak kalah serunya.  Yuk, kita mengenal beberapa filmnya yang terkenal.

3 Film Horror Bollywood

Film Horor Raaz

Raaz dalam Bahasa Inggris berarti rahasia, dirilis tahun 2002 dengan sutradara Vikram Bhat dan dibintangi oleh Bipashu Basu dan Dino Morea.  Film ini menjadi film terlaris kedua di India pada tahun 2002, di mana Bapashu dinominasikan menjadi Best Acterss Award dan penata music Nadeem Shravan mendapat berbagai penghargaan.  Setelah sukses dengan sekuel pertama, tahun 2009 dirilis sekuel kedua dengan judul Raaz : The Mysteri Continue, sekuel ketiga tahun 2012 dengan judul Raaz 3, dan sekuel keempat tahun 2016 dengan judul Raaz Reeboot.

Film diawali dengan kisah pembunuhan seorang gadis dan pacarnya yang terluka di sebuah hutan di Ooty.  Diduga pembunuhan tersebut dilakukan oleh roh jahat.  Kemudian cerita meloncat ke beberapa tahun kemudian, di mana sepasang suami isteri yang ingin memperbaiki pernikahannya yang gagal pergi ke Ooty.  Ternyata bungalow tempat mereka menginap di Ooty dekat dengan hutan tempat kejadian pembunuhan.  Kisah selanjutnya adalah kengerian di bungalow dan hutan akibat gadis misterius yang ditemui sepasang suami isteri tersebut.

Film Horor 1920

Film 1920 merupakan satu lagi film horror karya sutradara Vikram Baht.  Film ini tayang tahun 2008 dan merupakan film horror terlaris kedua sepanjang masa di India.  Film 1920 digarap dengan Bahasa Indi dan dibintangi oleh bintang baru saat itu Rajneesh Duggal dan Adah Sharma yang berperan sebagai pasangan menikah. Setelah sukses dengan 1920, dibuatlah sekuael kedua film ini dengan judul 1920 Gayathri dan tahun 2012 sekuel ketiga rilis dengan judul 1920 : Evil Return.

Film ini berkisah tentang sepasang suami isteri arsitek yang atheis karena keluarga suami tidak menyukai sang isteri. Mereka tinggal di tempat baru yang ternyata adalah sebuah rumah berhantu dan mengincar sang isteri (Lisa).  Arjun sang suami terus melakukan perlawanan dengan berbagai cara tanpa hasil, meskipun dengan bantuan pastor.  Sampai akhirnya Arjun menyadari, bahwa dia haruis kembali kepada Tuhan dan agamanya.  Setelah kesadaran tersebut, dengan mantera doa yang Arjun hapal sejak kecil, hantu berhasil dikalahkan.  Film ini berakhir bahagia, meskipun diiringi ketegangan dari awal sampai akhir.

Film Horor Bhoot

Bhoot dalam Bahasa Inggris adalah Ghost yang berarti hantu dan merupakan karya sutradara Ram Gopal Varma.  Dengan film ini dia mendapat penghargaan sebagai sutradara terbaik tahun 2003 dalam ajang Bollywood Movie Award.  Berbeda dengan kebanyakan film India, film Bhoot merupakan film tanpa selipan lagu khas India.  Namun, ketegangan tetap terbangun dari iringan musik yang mengalun sepanjang film.  Bintang film Ajay Devgan dan Urmilla Matondkar berperan sebagai pasangan suami isteri di dalamnya.

Sama dengan dua film sebelumnya, ketegangan film berasal dari rumah berhantu.  Pasangan suami isteri yang baru membeli apartemen, dihantui oleh penghuni sebelumnya yang meninggal karena bunuh diri setelah membunuh anaknya.  Diakhir cerita, ternyata roh / hantu yang berada dalam rumah adalah hantu penasaran karena sesungguhnya ia tidak membunuh anaknya dan tidak bunuh diri.  Film berakhir dengan diketahui rahasia siapa pembunuh sang ibu dan anaknya.

Demikian 3 film India yang bisa menjadi alternatif tontonan bagi penggemar film horor.  Selamat menonton.

Tak Hanya Menginspirasi, Film Indonesia Ini Buat Bangga Indonesia

Beberapa waktu belakangan ini, dunia Film Indonesia mulai menunjukkan banyak kemajuan. Hal ini dapat terlihat dari banyak film-film produksi Indonesia yang berkualitas, tak hanya dari jalan cerita yang ditampilkan namun juga dari kisah-kisah yang menginspirasi di dalamnya. Bahkan beberapa film produksi Indonesia ini bisa memberikan inspirasi dan motivasi serta membuat anda bangga menjadi salah satu bagian dari warga Negara Indonesia. Nah film Indonesia mana sajakah yang termasuk? Berikut ini penjelasannya.

Film Indonesia

Film Indonesia Negeri 5 Menara

Film Indonesia ini merupakan adaptasi dari buku “Negeri 5 Menara” karya Ahmad Fuadi. Kisah di dalam film ini mencaritakan mengenai perjuangan 6 santri di Pesantren Gontor, Pesantren yang cukup terkenal di Jawa Timur. Keenam santri ini dipersantukan karena sama sama memiliki mimpi untuk dapat menaklukan dunia serta mewujudkan segala mimpinya. Film ini dirilis pada tahun 2012. Dari film ini, anda bisa mendapatkan inspirasi mengenai pencapaian mimpi-mimpi meskipun harus melalui rintangan dan tantangan yang terkadang sulit dijalani.

Film Indonesia Merry Riana-Mimpi Sejuta Dollar

Film ini merupakan kisah nyata dari seorang wanita bernama Merry Riana yang memperjuangkan mimpinya meskipun rintangan yang dihadapi sangatlah sulit, mulai dari krisis Indonesia di tahun 1998. Kemudian kisahnya dilanjutkan saat Merry harus terbang ke Singapura dengan uang seadanya dan memberanikan dirinya mengikuti “Student Loan”, yang mana merupakan program pinjaman pelajar dari tempat tinggal dan uang saku. Namun rencana ini tidak berjalan lancar karena program tersebut harus memiliki penjamin yang mana merupakan Mahasiswa yang sudah melakukan studi selama 2 tahun. Hal ini lah yang membuat Merry berkenalan dengan salah satu seniornya yang mana menjadi suami nya di masa yang akan datang.

Dalam perjalanan mencapai mimpinya, Merry melakukan berbagai macam pekerjaan sampingan bahkan tanpa harus memilih. Mulai dari menyebar brosur, asuransi, hingga bermain saham. Film ini menceritakan perjuangan seorang Merry Riana yang berjuang mulai dari nol sampai mencapai kesuksesan. Bukan mengenai uang, namun mengenai proses dalam mencapai kesuksesan tersebut.

Film Indonesia Laskar Pelangi

Film ini diangkat langsung dari novel karya Andrea Hinata yang menceritakan mengenai salah satu desa di Belitung, yang memiliki keterbatasan dari segala aspek termasuk dalam hal sekolah. Bahkan sekolah sederhana yang ada di Desa ini hampir terpaksa dibubarkan karena kuota siswa di dalamnya yang tidak terpenuhi.

Namun anak anak di desa ini tetap semangat untuk belajar meskipun dengan kondisi segalanya yang serba terbatas. Bahkan anak anak di sekolah ini menyumbangkan piala pertama pada lomba 17 Agustusan dan menjadi piala pertama bagi sekolah mereka. Film ini juga memperlihatkan keindahan dari Pulau Belitung yang selama ini belum terlalu terekspos.

Film Indonesia 5 CM

Siapa yang tidak mengenal film Indonesia yang satu ini? film ini dibuat dengan tujuan menumbuhkan rasa nasionalisme karena tepat dirilis saat 17 Agustus. Film ini menceritakan mengenai perjalanan 5 sahabat  yang sudah menjalani persahabatan selama 11 tahun. 5 CM ini juga memperlihatkan dengan jelas keindahan Gunung Semeru yang merupakan salah satu puncak tertinggi di Pulau Jawa. Pesan yang disampaikan dalam film ini adalah mengenai perjuangan atas impian yang dimiliki serta perjalanan hati yang akhirnya dapat merubah kehidupan mereka.

Bagaiamana? Menarik untuk dilihat bukan? Tak hanya terhibur dengan ceritanya, anda juga bisa mendapatkan kisah inspirasi dari film Indonesia ini. Sehingga sangat direkomendasikan untuk ditonton bersama keluarga dan teman. Semoga informasi diatas bisa menginspirasi.

Deretan Film-Film Ini Akan Membuka Mata Kita Mengenai Ketimpangan Pendidikan Indonesia

Isu mengenai pendidikan Indonesia yang kurang merata memang sudah menjadi cerita dari jaman dahulu. Hal ini dikarenakan kurangnya sumber daya seperti guru, sekolah, dan berbagi macam fasilitas pendidikan. Bahkan beberapa daerah di Indonesia memiliki keterbatasan pendidikan sehingga menyebabkan masih banyaknya buta huruf di Indonesia. Mungkin bagi anda yang tinggal di kota kota Besar tidak akan pernah melihat atau merasakan kondisi tersebut. Namun anda bisa melihat cerita cerita mengenai ketimpangan pendidikan Indonesia melalui film-film dibawah ini.

Film Pendidikan Indonesia

Denias Senandung Diatas Awan, Pendidikan Indonesia di Tanah Papua

Dengan menggunakan latar belakang tanah Papua, film ini menceritakan kisah Denias yang berjuang untuk bisa mendapatkan pendidikan yang cukup layak. Kisah di dalam film ini benar benar memperlihatkan mengenai pendidikan yang terjadi di Indonesia. Bahkan film ini langsung diangkat dari kisah nyata Janias, anak yang tinggal di Papua. Kisah ini benar benar penuh dengan inspirasi terutama bagi anak anak lainnya yang juga berjuang dalam mencapai impiannya. Bahkan film ini juga menjadi pesan bagi Pemerintah Indonesia untuk memperbaiki sistem pendidikan di Indonesia agar tidak terjadi diskriminasi di daerah daerah tertentu.

Sokola Rimba, kondisi Pendidikan Indonesia di Hutan Rimba

Film Indonesia ini juga diangkat dari salah satu cerita nyata ketimpangan pendidikan Indonesia. Berlatar belakang masa pasca reformasi, film ini menceritakan Butet Manurung yang telah bekerja di Lembaga Konservasi Jambi selama 3 tahun dan kemudian menemukan hal yang diinginkannya selama ini yaitu memberikan pendidikan dasar bagi anak-anak dari Suku Anak Dalam. Di dalam perjalanannya ini Butet bertemu dengan Nyungsang Bungo, salah satu anak suku tersebut yang bermimpi untuk bisa membaca dan menulis demi melindungi suku dan leluhurnya.

Alangkah Lucunya Negeri Ini, Mirisnya Kondisi Pendidikan Indonesia di Kota Besar

Film inspirasi yang dirilis langsung oleh Deddi Mizwar ini memberikan pesan bagi orang-orang yang menonton jika pendidikan bisa didapatkan tak hanya dari bangku sekolah saja. Kisah film ini menceritakan mengenai Muluk, sarjana lulusan S1 Manajemen yang mengalami kesulitan mencari pekerjaan bahkan di negaranya sendiri. Kondisi ini lah yang mempertemukannya dengan pencopet cilik yang membuatnya malah mengelola bisnis pencopetan di daerah tersebut.

Film ini menyuguhkan tentang problematika pendidikan Indonesia, bahwa masih banyak rakyat kita yang akhirnya justru menjadi pengangguran terdidik setelah lulus dari bangku kuliah karena sulit mencari pekerjaan, di sisi lain masih banyak anak-anak di usia sekolah yang tidak mendapatkan pendidikan dan menggelandang.

Tanah Surga Katanya, Pendidikan Indonesia di Tanah Perbatasan

Film ini benar benar menggambarkan apa yang terjadi pada anak anak yang berada di kawasan yang berbatasan dengan Malaysia. Masyarakat yang tinggal di daerah ini mengalami kemiskinan dan kurangnya perhatian dari pemerintah negaranya sendiri namun tetangga Negara sebelahnya hidup dalam kondisi yang baik. Sehari harinya penduduk daerah tersebut menjual hasil kerja kerasnya dalam bentuk mata uang ringgit, bahkan mata uang Ringgit lebih populer dibandingkan Rupiah yang menjadi mata uang Negara sendiri.

Bahkan yang lebih mirisnya anda bisa melihat ketimpangan pendidikan Indonesia disini. Banyak murid-murid sekolah yang tak mengetahui Negara yang menjadi tempat tinggalnya saat ini. Nasionalisme hingga hal hal yang berkaitan dengan Indonesia benar benar tidak diketahui oleh anak-anak SD disini. Film ini seperti memberikan pesan pada pemerintah Indonesia untuk tetap memperhatikan warga negaranya meskipun yang berada di daerah perbatasan sekalipun.

Nah itu tadi beberapa deretan film film terbaik yang menggambarkan mengenai ketimpangan pendidikan Indonesia. Semoga dengan adanya film-film ini, anda akan semakin terpacu untuk terus membantu kemajuan pendidikan Indonesia sehingga dapat merata ke seluruh pelosok Nusantara.

Legenda James Bond “Sir Roger Moore” Tutup Usia

Roger Moore atau lebih dikenal sebagai James Bond tutup usia pada Selasa, 23 Mei 2017 diusianya
yang ke-89. Bintang kenamaan dunia asal Inggris ini sebelumnya harus berjuang melawan kanker
yang dideritanya. Kabar soal wafatnya diumumkan langsung oleh pihak keluarga melalui akun
twitter resmi milik Roger Moore.

Pria kelahiran 14 Oktober 1927 nyatanya adalah anak tunggal dari seorang polisi, George Alfred Moore. Dulunya, ketika Roger Moore berusia 5 tahun, ia mengalami kondisi kritis dikarenakan peneumonia ganda. Riwayat penyakit yang dideritanya memang cukup kompleks. Pada tahun 2003, Moore mulai mengenakan alat pacu jantung, dan pada tahun 2013 Moore didiagnosa terkena diabetes.

Ketika umurnya 18 tahun, Moore dipanggil oleh National Service. Sempat dipromosikan menjabat sebagai kapten, namun kemudian Moore menjadi komadan Royal Army Service Corps di Jerman Barat. Setelah perang usai, Roger Moore melanjutkan mimpinya yang dibangun sejak kecil, yaitu menjadi bintang film. Tidak perlu menunggu lama, setelah tiba beberapa hari di Amerika Serikat, Moore memula karirnya dengan bermain di film televisi yang berjudul World by the Trail pada tahun 1953.

Karakternya sebagai ksatria Ivanho yang melawan Pangeran Jhon dalm serial televisi bertajuk Ivanhoe pada tahun 1958 – 1959, mulai mengangkat namanya di dunia hiburan. Perannya sebagai Simon Templar pun dalam serial televisi The Saint semakin membuat namanya meroket.

Sir Roger Moore Meninggal

Sebelum memerankan agen mata-mata di James Bond, Moore sempat membintangi serial The Persuades! Bersama dengan aktor Tony Curtis, dari film ini Moore mendapatkan predikat sebagai aktor denngan bayaran tertinggi di dunia pada saat itu, yaitu Moore dibayar 1 Juta Poundsterling setiap satu seri film yang dimainkannya. The Persuades! Sukses di Eropa dan Australia, namun gagal ditayangkan di Amerika Serikat.

Sepak terjangnya di dunia hiburan tidak perlu diragukan lagi. Aktor Hollywood ini memperoleh ketenaran lewat perannya sebagai agen rahasia dalam film James Bond dengan tujuh judul film yang dibintanginya dirilis antara 1973 dan 1985, diantaranya Live and Let Die (1973), The Man With the Golden Gun (1974), The Spy Who Loved Me (1977), Moonraker (1979), For Your Eyes Only (1981), Octopussy (1983), dan filmnya yang terakhir A View to a Kill (1985). Namun, dari ketujuh film yang diperankannya tersebut, Moore mengakui bahwa Ia lebih menyukai film The Spy Who Loved You dan film yang tidak disukainya adalah A View To Kill.

Kegiatan Amal Roger Moore

Sir Roger Moore - James bond 007

Roger Moore yang memiliki karir cemerlang di dunia tentu tidak langsung membuatnya lupa untuk berkontribusi dalam kegiatan amal. Sejak tahun 1991 Moore mulai aktif di UNICEF. Selama 26 tahun Moore memperjuangkan hak anak-anak dan sudah mengunjungi proyek yang mengangkat issue mengenai anak-anak di lebih dari 16 negara.

Inilah yang megantarkannya mendapatkan penghargaan Comander of the Order of the British Empire pada tahun 1999 dan gelar ksatria KBE (Knight Commander of the Order of the British Empire) pada tahun 2003 atas kepeduliannya membantu anak-anak. Selain itu, mengingat dedikasinya sebagai salah satu duta aktif UNICEF, Moore juga dianugerahi penghargaan prestasi seumur hidup UNICEF pertama di Inggris pada tahun 2012.

Penghargaan itu dinamai dengan namanya sendiri menjadi Roger Moore Lifetime Achievement Award. Sementara, pada 11 Oktober 2007 Moore menerima penghargaan dari Hollywood Walk of Fame. Bintang Moore tercatatkan sebagai bintang ke-2.350 dan terletak di 7007 Holywood Boulevard.

Wafatnya Moore, menorehkan duka mendalam tidak hanya bagi keluarga yang ditinggalkan, namun juga selebriti dunia yang mengagumi Moore. Sesuai perminttannya, Sir Roger Moore dimakamkan di Monaco.

Pirates of the Caribbean: Dead Men Tell No Tales (2017)

Pirates of the Caribbean: Dead Men Tell No Tales (2017) merupakan film yang menceritakan pembalasan Kapten Salazar yang mencari Kapten Jack Sparrow untuk membuat perhitungan atas apa yang pernah dilakukannya dulu. Tidak mengherankan jika film ini juga dikenal dengan Pirates of the Caribbean : Salazar’s Revenge. Tidak hanya menceritakan kedua perompak, akan banyak perompak-perompak lainnya yang akan tampil di film ini nantinya.

Kaptem Barbossa dan seluruh awak kapalnya harus menghadapi amarah dan kebencian Kapten Salazar yang menyerang mereka menggunakan kapal perompak mereka yang bernama Queen Anne’s Revenge.

Kapten The Flying Dutchman yang menggantikan ayahnya pada episode Pirates of the Caribbean: At World’s End yang ditayangkan tahun 2007 lalu juga tampil disini. Peran yang dimainkan oleh Will Turner juga menampilkan suguhan menarik dengan peran berbeda sejak jabatannya berubah menjadi Kapten kapal.

Jack Sparrow sendiri yang merupakan tokoh utama justru tampil dengan keadaan lusuh dan kotor. Saat keluar dari dalam rawa, Jack Sparrow justru melakukan penghormatan dengan botol rum sambil berucap pirate’s life.

Pirates of the Caribbean: Dead Men Tell No Tales (2017)

Pemain Pirates of the Caribbean: Dead Men Tell No Tales (2017)

Pemain yang ikut bermain dalam Pirates of the Caribbean: Dead Men Tell No Tales (2017) :

  •  Johnny Depp sebagai Captain Jack Sparrow
  • Javier Bardem Javier Bardem sebagai Captain Salazar
  • Geoffrey Rush Geoffrey Rush sebagai Captain Hector Barbossa
  • Brenton Thwaites Brenton Thwaites sebagai Henry Turner
  • Kaya Scodelario Kaya Scodelario sebagai Carina Smyth
  • Kevin McNally Kevin McNally sebagai Gibbs
  • Golshifteh Farahani Golshifteh Farahani sebagai Shansa
  • David Wenham David Wenham sebagai Scarfield
  • Stephen Graham Stephen Graham sebagai Scrum
  • Angus Barnett Angus Barnett sebagai Mullroy
  • Martin Klebba Martin Klebba sebagai Marty
  • Adam Brown Adam Brown sebagai Cremble
  • Giles New Giles New sebagai Murtogg
  • Orlando Bloom Orlando Bloom sebagai Will Turner
  • Keira Knightley Keira Knightley sebagai Elizabeth Swann

Trailer Pirates of the Caribbean: Dead Men Tell No Tales (2017)

Penasaran dengan film ini setelah melihat Trailer Pirates of the Caribbean: Dead Men Tell No Tales (2017) ? Kabarnya yang Indrawan.net terima film ini akan mulai ditayangkan 26 Mei 2017. Segera atur waktu anda agar tidak ketinggalan dan kehabisan tiket untuk menonton film seru Pirates of the Caribbean 5 bersama keluarga ataupun orang yang anda cintai.

List Film Pirates of The Caribbean

Pirates of the Caribbean: Dead Men Tell No Tales (2017) merupakan seri kelima dari seluruh film yang diperankan oleh Jack Sparrow. Adapun film-film sebelumnya yang telah dimainkan olehnya dapat anda lihat dibawah ini.

Pirates of the Caribbean: On Stranger Tides (2011)

Pirates of the Caribbean: On Stranger Tides (2011)

Jack Sparrow kembali bertualang mencari Fountain of Youth dimana dari kabar yang didengarnya dapat memberikan efek awet muda bagi yang dapat meminum airnya. Jack tanpa disadari telah berada di kapal Queen Anne’s Revenge milik Blackbeard yang paling ditakuti saat itu.

Jack Sparrow terpaksa mengikuti Angelica putri Blackbeard untuk membawanya ke Fountain of Youth, bersaing bersama beberapa pihak lain yang juga ingin mencapai tempat tersebut guna mendapatkan air awet muda. Mereka harus berburu putri duyung dan berbagai petualangan menarik lainnya.

Pirates of the Caribbean: At World’s End (2007)

Pirates of the Caribbean: At World's End (2007)

Pirates of the Caribbean: At World’s End (2007) merupakan seri ketiga yang menceritakan tentang Beckett yang pada film sebelumnya berhasil menguasi Davy Jones setelah memiliki jantung Jones.

Beckett pun memerintahkan Jones untuk menyerang dan menghancurkan seluruh kapal bajak laut yang ditemukannya. Ia juga bertindak kejam dan membunuh seluruh penduduk baik wanita maupun anak-anak yang merupakan keluarga dari bajak laut tersebut.

Pertemuan pun diadakan dengan mengundang kesembilan kepala bajak laut di Shipwreck Cove, dan salah satunya Jack Sparrow harus hadir disana. Jack Sparrow yang berada di dalam mulut Kraken harus diselamatkan lebih dahulu oleh kru Black Pearl. Penasaran ? Anda dapat mencari dvd ataupun full movie Pirates of the Caribbean: At World’s End (2007) di internet.

Pirates of the Caribbean: Dead Man’s Chest (2006)

Pirates of the Caribbean: Dead Man's Chest (2006)

Pirates of the Caribbean: Dead Man’s Chest (2006) menceritakan pengalaman Jack Sparrow yang baru saja menjadi kapten kapa The Black Pearl. Mereka pergi mencari kunci tetapi malah didatangi oleh Bootsrap yang sudah reinkarnasi dan memberitahunya jika hutang terhadap Davy Jones harus dibayar karena sebelumnya Jack meminta Jones untuk membangkitkan Black Pearl bahkan menjadikannya kapten selama 13 tahun.

Jack Sparrow yang ketakutan mengunjungi Tia Dalma seorang peramal yang mengatakan dirinya harus mencari sebuah jantung milik Jones yang tersembunyi. Hanya dengan jantung tersebutlah Davy Jones dapat dikuasai sepenuhnya. Perjalanan yang tidak mudah karena bukan hanya mereka yang menginginkan jantung tersebut.

Pirates of the Caribbean: The Curse of the Black Pearl (2003)

Pirates of the Caribbean: The Curse of the Black Pearl (2003)

Pirates of the Caribbean: The Curse of the Black Pearl (2003) dimulai ketika 200 tahun yang lalu bangsa Aztec membayarkan 882 koin emas ke Hernan Cortez agar pembantaian terhadap kaum mereka dihentukan. Ternyata setelah dibayar, Cortez melanggar janjinya.

Kemarahan tersebut membuat dewa Aztec mengutuk harta yang dibawa Cortez. Akhirnya Cortez membawa seluruh koin tersebut ke Isla de Muerta. Davy Jones pun mencongkel jantungnya dan menguburkannya di Isle Cruces.