Buah Di Pagi Hari Sangat Efektif Untuk Detoks

Buah Di Pagi Hari Sangat Efektif Untuk Detoks

Tinggal di lingkungan yg penuh dengan polusi membuat racun sangat mudah masuk dalam tubuh kita. Belum lagi racun yg kita dapatkan dari makanan yg kita konsumsi setiap harinya. Racun- racun yg masuk dalam tubuh ini membentuk radikal bebas.

Karena itu, tubuh memiliki metoblisme utnuk melakukan aktivitas detoks atau pembuangan racun setiap hari. Salah satu proses detoks alami yg dilakukan oleh tubuh terjadi pada saat kita sedang tertidur di malam hari.

Namun sayangnya tidur saja tidak cukup untuk membuang racun- racun dalam tubuh seseorang. Karena itu kita perlu membantu tubuh agar proses detoks ini berlangsung lebih optimal. Salah satu cara paling efektif dan sederhana yg bisa dilakukan adalah dengan mengkonsumsi buah- buahan atau banyak air putih.

Beberapa waktu yg lalu kita sudah membahas betapa baiknya manfaat air putih di pagi hari. Mengkonsumsi air putih di pagi hari diketahui bisa membantu tubuh membuang racun lebih optimal. Di samping itu, mengkonsumsi air putih di saat perut kosong juga bisa membantu melancarkan pencernaan dan meningkatkan metabolisme tubuh.

Sama halnya seperti air putih, buah- buahan ternyata juga memiliki efek yg kurang lebih sama. Terutama bila Anda mengkonsumsi buah- buahan saat perut masih kosong dan belum mengkonsumsi apa pun.

Berbagai zat gizi yg terkandung dalam buah termasuk antioksidan yg terkandung dalam buah- buahan akan lebih mudah diserap oleh usus saat perut kita kosong. Hal ini akan mengoptimalkan kerja tubuh dalam melakukan detoks dan menyuplai nutrisi dalma tubuh kita. Selain itu serat yg terkandung pada buah juga sangat baik untuk pencernaan kita.

Memang pada dasarnya setiap buah memiliki kandungan yg bermanfaat dan berguna bagi tubuh. Namun ada beberapa buah yg ternyata jauh lebih bermanfaat untuk proses detoks di pagi hari ini.

Apel. Apel diketahui mengandung banyak nutrisiĀ  termasuk antioksidan, flavanoid hingga vitamin A. Buah yg satu ini juga diketahui bisa mencegah kanker usus, sakit jantung hingga stroke. Karena itu tak heran bila ada pepatah yg mengatakan bahwa Apel bisa menjauhkan dokter dari seseorang.

Jeruk. Dengan mengkonsumsi jeruk 2 hingga 4 butir perhari, maka kita bisa mengurangi resiko meningkatnya kolesterol jahat. Selain itu jeruk juga diketahui bisa mencegah dan meluruhkan batu ginjal sehingga menurunkan resiko kanker usus besar.

Semangka. Buah yg satu ini diketahui memiliki kandungan air yg sangat melimpah. Dalam kandungan air ini ada zat gluthione yg bisa meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Selain itu antioksidan yg terkandung di dalamnya seperti lycopene, diketahui aktif melawan kanker. Masih ada kandungan vitamin C dan potassium yg bisa berguna untuk menstabilkan tekanan darah.

Jambu Biji. Buah yg satu ini memang dikenal bisa menyebuhkan berbagai macam penyakit, mulai dari diare, semeblit hingga DBD. Jambu biji memang kaya akan serat, vitamin A, vitamin C, hingga antioksidan.

Kiwi. Buah yg terbilang cukup jarang di Indonesia ini adalah sumber potassium, magnesium, vitamin E dan juga serat. Bahkan kiwi juga kaya akan vitamin C. Kadar vitamin C pada kiwi dua kali lebih tinggi dari pada jeruk.