Bijaksanalah Membagikan Foto Anak Di Sosmed

Bijaksanalah Membagikan Foto Anak Di Sosmed

Semua orang tua pasti merasa bangga dengan anaknya. Apalagi saat usia sang anak sedang tengah lucu- lucunya dan sangat menggemaskan. Biasanya para orang tua ini tak akan tahan untuk tak membagikan foto- foto menggemaskan sang buah hati ke media sosial. Padahal sebaiknya Anda menghindari hal ini demi keselamatan sang buah hati.

Belakangan rata- rata seorang anak memiliki 1.500 foto dirinya di internet saat baru menginjak usia 5 tahun. Terkejut? Hal ini sebenarnya tak terlalu mengherankan lantaran saat seorang bayi lahir biasanya orang tua akan sibuk memotret dan mengunggah foto sang anak ke akun media sosial mereka.

Bahkan sebuah laporan terbaru menyebutkan bahwa satu dari lima orangtua mengunggah foto anaknya paling tidak satu kali dalam sebulan. Selebriti disebut sebagai kelompok yg paling rajin memamerkan foto buah hati mereka. Bahkan beberapa diantara mereka dengan sengaja membuat akun khusus untuk anak mereka yg bahkan baru berusia satu hari.

Sudah sangat banyak ahli psikologi dan juga pakar parenting yg melarang hal tersebut. Menurut para ahli dari NSPCC yg merupakan organisasi terkemuka dari Inggris yg bergerak di bidang pencegahan kekerasan pada anak, sebaiknya orang tua berpikir dua kali sebelum mengunggah foto buah hati mereka di internet.

Sebagai orang tua sebaiknya Anda berpikir lebih dalam, apakah anak Anda akan bahagia saat Anda mengunggah fotonya. Bisa jadi justru di kemudian hari si anak justru merasa malu dengan semua fotonya yg beredar di internet. Bila Anda tidak yakin dengan hal ini maka hal yg paling bijak yg bisa Anda lakukan adalah jangan mengunggah foto sang anak.

Namun masih ada cukip banyak orang tua yg memang dengan sengaja tak mau mengunggah foto atau pun video anak mereka yg masih kecil lantaran ingin menjaga privasi. Dari sekitar 1.000 orang tua yg disurvei, sebanyak 38 persen mengatakan bahwa mereka sadar kemungkinan anak- anaknya tak akan suka bila foto atau video mereka ditampilkan di media sosial orangtuanya. Sementara  itu 80 persen diantaranya mengatakan bahwa mereka sangat membatasi orang yg bisa melihat foto tersebut.

Selain Faktor Keamanan, Orang Tua Juga Harus Menghargai Privasi Anak

Taukah Anda bahwa saat kita mengunggah foto anak-anak, kita sedang membuat jejak digital. Setiap hal yg diunggah ke internet berarti bisa diakses pula oleh orang lain dan material tersebut tak lagi menjadi milik pribadi. Foto yg Anda unggah ke internet juga bisa diduplikasi oleh orang lain, disimpan bahkan dipakai oleh orang lain tanpa sepengetahuan dan izin Anda.

Bahkan sebuah foto yg terlihat lugu pun bisa keluar dari konteks saat berada di tangan orang yg salah. Unggahan foto Anda ke internet juga bisa mengungkapkan identitas anak Anda, seperti sekolahnya atau alamat rumah Anda.

Tentu hal ini sangat berbahaya bila ada orang yg berniat jahat pada anak Anda. Contohnya saja penculik atau pedofil yg saat ini sedang tengah menjadi masalah besar di masyarakat kita. Untuk mencegah hal tesebut sebaiknya orang tua mengubah pengaturan media sosial mereka menjadi private sehingga orang yg bisa melihat sangat terbatas. Selain itu sebaiknya jangan pernah mengaktifkan lokasi tempat Anda mengambil foto sehingga lokasi Anda tak akan bisa dilacak oleh orang berniat buruk.

Selain masalah keamanan sebaiknya orang tua juga harus menghormati privasi anak- anak mereka. Taukah Anda bahwa di Perancis orang tua bisa dihukum penjara dan denda hingga 67.000 dollar AS bila mereka mengunggah foto anak mereka tanpa izin.