12 Gangguan Kesehatan Akibat Dehidrasi

Dehidrasi merupakan kondisi di saat tubuh kekurangan cairan sehingga menimbulkan efek buruk bagi kesehatan. Dehidrasi dapat dikategorikan sebagai dehidrasi ringan dan dehidrasi berat. Berikut ini gangguan kesehatan yang bisa terjadi akibat dehidrasi:

 Dehidrasi

Dehidrasi Mengakibatkan Radang Sendi

Nyeri pada sendi bisa disebabkan kerena dehidrasi. Hal ini terjadi akibat tubuh kurang cairan dan menimbulkan rasa nyeri di sendi. Untuk mengatasinya, anda bisa mengkonsumsi air garam dan perbanyak minum air putih.

Dehidrasi Mengakibatkan Heartburn

Heartburn merupakan kondisi ketika asam lambung naik ke atas yang disebabkan karena dehidrasi pada sistem pencernaan. Terjadinya heartburn akan memicu penyakit radang lambung, hernia hiatus, dan ulserasi.

Dehidrasi Mengakibatkan Migrain

Migrain rentan dialami ketika tubuh kekurangan cairan. Selain itu, efek dehidrasi juga bisa memicu peradangan mata.

Dehidrasi Mengakibatkan Angina

Apabila organ paru-paru mengalami dehidrasi, bisa saja memicu penyakit angina. Angina atau yang dikenal dengan angin duduk akan membuat penderitanya mengalami sesak bernapas dan nyeri pada dada. Apabila merasakan gejala ini sebaiknya segera mencari pertolongan medis.

Dehidrasi Mengakibatkan Nyeri Punggung

Ketika dehidrasi terjadi pada tulang belakang, maka punggung pun akan terasa nyeri. Ini karena kurangnya cairan pada bantalan air di tulang belakang.

Dehidrasi Mengakibatkan Asma

Ketika tubuh tak memperoleh asupan air yang cukup, maka tubuh pun berinisiatif menutup saluran di bagian organ tubuh untuk mencegah penguapan air. Ketika kondisi ini berlangsung lama bisa saja mengakibatkan asma karena saluran pernapasan terganggu.

Dehidrasi Mengakibatkan Colitis

Colitis atau radang usus besar merupakan penyakit yang bisa terjadi dikarenakan dehidrasi. Ketika tubuh mengalami dehidrasi, maka tubuh berusaha mempertahankan air termasuk organ usus yang akhirnya menyerap air dari kotoran. Jika dibiarkan semakin lama hal itu akan mengakibatkan radang usus besar.

Dehidrasi Mengakibatkan Kolesterol

Apabila tubuh sering mengalami dehidrasi, kolesterol bisa menjadi ancaman penyakit yang sulit dihindari. Lemak tubuh akan menjadi perisai agar tubuh tidak kehilangan air lebih banyak. Akan tetapi, penumpukan lemak tersebut justru akan menimbulkan dampak buruk lainnya jika tak diatasi.

Dehidrasi Mengakibatkan Tekanan Darah Tinggi

Dehidrasi juga akan berpengaruh pada naiknya tekanan darah tinggi. Ketika tubuh kekurangan cairan, suplai air pada organ-organ masih akan tetap dipertahankan. Proses revorse osmosis dikenal sebagai hal penting yang akan dilakukan tubuh untuk memenuhi kebutuhan air pada organ penting agar tetap bekerja. Namun, dampak lain pada proses tersebut yakni terjadi peningkatan tekanan pembuluh darah yang bisa mengakibatkan tekanan darah tinggi.

Dehidrasi Mengakibatkan Diabetes Tipe 2

Dehidrasi yang kerap dibiarkan bisa memicu penyakit diabetes tipe 2. Hilangnya cairan tubuh yang tanpa diisi kembali dengan cairan baru lewat minum akan mempengaruhi tubuh mengurangi sekresi insulin. Padahal insulin dibutuhkan untuk menstabilkan kadar gula dalam darah.

Dehidrasi Mengakibatkan Terganggunya Fungsi Ginjal

Dehidrasi atau kurangnya cairan dalam tubuh dapat mempengaruhi kinerja organ-organ penting tubuh, seperti ginjal. Ginjal bisa kehilangan fungsi mengontrol cairan tubuh seperti biasa. Dalam kondisi dehidrasi berat bisa sampai menyebabkan keracunan makanan yang telah dikonsumsi.

Dehidrasi Mengakibatkan Tubuh Mudah Mengalami Penyakit Kulit

Kekurangan cairan akan berdampak juga pada kulit. Kulit akan lebih kering. Hal itu karena sel-sel kulit kehilangan cairan sehingga kelembabannya berkurang. Selain itu, kulit pun rentan terkena penyakit karena kulit kehilangan kemampuan melawan bakteri dan jamur yang menempel di permukaan kulit.

Demikianlah akibat yang bisa ditimbulkan karena dehidrasi. Jadi, jangan sepelekan meminum air putih secara cukup ya.